LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Selasa, 4 April 2023 - 10:59 WIB

Tingkatkan Keterampilan Kegawatdaruratan, Rumkit Bhayangkara Gelar Simulasi BTCLS

Mediakompasnews.com – Palangka Raya – Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam menangani kasus kegawatdaruratan, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya melalui Program Sharing Session Bidang Urusan Pendidikan dan Penelitiannya (Urdiklit) menggelar simulasi Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bertempat di halaman Rumkit Bhayangkara setempat, Selasa (04/04/2023) pagi.

Simulasi ini dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Team) Rumkit Bhayangkara Palangka Raya yang diketuai oleh Aipda Romy Irawan Patiku, AMd.Kep., beserta tim dalam memberikan materi, praktik dan upgarade skill tentang BTCLS.

Baca Juga :  Perum Bulog, Kantor Cabang Muara Teweh Pastikan Stok Beras Aman Menjelang Bulan Ramadan

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Kompol dr. Anton Sudarto melalui Kepala Bidang Urusan Pendidikan dan Penelitian (Urdiklit) Penda Rusmawarti, S.Sos., menyampaikan simulasi ini diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme personel terutama perawat dalam penanggulangan kondisi kegawatdaruratan.

“Melalui pelatihan ini diperoleh penguasaan materi dan keterampilan sebagai bekal dalam memberikan pertolongan pada penderita atau pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Dimana diharapkan masalah tersebut bisa memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat sehingga bisa melakukan praktik nantinya di lapangan,” ujar Rusma saat di temui disela-sela kegiatan.

Baca Juga :  FWJ Indonesia Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Anggota DPRD Tangsel periode 2024 - 2029

Sementara itu, Ketua Tim Tanggap Darurat Aipda Romy Irawan Patiku, AMd.Kep., mengatakan BTCLS merupakan pelatihan yang bertujuan untuk menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan atau gangguan sirkulasi pada sistim kardio-pulmonar. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan jiwa dan meminimalisir kerusakan organ serta mengurangi angka kematian dan kecacatan penderita.

Menurut Romy, kegawatdaruratan menjadi hal yang penting karena dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja. Upaya mengatasi kegawatdaruratan pada penyelamatan jiwa dengan mempertimbangkan waktu, tantangannya adalah nyawa. Kecepatan pemberian pertolongan akan sangat berpengaruh kepada keselamatan jiwa pasien dan apabila pertolongan terlambat diberikan akan berakibat kematian.

Baca Juga :  Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Daftarkan Bacalegnya ke KPU Barito Utara

Oleh sebab itu, perawat harus mampu memberikan pertolongan pertama bagi penderita sebelum membawa ke tempat pelayanan kesehatan.

“Semoga melalui simulasi yang kami berikan ini, dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan skill para personel terutama perawat dalam mencapai ilmu keperawatan yang optimal”, harap Romy.
(Yos)

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Tabrak Perwal Kota Tangerang, Tiang Internet Dibuaran Indah Marak Tanpa Tindakan Tegas

Daerah

Rapat paripurna DPRD Kepulauan Meranti , Penyampaian LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2022

Daerah

Kunjungan Latsitardanus ke 43 di SMAN 1 Dua Koto Disambut Secara Meriah, Acara Berjalan Hikmad Sukses Dan Lancar

Berita Utama

Dua Pengedar Narkotika Di Rokan Hulu Diciduk Res Narkoba, 19 Paket Sabu Dan Ganja Disita

Daerah

Kecamatan Dua Koto Pasaman, Yang Aman, Damai Dan Tentram Dengan Masyarakatnya Yang Religius

Daerah

Keseriusan Disdik Madina Tangani Proyek Di Soroti LSM, Bangunan Banyak Gagal Fungsi

Berita Utama

Viralnya di Medsos Kampanye Rejen Abdul Aris Adakan Jumpa Pers

Berita Utama

Pemdes Talang Sebaris Adakan Sosialisasi Keamanan