LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLDA BANTEN 2026
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama

Kamis, 6 Oktober 2022 - 18:58 WIB

Dengan Keterbatasan, Disnaker Kabupaten Lebak Mencapai Target PAD

Mediakompasnews.com – LEBAK – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak H. Maman Suparman menyampaikan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak telah mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kepengurusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di Kabupaten Lebak sebanyak 15 orang TKA.

“Alhamdulillah untuk tahun ini kita mencapai target sebanyak 15 TKA yang telah mengurus dan masuk ke PAD. Untuk tahun depan mudah mudahan bertambah targetnya. Apalagi nanti kalau industri terbaru sudah berjalan, kemungkinan TKA bisa bertambah lagi. Namun, tentu menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan itu sendiri, kita hanya mengawasi dan mendata keluar masuk TKA tersebut,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja Lebak H. Maman Suparman di Ruang Kerjanya, Kamis (6/10/2022).

Kata H. Maman, semenjak adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur terkait ketenaga kerjaan, pihaknya bersama tim bergerak melakukan pengawasan lebih intens kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Ramadhan 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang Perketat Keamanan

” Sebetulnya itu sudah saya rangcang semenjak saya tugas di Disnaker beberapa tahun lalu, namun kan belum jadi Perda nya, nah, Kita baru ada Perda itu pada tahun 2021 akhirnya kita kejar di awal tahun 2022 ini, di Perda itu ada yang namanya Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Jadi kita punya hak untuk RPTKA tersebut,” katanya.

Kata H. Maman, namun dari sisi lain, Disnaker Lebak banyak sekali keterbatasan anggaran untuk biaya operasional khusus maupun kendaraan dinas. Karena, selama ini pihaknya hanya mengandalkan anggaran dari SPPD.

“Bagaimanapun juga kita dinas harus meningkatkan PAD. Namun jika dilihat dari kebutuhan untuk operasional, tentu kita sangat butuh dan apalagi kendaraan dinas kita hanya memiliki dua kendaraan, yang satu mobil Inova tahun 2014 dan yang satu lagi Kijang Kapsul sudah tahun tua,”katanya.

Baca Juga :  Keluhan Warga, Kenyamanan dan Keamanan Jadi Prioritas Management Perumahan Panorama Sepatan 1

“Jika melihat jarak tempuhnya juga kan lumayan jauh, seperti ke daerah Lebak Selatan kan tentu butuh oprasional. Mobil juga kadang kita bergantian. Jadi intinya Disnaker butuh supot untuk kendaraan maupun operasional buat pengawasan tersebut,” katanya.

Meskipun banyak keterbatasan, lanjut H. Maman, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak dalam hal ini tentu selalu terdepan untuk melakukan langkah-langkah perioritas sesuai dengan Foksi pengawasan dan pembinaan.

” Jadi, jika kita berbicara bagaimana upaya pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat dan disisi lain kita harus membangun kondusifitas di perusahaan perusahaan, kemudian kita tegaskan kepada mereka, berapapun kebutuhan tenaga kerja harus 80-20. Jadi 80% untuk warga Kabupaten Lebak 20% silahkan. Kita selalu tegaskan seperti itu, maka sekarang alhamdulillah tenaga kerja sudah 17 ribu dari 176 perusahaan,” kata H. Maman.

Baca Juga :  Regional 3,PTPN IV Kebun Sei Rokan Salurkan CSR Anak Yatim Di Desa Ngaso

” Artinya Alhamdulillah setiap tahun itu ada peningkatan, dan kita juga tidak terlalu menekan terus menerus, karena ada saja perusahaan yang prodaknya lagi menurun sehingga di rumahkan. Tapi paling tidak kita juga mempersiapkan segala sesuatunya,” lanjutnya.

” Untuk itu, ini menjadi PR berat. Mangkanya saya waktu pembukaan rapat di Tripati itu, ini PR Berat buat kita dari pemerintah daerah hususnya, karena berkaitan dengan tenaga kerja dalam tufoksi hususnya dinas tenaga kerja. Karena pemerintah daerah sudah mengawal sehingga berkat interpensi pemerintah daerah sehingga tol ini masuk Lebak dalam rangka menuju ekonomi khusus sepanjang 37, 2 kilo,” kata H. Maman. (Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bertolak ke Semarang, Presiden dan Ibu Iriana akan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Besok

Berita Utama

Jelang Pengamanan Malam Tahun Baru, Polres Tegal Kota Gelar Rakor Lintas Sektoral

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Elemen Bangsa Bersama Atasi Tantangan di Tahun 2023

Berita Utama

Pesan Presiden kepada Penerima Beasiswa LPDP: Pulang dan Berkarya di Tanah Air

Berita Utama

Ribuan Obat Tanpa Izin Edar berhasil diamankan Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak

Berita Dunia

Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Pelaksanaan APRC Danau Toba Rally 2022

Berita Utama

Dandim 0414/Belitung Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing Tahun 2022

Berita Utama

Kapolsek Memimpin Apel pagi dan juga Menekankan kepada Personil Untuk Antisipasi adanya perampasan kendaraan bermotor diwilayah Kecamatan Warunggunung