LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Selasa, 7 Februari 2023 - 12:38 WIB

Melalui Dubes RI di Turki, Ketua MPR RI Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo turut berduka cita atas bencana gempa bumi dengan magnitudo 7.4 yang terjadi di perbatasan Turki dengan Suriah, pada Pukul 04.17 waktu setempat atau sekitar 08.17 WIB. Pusat gempa di provinsi Kahramanmaras, sekitar 600 km sebelah tenggara Ankara. Disusul 2 gempa lanjutan M 6,4 dan M 6,5 di Provinsi Gaziantep, sekitar 700 km sebelah tenggara Ankara).

“Masyarakat Indonesia melalui berbagai organisasi sosial kemasyarakatan akan memberikan bantuan kemanusian kepada para korban gempa. Antara lain melalui Palang Merah Indonesia, Dompet Dhuafa, hingga PP Muhammadiyah. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Indonesia, sekaligus menunjukan bahwa duka Turki juga menjadi duka bagi Indonesia,” ujar Bamsoet usai berkomunikasi melalui telepon dengan Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal yang melaporkan situasi terkini di Turki, Selasa (7/2/23).

Baca Juga :  Personil Polsek Rambahsamo Patroli Dan PAM Pasar Ramadhan Desa Rambah Utama

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sekitar 3.800 warga menjadi korban jiwa akibat gempa yang terjadi di perbatasan Turki dengan Suriah tersebut. Sebanyak 2.379 diantaranya dari Turki. Dari laporan Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal sampai saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban jiwa.

“Hanya sekitar 4 WNI terluka dan kini dalam pengobatan di rumah sakit, serta 5 WNI dilaporkan hilang. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah Turki, 5 WNI yang hilang tersebut bisa segera ditemukan dalam keadaan sehat. Kedutaan Besar RI di Turki juga terus mengaktifkan hotline perlindungan WNI di +90 532 135 22 98,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Polri Gelar Upacara Korps Raport ke 42 Pati dan 121 Pamen

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal juga melaporkan wilayah terdampak langsung gempa Turki meliputi 11 daerah yaitu Adana, Adıyaman, Kahramanmaraş, Gaziantep, Diyarbakır, Hatay, Kilis, Şanliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, Elbistan. Di berbagai wilayah tersebut diperkirakan terdapat sekitar 500 WNI yang bermukim, sebagian besar adalah pelajar, pasangan menikah dengan warga setempat dan pekerja di organisasi internasional yang beroperasi di perbatasan Turki-Suriah.

Baca Juga :  Ketua Umum FP3B Angkat Bicara perihal Seleksi PPK

“Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki kerabat di luar 11 kota terdampak tersebut agar tidak perlu terlalu khawatir. Terutama yang berada di Istanbul, Ankara, Bursa, karena jauh dari lokasi gempa. Karena itu tidak perlu menelpon hotline KBRI jika tidak ada hal yang penting, karena hotline dikhususkan bagi keluarga yang ingin mencari tahu keberadaan saudaranya yang tinggal di 11 negara terdampak,” pungkas Bamsoet. (Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dukung Turnamen U-16 Nusantara Open, Ini Kata Menpora dan PSSI

Berita Utama

Aksi Nyata HBP ke-62, Rutan Kelas I Tangerang Maksimalkan Kebersihan Blok dan Lingkungan Hunian

Berita Utama

Manager PTPN IV Palmco Rigional 3 Pks Sei Rokan Andri Selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari lahirnya Pancasila

Berita Utama

Ketua LMCM, Tabur Beras Kunyit , Pasta KPK OTT Bupati Meranti Dan Sejumla Pejabat Terkait Kasus Korupsi  

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Berikan Remisi Khusus Nyepi 2026 kepada Warga Binaan

Berita Utama

Gara Gara Main Judi Online dan Judi Togel Warga Desa Talang Memakai Baju Tahanan

Berita Utama

Panglima TNI Dampingi Presiden Joko Widodo RI Cek Kesiapan Pasukan Pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo, NTT

Berita Utama

Samsat Cikokol Raup Rp75 Miliar Lebih Selama Tiga Bulan, Masyarakat Antusias Manfaatkan Program Pemutihan Pajak