DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Sorotan

Minggu, 23 Maret 2025 - 13:39 WIB

Direktorat Jendral Bea Cukai Madura ,Sangat Lemah Memberantas Produksi Rokok Ilegal , Terkesan Tutup Mata

Mediakompasnews.Com – Madura – Lemahnya Penegakan hukum di wilayah Madura   terhadap perusahaan rokok ilegal semakin hari semakin tidak jelas rokok ilegal merajarela, menjadi perbincangan publik, kenapa dan mengapa tidak ada tindakan yang tegas dari instansi terkait yaitu Bea Cukai. Seolah sengaja tidak ada tindakan terkesan adanya pebiaran. Bea Cukai Madura seakan takut untuk menindak bos mafia rokok ilegal selaku produsen yang merugikan negara.

Beberapa rokok ilegal  tanpa pita cukai rokok salah satunya Hummer,
hingga kini  produsen rokok  ilegal tersebut yang diedarkan tanpa pita cukai yang ditenggarai milik (T) di Pamekasan tidak ada tindakan.

Rokok Hummer ilegal salah satu yang beredar bebas di pasaran  tanpa pita cukai, yang ditengarai kepunyaan Inisial (T) asal Pamekasan dengan jenis rokok filter isi 20 batang memiliki 2 varian yakni Hammer Merah dan beredar luas hingga ke luar madura .

Baca Juga :  Sekretaris JMSI Jasmi Harahap : Minta Bupati Batubara Evaluasi Kinerja Kadis Kominfo

Mulyadi dari LPK RI ( Lembaga Perlindungan Konsumen RI ) mengatakan, rokok ilegal yang meraja rela seakan kebal hukum dan tidak ada tindakan tegas dari Bea Cukai Madura, kami menilai Bea Cukai Madura sangat lemah, terkesan tuli dan tutup mata , terindikasi  memelihara bos rokok  ilegal yang menjamur, hingga kini tanpa dilakukan penindakan.

“Kinerja Direkturat jendral Bea Cukai Madura  terkesan lemah tidak tegas seakan melakukan pembiaran dan tidak serius dalam penegakan hukum menindak produsen rokok ilegal yang ada di wilayah hukumnya, apalagi di daerah Pamekasan produsen rokok  ilegal bisa dikatakan basisnya, ujarnya. Minggu, (23/3/2025).

Baca Juga :  Program Presiden RI: Polsek Tambusai Utara Gelar Program Makan Bergizi Gratis Untuk 150 Siswa

“Ada apa dengan Direktorat jendral Bea Cukai Madura? Apakah Bea Cukai Madura  tidak punya kekuatan atau masuk angin sehingga tidak melakukan penindakan dengan serius. Jika para mafia rokok bodong di Pamekasan dibiarkan maka semakin hari akan semakin tidak karuan.

Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan melapor ke Kanwil Jatim Dan Dirjen Bea Cukai dan Kemenkeu RI.

“Dalam waktu dekat kita akan melangkah lebih jauh, sampel sampelnya sudah ada di tangan kita, termasuk rokok bodong merek Humeer merah yang ditengarai milik inisial (T) salah satu saudara juragan tembakau di pamekasan,” tegasnya.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, DPC SPRI Rohul Berbagi Takjil di Panti Asuhan Al-Khairiyah

Kenyataanya yang selama ini ada selogan Gempur rokok ilegal yang digaungkan oleh Direktorat jendral Bea Cukai Madura terkesan hanya omon – omon atau omong kosong semata.  Bea Cukai Madura dalam menindak produsen rokok ilegal di wilayah hukumnnya tidak berani dan lemah menindak Produsen atau bisa dikatakan mafia rokok ilegal.  Semakin pesatnya peredaran rokok ilegal berpotensi membuat kerugian besar terhadap penerimaan keuangan negara dari cukai serta menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Rokok Ilegal dapat mengancam kesehatan masyarakat karena tidak melalui pengawasan resmi yang berpotensi mengandung zat berbahaya.

( M. ASIS )

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tokoh Masyarakat, Sukiman Dukung Giat Cooling System Kapolsek Kuntodarussalam Dalam Mewujudkan Pilkada Rohul 2024 Aman

Sorotan

PWI dan KJK DPP Kecam Intimidasi Oknum Pejabat DPRD Kabupaten Tangerang terhadap Wartawan

Berita Utama

Coolling System, Kapolsek Rokan IV Koto Berjibaku, Lewat Sungai Besar Dan Jalan Berlumpur Untuk Temui Warga Tanjung Medan

Berita Utama

Istri Sakit Jantung dan Ginjal Membutuhkan Perhatian Pemerintah dan Dermawan

Berita Utama

Hasil Rapat Wilayah Muhammadiyah Banten, IMM Provinsi Banten Meminta Pembangunan PIK 2 Di Hentikan

Sorotan

Seorang Ibu Rumah Tangga Kumpulkan Uang Selama Pandemi Untuk Berqurban

Berita Utama

RSUP Soekarno Babel Pulang Paksa Pasein Saat Kritis, Inilah Alasannya

Berita Utama

Pasca Disegelnya Kamar Kosan Hijau di Jalan Beringin Samping Pentagon Bilyard