DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Senin, 7 November 2022 - 08:23 WIB

Danrem 064/MY Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Mediakompasnews.com – Serang – Komandan Korem 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna, bersama Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait sinkronisasi program pengendalian inflasi daerah. Hal itu sebaga upaya mengantisipasi terjadinya inflasi di Indonesia, yang digelar secara virtual, pada Senin (7/11/2022).

Rakor Inflasi yang diikuti dari Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, itu tampak hadir pula antara lain, Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar, Danrem 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna, Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, Pj. Sekda Banten, M Tranggono, Kasrem 064/MY, Kolonel Inf. Nurkhan, Karoops Polda Banten, Kombes Pol. Dedy Suhartono, Kejati Banten dan Forkopimda Provinsi Banten.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Resmikan Monumen Perajin Bendera Merah Putih Leles di Garut

Rapat tersebut dipandu langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, secara Virtual. Acara itu dengan nara sumber Tito Karnavian, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta Pusat melalui Aplikasi Zoom, yang turut diikuti oleh seluruh Gubernur, Pangdam, Danrem, Bupati dan Walikota se-Indonesia melalui zoom meeting.

Danrem 064/MY, Brigjen TNI Tatang Subarna, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dan pengendalian inflasi di Indonesia. “Hari ini Kami bersama pak Gubernur Banten mengikuti Video Conference yang dipimpin langsung Mendagri untuk mendapatkan arahan terkait antisipasi dan pengendalian inflasi di Indonesia,” kata Danrem.

Baca Juga :  Ibu Iriana dan Anggota OASE KIM Kunjungi Kampung Sentra Bakpia Pathuk

Sementara itu dalam arahannya Mendagri, Tito Karnavian, menjelaskan, banyak negara yang naik turun inflasi seperti, Eropa dan Asia. Dimana ada di angka yang cukup tinggi dan rendah. Artinya, kondisi negara yang terganggu apabila inflasi pada posisi terendah

“Bulan September 2022 lalu, dari angka 5,54%. Alhamdulillah, Indonesia mencapai penurunan menjadi 5,71% atau minus 0,11. Pemerintah pusat berkeyakinan ini kontribusi dari pemerintah daerah untuk bekerja sama-sama. Karena itu, kita terus untuk menjaga,” bebernya.

Baca Juga :  Auto2000 Gelar Best People Contest 2025 di Cikokol Tangerang

Harga Sembako, imbuh Tito lagi, harga jasa dan yang lainnya harus tetap kita jaga. Pasalnya, hal ini menyangkut dengan perut rakyat. Sebab, pertumbuhan ekonomi kita dari 5,4 menjadi 5,7 itu cukup bagus.

Tito menambahkan, beberapa kabupaten/kota yang mengalami inflasi sangat rendah mencapai 3,32%. Apabila ini menjadi kendala, maka akan kita bantu. Tentu pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi di daerah sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Joko Widodo, agar terus dilaksanakan di masing-masing Daerah (Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kasek Setyo Adisapto Resmi Tutup MPLS SMAN 1 Sindang

Berita Utama

Jelang HUT Bhayangkara ke-77, Polda Kalteng Ambil Air Suci Pertapaan Tjilik Riwut Dikirim ke Mabes Polri

Berita Utama

Dukung Kabupaten Termaju  Desa Megamendung Bangun Jalan alternatif

Berita Utama

PWI Sambut Baik Kedatangan Pengurus Daerah IWO Kabupaten Tegal

Berita Utama

Sembilan Pati TNI AU Laksanakan Laporan Kenaikan Pangkat

Berita Utama

Presiden Jokowi Temui Pedagang di Pasar Alasa

Berita Utama

Rapat Konsultasi Pimpinan MPR RI dengan Presiden Joko Widodo

Berita Utama

Berantas Radikalisme, Kerja Sama Kunci Keberhasilan