LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pendidikan

Kamis, 29 September 2022 - 08:57 WIB

Komite Sekolah Bongkar Dugaan Pungli dan Korupsi Dana Bos di SMP Negeri 1 Gabuswetan

Media kompas news.Com – Indramayu – Berbagai dugaan penyimpangan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gabuswetan Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu, dibongkar komite sekolah.

Diketahui, dugaan penyimpangan di SMP Negeri 1 Gabuswetan tersebut, Pungutan Liar (Pungli) kepada 325 siswa kelas 7 sebesar Rp 40.000, per siswa untuk foto perlengkapan buku raport dengan kelas 9 sebanyak 325 siswa dikutip Rp 40.000, per siswa untuk foto perlengkapan ijasah danĀ  lebih parahnya lagi diduga korupsi dana Bos serta belum termasuk penyimpangan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan, pengurus komite SMP Negeri 1 Gabuswetan, bahwa oknum kepala SMP Negeri 1 Gabuswetan, H. Ady Sawin disinyalir bekerjasama dengan Wakasek telah melanggar surat edaran Bupati Indramayu Nomor 443/1126/DIKBUD 421/1579 Inbup juncto Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

Baca Juga :  SDN Baban1 Sumenep Cairkan Dana Program Indonesia Pintar untuk 65 Siswa

“Diduga telah melakukan Pungli kepada peserta didik, orang tua wali murid, selama ini wali murid diexploitasi dalam bentuk kegiatan yang tidak melalui mekanisme musyawarah dengan komite sekolah”, ungkap pengurus komite SMP Negeri 1 Gabuswetan, Aco Abdullah bersama ketua komite Juhendi dan lainnya, Jumat 23 September 2022.

Dikatakan Aco, dugaan korupsi dana Bos tersebut dengan modus memotong honor 38 tenaga honorer sebesar Rp 20 000 per jam.

“Dan menyalahgunakan dana pemeliharaan gedung sebesar Rp 140 juta per tahun sehingga ruang belajar tidak memadai dan tidak layak dipakai sehingga berpotensi ambruk”, pungkasnya

Akibatnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak kondusif banyak siswa berkeliaran diluar kelas saat jam belajar sehingga terjadi sesuatu gesekan- gesekan dengan sekolah lain.

Baca Juga :  Proyek Revitalisasi SMP 10 Purworejo Diduga Tidak Memperhatikan Standar K3

“Kontrol disiplin sudah sangat rendah sehingga terjadi tawuran anak- anak SMP Negeri 1 Gabuswetan menyerang SMP Negeri 3 Kroya, masih ada buktinya motor dan alat yang disita Polsek Kroya,” ujarnya

Menurut, pengurus komite sekolah sudah jelas dalam edaran Bupati Indramayu tersebut bahwa kepala sekolah, guru, tata usaha dan komite sekolah dilarang menjual buku pelajaran, perlengkapan sekolah, seragam dan lain sebagainya.

“Maka kami sebagai pengurus komite SMP Negeri 1 Gabuswetan untuk menindaklanjuti dugaan tersebut akan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) Indramayu”, tegas Aco Abdullah.

Terkait hal itu dibenarkan orang tua wali murid SMP Negeri 1 Gabuswetan, inisial BJG.

Baca Juga :  Ucapan Terimakasih Kepada PT Pradiksi Gunatama Tbk Dalam Acara Syukuran SDN 012 Batu Engau

“Iya, bagi kelas 7 SMP Negeri 1 Gabuswetan, bayar seragam sekolah sebesar Rp 1 juta lebih per siswa, dan dikenakan Rp 40 000, untuk foto raport tapi uang bayar foto itu katanya dikembalikan lagi ke siswa karna ada yang nyikapi”, katanya

Sementara ketika dikonfirmasi Kepala SMP Negeri 1 Gabuswetan, H. Ady Sawin tidak ada di sekolah.

“Kepala sekolah nya tidak ada, karna anaknya lagi sakit, dari kemarin sudah 2 hari tidak masuk kerja”, ujar Security SMP Negeri 1 Gabuswetan, yang tidak menyebutkan namanya, Kamis 29 September 2022.

Ia menjelaskan, mengenai buku tamu tidak ada karna baru lagi dibuat.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Kota Bekasi

SDN JatiSampurna 1 Kota Bekasi Rayakan HUT RI ke 79, Gelar Aneka Lomba

Olah Raga

Penutupan Turnamen Futsal Walikota Cup 23 Tahun SMAIT BBS

Kab.Sumenep

SDN Baban1 Sumenep Cairkan Dana Program Indonesia Pintar untuk 65 Siswa

Berita Utama

KPU Kota Tangerang, Digeruduk Ratusan SMK Excellent Dan SMAN 7 Kota Tangerang Untuk Kunjungi RPP

Daerah

Yunalisa Raih Juara 1, Kejuaran Karate Danlanal Cup 1

Kota Tegal

Peringati Hari Santri Nasional Dan Maulid Nabi Muhammad SAW SMK Dinamika Gelar Dinamika Bersholawat

Pendidikan

Luar Biasa, 2 RKB Di Muara Batang Gadis Madina Diduga Mangkrak

Berita Utama

SMAN 1 Sindang SASI Gelar Sosialisasi, Ketua PWI Indramayu Katakan Ini