DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Daerah

Minggu, 19 Maret 2023 - 06:08 WIB

Ganjar: Sunan Gresik Tauladan Utama Hubungan Ulama dan Umara

Mediakompasnews.Com – Gresik – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menganggap Sunan Gresik sebagai tauladan utama dalam hal menjalin hubungan antara ulama dan umara. Keharmonisan hubungan dua pemuka tersebut, bagi Ganjar jadi syarat mutlak untuk memakmurkan masyarakat.

Makam Sunan Gresik jadi lokasi kedua dalam rangkaian nyadran Ganjar dan istri setelah Sunan Ampel. Waliyullah yang bernama Maulana Malik Ibrahim tersebut merupakan tokoh permulaan Walisongo. Lahir di Samarkand, Malik Ibrahim diajak ayahandanya untuk dakwah di Tanah Jawa dan akhirnya diterima dengan baik oleh pemimpin Majapahit, penguasa Jawa waktu itu. Diterimanya Malik Ibrahim di lingkaran kerajaan, tidak terlepas dari keramahan dakwahnya dan dicintai masyarakat yang sebagian besar belum memeluk Islam.

Baca Juga :  Hadiri Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan, Danrem 064/MY Tanam dan Panen Cabai

Sebagaimana dikisahkan dalam banyak literatur, Malik Ibrahim mengawali dakwah dengan cara membuka pergaulan seluas-luasnya di kawasan pesisir Gresik. Begitu mendapat banyak kepercayaan dari masyarakat setempat, Malik Ibrahim banyak melakukan dakwah lewat jalur perdagangan. Dari situlah dia akhirnya juga diterima pihak kerajaan.

“Cara dakwah beliau selalu menginspirasi sampai saat ini bagaimana beliau berdakwah dengan baik, dengan ramah dan akhirnya bisa menjalin hubungan baik dengan penguasa waktu itu,” kata Ganjar, Sabtu (18/3).

Apa yang dilakukan Maulana Malik Ibrahim tersebut, lanjut Ganjar masih terasa melalui dakwah para ulama Tanah Air saat ini. Bahkan, relasi ulama dan umara, seperti yang dicontohkan Malik Ibrahim dalam membangun masyarakat masih diterapkan hingga kini.

Baca Juga :  Anev Mingguan Polda Banten : Jumlah Kejahatan Menurun

“Kami bisa melihat bagaimana Habib Luthfi bin Yahya. Selain berhubungan dengan umara, beliau juga sangat konsen ketika masyarakat menghendaki beliau dalam setiap persoalan dan tidak melulu persoalan ibadah keagamaan,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, cara seperti itulah yang membuat Indonesia semakin baik. Apalagi, ditambah dengan proses penularan yang turun temurun.

“Kami bisa melihat kok, minimal di sini, bagaimana makam para wali juga dipenuhi dengan anak-anak. Dari situ anak-anak bisa belajar sejarah bagaimana negara ini dibangun dan dijaga. Semoga mereka meniru cara-cara dakwah yang baik yang dilakukan para pendahulu,” kata Ganjar.

Baca Juga :  Peringati Harlah PKB Serta Sambut Asyura, Anggota DPRD Jatim Gelar Acara Santunan

Setelah satu jam tahlil dan berdoa di makam Sunan Gresik, Ganjar langsung melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Giri yang juga berada di wilayah Gresik. Sebelumnya, Ganjar juga berziarah ke Makam Sunan Ampel di Surabaya.

Ziarah yang dilakukan Ganjar itu merupakan rangkaian nyadran ke makam Walisongo yang dia lakoni bersama istrinya, Siti Atikoh. Menutup seluruh rangkaian nyadran itu, Ganjar dan istri akan ziarah di makam kedua orangtuanya.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

KPU Rokan Hulu Bersama Dengan Polres Rohul, laksanakan Simulasi Pemungutan Serta Penghitungan Suara 1 TPS Ril Pemilu 2024

Berita Utama

Fun Bike Hari Bhayangkara Polda Riau Berlangsung Semarak, Brigade Band Persembahkan Lagu ‘Together We Are Strong’, Irjen Iqbal : Polisi Adalah Kita

Berita Utama

Kapolri-Dewan Pers Bertemu, Sepakat Cegah Polarisasi Pemilu

Daerah

Bupati dan Kapolres Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Lubuk Sikaping. Sabar AS : Adanya Pengurus PMI L.Sikaping Mempermudah Pembentukan Kelompok Pendonor

Berita Utama

Pasca Idul Fitri, Kapolda Kalteng Halal Bihalal Bersama Personel

Berita Utama

Bersama Forkopimda Aceh, Pangdam IM dan Kapolda Aceh Ikut Membuka Bhayangkara Seulawah Expo 2022

Berita Utama

Presiden Jokowi Berakhir Pekan dengan Cucu

Berita Utama

Gelar Wayang Kulit, Kapolri: Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Semakin Dekat dengan Masyarakat