LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Daerah

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 12:56 WIB

Juri Lomba Tidak Profesional Mendiskualifikasi Peserta Tanpa Alasan Jelas

MediaKompasnews.Com TEGAL – Gebyar PAUD tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Ikatan Guru TamanĀ  Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI) menuai kontroversi,Sabtu 12/10/24 yang di selenggarakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal.

Diduga juri pelaksanan salah satu cabang lomba bermain lego telah memberikan keputusan Diskualifikasi kepada salah satu pesertanya dari Kelompok Bermain (KB) Al Huda Dukuhturi tanpa adanya keterangan lebih jelas, pasalnya awal sebelum perlombaan juri tidak memberikan peraturan atau tata tertib atau larangan selama perlombaan di mulai sampai selesai.

Padahal peserta tersebut sudah menyelesaikan lombanya dengan baik bahkan sudah membikin 4 bentuk pasang Legonya tanpa adanya Lego yang tersisa satu pun,sedangkan peserta yang lainnya kebanyakan baru bisa menyelesaikan hanya 1 bentuk saja sampai masa waktu perlombaan habis dan Lego yang belum terbentuk masih banyak.

Baca Juga :  Polres Lebak Gelar Jum'at Curhat Bersama APDESI Kecamatan Cibadak

Informasinya terkait Diskualifikasi peserta lomba bermain Lego tersebut di infokan oleh guru pendamping kepada Walimuridnya dengan alasan yang katanya di dampingi orang tua muridnya dan memberikan arah kepada peserta.

Kepala Seksi (Kasi) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal sekaligus pelaksana kegiatan Ibnu Hakim saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp terkait kejadian ini mengatakan masalah itu kami tidak tau, karena masing -masing cabang lomba kami serahkan ke tim juri.

Sementara itu Walimurid peserta lomba Lego mengatakan awalnya sebelum perlombaan di mulai para juri menyampaikan kepada para Walimurid supaya yang mendampingi keluar dari lokasi perlombaan dan suruh berada di sebelah timur luar area perlombaan karena di sebelah barat sudah penuh dan berdesak – desakan, yang akhirnya pada pindah kesebelah timur yang jaraknya tidak ada setengah meter dari area perlombaan.

Baca Juga :  Diduga Oknum Perawat Rumah Sakit Daerah Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu Menolak Pasien.

Setelah itu giliran dirinya mau pindah anak tersebut yang ikut lomba menangis dan pihak juri pun tau dan mengakan kepada Walimuridnya ya udah Bapak di sini aja ya yang penting tidak masuk Arel perlombaan,akhirnya Walimurid tersebut menuruti apa yang di sampaikannya sampai perlombaan selesai duduk di situ tapi di luar area perlombaan.

Baca Juga :  Pelantikan Panwaslu Desa Kecamatan Kedondong 2023

Selama perlombaan dirinya hanya mengatakan Semangat… Semangat… Semangat… Ayuk mas kamu pasti bisa menang… kepada anaknya yang mengikuti perlombaan tersebut.

Dirinya berharap untuk kedepannya di usahakan untuk panitia maupun juri supaya lebih tegas lagi dan di usahakan supaya menyampaikan tata tertib atau aturan atau larangan sebelum perlombaan di mulai jadi nantinya semua pendamping maupun walimurid tau,jangan kaya yang sudah terjadi tidak ada pemberitahuan apa pun,imbuh Walimurid.

Sedangkan Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Tegal saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan nanti kami komunikasikan.

Hingga berita ini di turun belum ada jawaban keterangan lebih lanjut baik dari pihak Dinas maupun Ketua Himpaudi Kabupaten Tegal.(red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mendominasi perolehan dukungan, Ahyar.MSP Pimpin Muhammadiyah Sergai

Daerah

Pastikan Kondisi Kapal Fery Penyeberangan Laik Layar, Ditpolairud lakukan Pemeriksaan

Daerah

Ketua DPD AMAN RI Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1445 H

Daerah

Mengawal Politik Anggaran dan Pemerintahan, Bupati Sergai selalu tegas mengawasi kerja OPD

Daerah

Puluhan Ribu Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah dan Kelaparan* *Pendorongan Jemaah Calon Haji Indonesia Amburadul, Panitia Haji KSA Urusan Tranfortasi Tidak Profesional

Daerah

Berita Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Itu Tidak Ada Lagi, Dan Sudah Kadaluarsa

Daerah

Kabupaten Serdang Bedagai Ibarat Manusia Telah Dewasa. Dibawah Kepemimpinan Darma Wijaya, Kini Membangun Sekuat Tenaga

Daerah

Wakil Bupati Pasaman Sabar AS hadiri pembukaan lomba HUT RI ke 78 di Kampuang Kajai II Jorong Murni Nagari Panti