LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Daerah

Sabtu, 29 April 2023 - 05:26 WIB

Atasi Pengangguran di Kabupaten Tegal, Dewi Aryani Siapkan 8 Program Kemitraan

Mediakompasnews.com TEGAL – Hampir semua desa di Indonesia memiliki potensi pertanian. Lahan-lahan pertanian saat ini begitu luas, tapi masalah mendasar pertanian belum ditangani tuntas oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Padahal, sektor ini paling bisa diandalkan untuk mengatasi pengangguran di Indonesia.

“Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perdagangan hingga UMKM yang bisa dioptimalkan. Sektor-sektor ini merupakan lumbung pangan atau sumber primer atau sektor mendasar dalam membangun ketahanan pangan Indonesia,” kata Dr. Dewi Aryani, M.Si Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan , Jumat (28/4/2023).

Dikatakan, pengangguran memang masih menjadi persoalan di Indonesia, karena tingkat pengangguran di Indonesia nomor 2 di ASEAN setelah Filipina. Pemerintah pusat dan daerah tentu sudah melakukan berbagai upaya namun belum menyeluruh dan menyentuh akar rumput terobosannya. Perlu penataan ulang dan ide-ide spektakuler dalam mengatasi pengangguran. Tidak hanya menarik investor ke berbagai daerah untuk membangun pabrik-pabrik. Ia menilai hal itu hanya bisa menyerap tenaga kerja lokal terutama yang non skilled atau pendidikan rendah. Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr itu, meminta pemerintah pusat harus membuat konsep yang menasional, namun juga implementasinya bisa disesuaikan dengan kondisi dan potensi masing-masing daerah dengan berbagai potensi SDA dan SDM.

Baca Juga :  Perdana AKBP Emil Beri Bibit Pohon Kepada Personel Berulang Tahun, Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Alam

“Mayoritas masih banyak yang hanya mengembangkan sektor sekunder atau supporting, belum keseluruhan menyentuh bidang yang menjadi sumber ketahanan nasional kita terutama sektor pangan,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Dalam bidang pertanian, lanjut dia, lahan sudah mulai hancur karena terlalu banyak menggunakan pupuk kimia berlebihan selama puluhan tahun. Pemerintah perlu melakukan revitalisasi lahan dengan mulai melalukan gerakan pengembalian kesuburan tanah atau lahan pertanian dengan pupuk hayati dan pupuk hayati majemuk.

“Kami di Tegal sudah mulai melakukan ini dan demlot berhasil di ratusan hektar yang tersebar di Kabupaten Tegal saat ini, sehingga penggunaan pupuk kimia dapat berkurang jauh hingga 50-70 persen,” terangnya.

Baca Juga :  Yakin Partai Demokrat Menang di Pasaman, Sabar: Rakyat Rindu dengan Kepemimpinan SBY dan AHY

Lebih lanjut dikatakan,
Dalam bidang peternakan telah dikembangkan pakan ternak yang diolah dari limbah pertanian dan perikanan, sehingga peternak mendapat harga pakan yang murah dan berprotein tinggi. Jika peternakan membaik maka akan lebih banyak kalangan milenial melirik sektor ini karena hasil menjanjikan dengan cost produksi yang kecil.

Bidang perdagangan dan UMKM, Dewi Aryani telah menggagas program kemitraan pembukaan toko kelontong modern di pedesaan-pedesaan dengan namanya Mami Kepoo (Market Mini Ketahanan Pangan Online dan Offline). Untuk aplikasi online Mami Kepoo segera launching bulan Mei dan outlet offline sudah berjalan puluhan outlet di Kabupaten Tegal, Brebes, Kota Tegal dan Pemalang. Akan berkembang hingga daerah lain di Jateng, Jabar, Banten dan Jatim. Toko ini menjual hasil panen petani, peternak dan UMKM. Adapun terobosan dan ide DeAr yang akan ditelorkan, diantaranya Simbah Kepoo (Siap Merdeka Bersama Sawah Ketananan Pangan Online Offline), Sinenek Kepoo (Siap Nerima Peternakan), Bapa Kepoo (Badan Pasar), Mama Kepoo (Merdeka Mart atau gudang yang akan berdiri di tiap 20 KM), Papi Kepoo (Pasar Pintar), Mami Kepoo (Market Mini atau toko klontongan tiap desa), Jabbar Kepoo (Jajan Bareng atau toko kelontongan kecil atau jajanan angkringan, kopi nasgor dan lainnya), dan Talim Kepoo (Transportasi Lintas Merdeka atau jasa distribusi pengiriman).

Baca Juga :  Pemdes (Desa) Banjarsari adakan Gelar Musdes RPJMDes Periode 2022 / 2029.

“Mereka dicetak menjadi pengusaha baik level mikro, UMKM sampai menengah hingga besar. Kami menawarkan 8 jenis kemitraan untuk masyarakat agar mereka lebih berdaya menjadi pengusaha baru dan lewat mereka pula pengangguran bisa dituntaskan, karena mereka juga akan merekrut tenaga kerja,” katanya. ( met )

Share :

Baca Juga

Daerah

Kendaraan di Persimpangan Jalan Padang Luar Kota Bungkit Tinggi Terkesan Semerawut, Polantas Tidak Ada di Tugaskan

Daerah

Polres Lebak Gelar Jum’at Curhat Bersama APDESI Kecamatan Cibadak

Daerah

Kapolsek Panongan Dampingi Kapolresta Tangerang Hadiri Semarak Mewarnai Dalam Rangka Hut YKB ke 43

Daerah

Bisakah Kejayaan Disdik Sergai Seperti Kadisdiknya Drs.Rifai Bakri Tanjung MAP…..?

Daerah

Kalapas Labuhan Ruku Pimpin Langsung Razia Dadakan Kamar Hunian Warga Binaan

Daerah

Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasinya Di Panti-Rao (PSL 3) di Kabupaten Pasaman Menjadi Sorotan, Dan di Khawatirkan Kualitasnya

Daerah

Camat Dua Koto Mulai Lirik Potensi Yang Ada di Daerah Tugasnya,Termasuk Obyek Wisata Air Mancur

Daerah

Terkait Ruislag Tanah PT BKKS dan Pemkot Serang Ruly Menilai Mantan PJ Walikota Yedi Rahmat Menghambat