DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Selasa, 24 September 2024 - 16:40 WIB

Mendagri Pacu Pemda Lakukan Cara Kreatif Tingkatkan Kapasitas Fiskal

Mediakompasnews.com – Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memacu pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan cara kreatif dalam meningkatkan kapasitas fiskal. Menurutnya, upaya tersebut diperlukan agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat.

“Di sinilah teman-teman kepala daerah, kita berharap tidak hanya menjadi birokrat minded, tapi juga menjadi entrepreneur minded, karena memerlukan kreativitas dan inovasi,” ujar Mendagri saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Internasional Desentralisasi Fiskal Tahun 2024 bertajuk “Optimizing Fiscal Decentralization: Pathway to Promote Growth, Wellbeing, and Convergence” di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Mendagri menjelaskan, dalam pengamatannya, kapasitas fiskal yang dimiliki daerah terbagi menjadi tiga kategori, yakni kuat, sedang, dan lemah. Daerah dengan kapasitas fiskal kuat ditandai dengan PAD yang lebih tinggi dibandingkan yang diperoleh dari dana transfer pusat.

Baca Juga :  Buaya Ditangkap, Babinsa Koramil 0115/Cimanggu Ingatkan Masih Ada Buaya Lain Yang Berkeliaran

Sedangkan kapasitas fiskal sedang yakni antara PAD dengan dana transfer pusat cenderung seimbang. Sementara kapasitas fiskal lemah yaitu ketika Pemda cenderung bergantung pada pemasukan yang diperoleh dari dana transfer pusat.

Dalam kesempatan itu, Mendagri mengimbau daerah dengan kapasitas fiskal lemah untuk menerapkan sejumlah strategi dalam memperkuat kapasitas fiskalnya. Di antaranya melakukan efisiensi belanja anggaran dan program, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi digital. Berikutnya dengan menerapkan mindset lebih kreatif dan inovatif. Dalam konteks tersebut, perlu dibangun iklim kompetitif antar-kepala daerah agar semakin inovatif dalam meningkatkan PAD.

Baca Juga :  Majelis Hakim Upayakan Perdamaian dalam Sidang Gugatan CV Curtina Prasara vs RSUD Kardinah

“Biarkan mereka (kepala daerah) berkompetisi satu sama lain, apalagi menggunakan sistem Pilkada langsung, di mana rakyat bisa menilai,” imbuhnya.

Pada acara tersebut, Mendagri juga menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati atas segala dukungan dalam menjalankan peran pembinaan dan pengawasan kepada Pemda. Menurut Mendagri, selama ini Sri Mulyani telah banyak membantu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjalankan peran tersebut, khususnya melalui instrumen keuangan.

Baca Juga :  Patroli Dinihari, 9 Remaja Membawa Sajam Diamankan Polres Tegal Kota

“[Atas] kerja sama Ibu dan Kemendagri selama ini saya mengucapkan terima kasih. Kita bisa mendorong teman-teman [Pemda] dan selamat kepada teman-teman yang mendapatkan reward hari ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut Mendagri dan Menkeu Sri Mulyani diperkenankan menyerahkan sejumlah penghargaan secara simbolis kepada pemerintah desa dan Pemda. Adapun penghargaan tersebut yakni Insentif Desa Tahun Anggaran (TA) 2024 dengan kategori Kinerja Tata Kelola Keuangan dan Pembangunan Desa. Kemudian Penghargaan Alokasi Insentif Fiskal TA 2024 Kinerja Tahun Berjalan dengan kategori Kinerja Percepatan Belanja Daerah.

Puspen Kemendagri (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Prosedur Pemakaman di TPU Pemerintah Kabupaten Bogor  . 

Daerah

Ketika Jefridin Dihampiri dan Dirangkul Nenek-nenek di Selatnenek

Daerah

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Pacu Program Capai Target

Daerah

Babinsa Koramil 421-03/Pnh, Dampingi Giat Final Gaple Meriahkan HUT RI Ke-78 Tahun 2023, di Desa Bakauheni

Daerah

Yayasan Kesejahteraan Madani Sergai perhatikan Warga Kurang Mampu

Berita Utama

Pemdes Datar Penokot Rayakan Hari Kemerdekaan

Daerah

Tim Monitoring Evaluasi Lemdiklat Polri Kunjungi SPN Polda Kalteng

Daerah

Desa Indra Yaman Berbenah Setelah Tiada Banjir