LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Daerah

Senin, 27 Februari 2023 - 01:14 WIB

Masyarakat Nelayan Desa Ketapang Mengharapkan Adanya Dam Pemecah Ombak

Mediakompasnews.Com- Lampung Selatan – Badai dan cuaca buruk yang datang secara tiba tiba kerap menghantui Masyarakat Nelayan Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Belum adanya Dam Pemecah Ombak atau tanggul penangkis Gelombang menjadi sebuah harapan vital bagi perlindungan Kapal kapal laut warga sebagai alat utama nelayan melaut untuk mencari nafkah.

Ketika angin Timur atau Angin Utara datang tiba tiba dengan kencang, menimbulkan bergeloranya ombak samudra, sehingga dapat mengakibatkan putus tali jangkar, dan terhempasnya kapal nelayan kepantai yang berakibat hancur dan nelayan mengalami kerugian besar.

Baca Juga :  Siswa SMA 2 Malimping di Tuding Curi Hp di Sekolah, Sampai Di Sumpah Al Qur,an Tidak Terbukti Bersalah Meminta Bantuan Kepada LBH-KKPMP

Belum lagi badai tersebut datang di tengah malam, sehingga membuat warga nelayan terjaga (ronda) menjaga Kapal mereka agar tidak karam atau terhempas ke bibir kepantai.

Demikian yang di ungkapkan salah satu tokoh nelayan setempat kepada tim Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Lampung Selatan saat mengunjungi dan berbincang dengan Ketua Kelompok Rukun Nelayan Hawasi di Gudang Usahanya RT 03/RW 01 Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan Minggu 26/2/2023 sekitar pukul:16:00 Wib.

Baca Juga :  Warga Desa Dukong Menolak Pembangunan Krematorium di wilayahnya

“Alhamdulillah Tim IWO Indonesia Kabupaten Lampung Selatan sudah berkunjung di Desa Ketapang dan berterimakasih sudah singgah ke tempat kita ini.”ujar Kang Hawasi sebagai tokoh nelayan setempat

Dalam obrolan santai itu Kang Hawasi mengungkapkan tentang kondisi nelayan yang ada di Kelompoknya dan mewakili suara keluhan nelayan Ketapang pada Umumnya.

“Nelayan disini memerlukan perhatian dari Pemerintah agar di Desa Ketapang dibangunnya Dam Pemecah Ombak dikarenakan antisipasi ombak besar dan juga bermanfaat untuk bersandarnya kapal nelayan warga disini.”jelasnya

Baca Juga :  Dua Puluh Desa di Kabupaten Temanggung Telah Lunasi PBB

Keluhan Nelayan Desa Ketapang tersebut di respon ketua IWO Indonesia Kabupaten Lampung Selatan Hari Prasetyo Wibowo.

Bang Hari, sapaan akrab nya mengutarakan “kondisi nelayan yang berada di Desa Ketapang amatlah memilukan, dikarenakan kurangnya keamanan jikalau terjadinya ombak besar ataupun banjir rob yang akan datang sewaktu-waktu ke Desa ini, mudah-mudahan Pemerintah Daerah,Provinsi serta Pusat agar dapat mendengarkan harapan para nelayan serta warga Desa Ketapang untuk dibangunnya Dam Pemecah Ombak.”Tutupnya.
(timiwoilamsel)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua PMI Pasaman, Sabar AS Lantik PMI Rao, Pastikan Rao Cerah

Daerah

Kedua Kalinya dalam Sepekan, Bupati Sergai Hadiri Peringatan Isra Mikraj Sekaligus Resmikan Masjid

Daerah

Polsek Panti Segera Potong Kayu Tumbang di Jalinsum Rimbo Panti Lubuk Sikaping

Daerah

Banyak Bupati Dan Wabup di Indonesia Diduga Tidak Harmonis. Lain Dengan Bupati Dan Wakil Bupati Pasaman Yang Tetap Kompak Dan Harmonis

Daerah

Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasinya Di Panti-Rao (PSL 3) di Kabupaten Pasaman Menjadi Sorotan, Dan di Khawatirkan Kualitasnya

Daerah

Komsos Babinsa Koramil Pahandut Pantau Anak Stunting serta Bagikan Sembako

Daerah

52 Peserta Ikut Tes Tertulis PPS Pemilu 2024 di Kecamatan Batu Engau

Daerah

Wabup Pasaman Sabar AS Inspektur Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila di Kampung Bukit Tak Jadi Nagari Gonggo Bonjol