LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Hukum dan Kriminal

Sabtu, 3 Desember 2022 - 05:03 WIB

Diduga Syarat Penyimpangan, Bumdes Banteng Jaya Desa Bandar Tengah Terus Disoal

Mediakompasnews.com – Sumatera Utara – Sebelum disalurkan penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), semua regulasi yang berkaitan dengan mekanisme penggunaan keuangan Bumdes telah diatur sedemikian rupa.

“Namun terlihat perbedaan yang sangat kontras terhadap pengelolaan keuangan Bumdes Banteng Jaya di Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, yang diduga syarat dengan Penyimpangan, sehingga terus disoal warga masyarakat.” Kata Sumber di Bandar Tengah, Sabtu (3/12/2022).

Baca Juga :  Ibu Korban Terancam UU Perdagangan Orang Dan UU Perlindungan Anak Dengan Pidana 15 Tahun Penjara

Menurut Sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, bahwa Bumdes Banteng Jaya, telah mendapat penyertaan modal dari tahun 2017 dan tahun 2018 sekitar Rp 252 juta lebih dari Dana Desa.

“Dari angka Rp 252 juta itu, disinyalir tidak sedikitpun ada nilai tambah untuk desa. Yang lebih parah lagi hampir semua aset dikembalikan dalam kondisi rusak.

Tak hanya itu, dari mulai tahun 2017 sampai tahun 2022, diduga tidak ada laporan penggunaan keuangan Bumdes Banteng Jaya secara tertulis yang dapat dipertanggung jawabkan.” Jelas Sumber.

Baca Juga :  Polsek Pancoran Mengamankan 3 Pelajar Hendak Melakukan Tawuran

Sementara menurut sumber lain, bahwa aset Bumdes Banteng Jaya, yang berbentuk tratak dalam keadaan kontrak. Namun sipenerima kontrak tidak dapat diketahui identitasnya, terindikasi disembunyikan seperti kontrak dialam ghaib.

“Selain itu, sampai hari ini yang namanya Kantor Bumdes Banteng Jaya belum pernah kulihat di Desa Bandar Tengah.” Ungkap Sumber lain.

Sementara saat dikonfirmasi Ketua Bumdes Banteng Jaya berinisial (NK) by handphone mengatakan, “Kalau mesin foto copy bukan saya yang belanja melainkan bendahara, anak dari Mantan Kepala Desa.

Baca Juga :  Sempat Kelabui Polisi, Akhirnya Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung Dapat Ditangkap

Lanjut dia, soal uang Rp 100 juta untuk jual beli padi, itu belum diterima Bumdes dan uangnya dialihkan buat biaya covid. Kemudian supaya lebih jelas anda tanya saja sama Kepala Desa lama.” Kata NK singkat. (SY)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

VIRAL, Polres Flotim Nusa tenggara timur,Amankan Seorang Ayah yang Tega Setubuhi Anak Kandungnya Hingga Hamil

Berita Utama

Pencuri Sepada Motor Mengunakan Kunci Leter T di Rohul Dibekuk Unit Reskrim Polsek Tambusai

Hukum dan Kriminal

Polresta Cirebon Amankan Pelaku Penganiayaan Montir Bengkel Dalam Waktu 10 Jam

Berita Utama

Dalih “HP Diservis” Disorot, Laporan Dugaan Pencurian di Ciputat Masuk Babak Serius

Hukum dan Kriminal

Abdul Malik: Manajer KSP Tinara Rampok 260 Milyar Milik 514 Nasabah Kembalikan Atau Kita Proses TPPU

Hukum dan Kriminal

Sat Resnarkoba Polresta Cirebon Bongkar Bunker Miras di Lemahabang

Hukum dan Kriminal

Curi Mobil Perusahaan, Seorang Pria Dibekuk Polsek Cikupa Polresta Tangerang

Berita Utama

Kasus BBM Dinas Perkim Rohul Rp 6,28 M, P21 Lengkap, Para Tersangka Segera Disidangkan