DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Selasa, 4 April 2023 - 10:59 WIB

Tingkatkan Keterampilan Kegawatdaruratan, Rumkit Bhayangkara Gelar Simulasi BTCLS

Mediakompasnews.com – Palangka Raya – Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam menangani kasus kegawatdaruratan, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya melalui Program Sharing Session Bidang Urusan Pendidikan dan Penelitiannya (Urdiklit) menggelar simulasi Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bertempat di halaman Rumkit Bhayangkara setempat, Selasa (04/04/2023) pagi.

Simulasi ini dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Team) Rumkit Bhayangkara Palangka Raya yang diketuai oleh Aipda Romy Irawan Patiku, AMd.Kep., beserta tim dalam memberikan materi, praktik dan upgarade skill tentang BTCLS.

Baca Juga :  Jumat Curhat, Wakapolres Meranti Duduk Bersama Buruh Bongkar Muat Barang

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Kompol dr. Anton Sudarto melalui Kepala Bidang Urusan Pendidikan dan Penelitian (Urdiklit) Penda Rusmawarti, S.Sos., menyampaikan simulasi ini diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme personel terutama perawat dalam penanggulangan kondisi kegawatdaruratan.

“Melalui pelatihan ini diperoleh penguasaan materi dan keterampilan sebagai bekal dalam memberikan pertolongan pada penderita atau pasien dengan kondisi kegawatdaruratan. Dimana diharapkan masalah tersebut bisa memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat sehingga bisa melakukan praktik nantinya di lapangan,” ujar Rusma saat di temui disela-sela kegiatan.

Baca Juga :  Pantai Pulau Kodok Jadi Sasaran Penghijauan, Polres Tegal Kota Tanam Seribu Pohon Bakau

Sementara itu, Ketua Tim Tanggap Darurat Aipda Romy Irawan Patiku, AMd.Kep., mengatakan BTCLS merupakan pelatihan yang bertujuan untuk menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan atau gangguan sirkulasi pada sistim kardio-pulmonar. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan jiwa dan meminimalisir kerusakan organ serta mengurangi angka kematian dan kecacatan penderita.

Menurut Romy, kegawatdaruratan menjadi hal yang penting karena dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja. Upaya mengatasi kegawatdaruratan pada penyelamatan jiwa dengan mempertimbangkan waktu, tantangannya adalah nyawa. Kecepatan pemberian pertolongan akan sangat berpengaruh kepada keselamatan jiwa pasien dan apabila pertolongan terlambat diberikan akan berakibat kematian.

Baca Juga :  Imingi Korban Bisnis Tiket Kapal, Seorang IRT Diamankan Polisi

Oleh sebab itu, perawat harus mampu memberikan pertolongan pertama bagi penderita sebelum membawa ke tempat pelayanan kesehatan.

“Semoga melalui simulasi yang kami berikan ini, dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan skill para personel terutama perawat dalam mencapai ilmu keperawatan yang optimal”, harap Romy.
(Yos)

Share :

Baca Juga

Daerah

Musyawarah Desa Sukadaya Tentang Pembahasan dan Penetapan Rancangan APBDes T.A 2023

Daerah

Borong Hasil Panen Telor, Dewi Aryani Distribusikan ke Masyarakat

Berita Utama

Pipa Air Bersih Milik TB Kota Tangerang Bocor, Diduga Akibat Galian PLN: Pertanyaan Izin Daerahnya

Batu Bara

Ketua KGBN Batu Bara Rayakan HUT RI ke78 Diyayasan Sungai Jordan Simalungun

Daerah

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Apel Siaga Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Daerah

DPC PJS Batanghari Fasilitasi Sosialisasi Go Digital untuk Desa se-Kecamatan Muara Bulian

Daerah

GMNI Cab TTU Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kamtibmas Pada Tahun Politik Pemilu Serentak 2024

Daerah

Pimpin Upacara HUT RI ke-79 di Sumut, Pj Gubernur Agus Fatoni Ajak Masyarakat Berpatisipasi dalam Gerakan Serentak Membangun Daerah