DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Nasional

Kamis, 24 November 2022 - 07:36 WIB

Papua Semakin Kreatif, Satgas Pamtas RI-PNG YONIF 511/DY Edukasi Cara Pembuatan Minyak Goreng

Mediakompasnews.Com – Merauke – Begitu banyak buah kelapa yang terbuang tidak dimaanfatkan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY hadir untuk berikan edukasi kepada masyarakat sekitar untuk mengolah dari buah kelapa menjadi minyak goreng yang bisa dimanfaatkan. Kegiatan edukasi tersebut dipimpin langsung Oleh Danpos Toray Letda Inf Muh. Yunus beserta 9 orang personel di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Kamis, 24/11/2022.

Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Toray, saling bahu membahu dengan masyarakat memetik kelapa tua dari pohonnya kemudian dengan bersama-sama mengupas, memarut dan memeras untuk menjadi santan hingga memasaknya menjadi minyak goreng. Ilmu pembuatan minyak goreng tersebut disalurkan kepada masyarakat yang mendiami kampung Toray.

Baca Juga :  Malam Anugrah IMI Award Kukuhkan Presiden Joko Widodo Sebagai Bapak Otomotif Indonesia

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P. mengatakan, kegiatan tersebut selain merupakan salah satu wujud pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY, juga sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat agar semakin kreatif membuat minyak goreng yang bahan dasarnya bisa didapatkan di lingkungan sekitar.

“Besar harapan dengan pelatihan yang dilakukan oleh personel Satgas Yonif 511/DY di Pos Toray merupakan suatu upaya dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan pemulihan ekonomi,”

“Memanfaatkan kelapa yang tersedia di alam sebagai bahan baku minyak goreng dengan demikian kebutuhan rumah tangga tercukupi dan menjadi solusi saat kondisi ekonomi sulit. Harapan kami juga masyarakat bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun keluarga,” tutur Dansatgas Yonif 511/DY.

Baca Juga :  Menlu: Semua Persiapan KTT ke-42 ASEAN _On The Right Track_

Danpos Toray Letda Inf Muh. Yunus dalam rilis tertulisnya mengatakan, bahwa kegiatan edukasi proses pembuatan minyak goreng secara tradisional kepada masyarakat membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Setelah sari santan menggumpal dan sebagian menjadi minyak goreng barulah disaring dan dilakukan pengemasan.

“Produk minyak kelapa ini bisa berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk dapat meningkatkan penghasilan penduduk serta dapat menjadi inovasi produk terbaru di UMKM Kampung Toray yang bernilai ekonomi tingga sebab masih alami dari pengelolaan hingga kasiat untuk kesehatan,” ucap Danpos.

Baca Juga :  Antisipasi Melonjaknya Kasus PMK di Jateng, Danrem 071/Wijayakusuma Ikuti Vidcon dengan Pemprov Jateng

Pada kesempatan yang sama salah satu warga Toray Yubelina Preskila Magkarjai(43) mengatakan, “Kami kami merasa bahagia atas kehadiran Bapak TNI khususnya personil Pos Toray Satgas Yonif 511/DY yang bertugas di kampung kami karena telah mengajak kami dan memberikan edukasi serta pemahaman proses pembuatan minyak goreng secara tradisional dari buah kelapa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan nilai ekonomi dikampung kami,” ucap Yubelina.

(One007)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolda Banten Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Secara Virtual di Gedung DPRD Provinsi Banten

Berita Utama

Sambut HUT Bhayangkara ke-76, Polres Metro Jakarta Barat Gelar Bakti Religi Bersih Bersih Rumah Ibadah

TNI/POLRI

Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Desa Girinata, Sambangi Warga Binaannya

Berita Utama

Laksaman (P) Tedjo Edhi Purdjiatno Konsisten Bersama DAJ Terus Berkomitmen Perjuangkan Keadilan Hukum untuk Masyarakat

Berita Utama

Presiden Jokowi Lantik Rycko Amelza Dahniel Sebagai Kepala BNPT

Berita Utama

Laksamana Muda Ribut Eko. S, Memantau Aktifitas Arus Balik Lebaran 2023 dari Udara

Berita Utama

Jalin Silaturahmi, Kodim 0421/Ls Gelar Komsos Bersama Keluarga Besar TNI

Berita Utama

Bamsoet Bersama Menpora dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Pastikan NTB Siap Gelar Dua Seri Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2023