LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pemerintah Daerah

Senin, 5 Desember 2022 - 12:13 WIB

Bupati Nina Apresiasi Ketangguhan PMI Ikut Membangun Kabupaten Indramayu

MediaMediakompasnews.Com – Indramayu – Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Indramayu atas jerih payah, lelah dan ketangguhannya turut serta untuk membangun Indramayu
“Saya menyampaikan apresiasi dan salam-salam cinta kepada seluruh PMI asal Kabupaten Indramayu atas jerih, lelah dan ketangguhannya turut serta membangun Indramayu,” katanya.

Pernyataan Bupati Nina Agustina disampaikan pada rangkaian Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (HPMI) Tahun 2022 yang dilangsungkan dengan berbagai kegiatan di Lapangan Sport Centre Indramayu, Minggu (4/12/2022).

Bupati Nina Agustina menyampaikan kepada sejumlah peserta khususnya Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Selamat memperingati HPMI Tahun 2022, dan mengajak bersama-sama wujudkan “Pekerja Migran Bermartabat, Negara Berdaulat, PMI Resmi Terlindungi”

Bupati Nina menambahkan, Kabupaten Indramayu merupakan daerah kantong PMI baik ditingkat Provinsi maupun Nasional, sehingga dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Indramayu selalu mengupayakan yang terbaik bagi PMI, Purna PMI maupun Calon PMI.

Mengingat PMI yang bekerja diluar negeri mempunyai berbagai resiko yang berat dan tidak mudah ketika hidup di negeri orang, maka sudah sepatutnya PMI digelari pahlawan Devisa, karena bukan hanya berkontribusi terhadap devisa di negeri ini juga karena keberanian, perjuangan dan pengorbanan para PMI untuk keluarga bangsa dan negara.

Baca Juga :  Pemdes Lontar Selatan Laksanakan Bintek Pengisian Aplikasi eHDW

Bupati Indramayu berpesan kepada para PMI untuk tetap berhati-hati saat bekerja di negeri orang, harus bisa dan pintar-pintar menghindari calo, harus bisa meningkatkan taraf hidup dan bekerja dengan baik di sana.

Bupati Nina menyampaikan terimakasih kepada Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) beserta jajarannya atas sinergi yang telah terjalin selama ini bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memberikan pelayanan perlindungan terbaik bagi PMI.

Sementara Kepala BP2MI Benny Ramdhani menyampaikan, Indramayu adalah kabupaten dengan kantong terbesar di jawa Barat untuk penempatan PMI bahkan terbesar di Indonesia.

Tercatat dalam tiga tahun terakhir warga indramayu yang bekerja di Luar Negeri antara lain Hongkong, Singapore, Taiwan berjumlah 25.985 Pekerja.

Sehingga tambah Benny, dapat dibayangkan jika setiap bulan mereka mengirimkan uang hasil keringatnya bekerja di luar negeri minimal 5 – 10 juta untuk keluarganya di rumah.

Baca Juga :  Percepatan Pembangunan Rumah Program BSPS , PPK Ruswa Monev di 13 Kab/Kota di Sultra

Kondisi tersebut otomatis menjadikan penggerak roda ekonomi masyarakat di Indramayu, dimana dari 25.985 pekerja terdiri atas laki-laki 4.743 pekerja dan perempuan 21.241 pekerja.

“Data itu menunjukkan 75% adalah kaum perempuan, sehingga para pekerja migran ini tentunya harus mendapatkan perhatian bahkan perlindungan karena mayoritas perempuan,” katanya.

Kepala BP2MI Benny meminta para kepala desa/lurah hingga camat untuk mensosialisasikan potensi calo ketika turun ke desa-desa yang kemudian membujuk masyarakat, menjanjikan pekerjaan, menjanjikan diberangkatkan dengan cepat dan dijanjikan uang yang justru ternyata menjadi korban penempatan ilegal.

Dipaparkannya, selama dua tahun setengah, masyarakat yang menjadi korban penempatan ilegal yang dipulangkan ke Indonesia berjumlah kurang lebih 81.000 pekerja.

“Total yang dipulangkan itu 81.000 dari malaysia dan timur tengah paling banyak. Selanjutnya 90% korban penempatan ilegal adalah perempuan atau kaum ibu-ibu,” paparnya.

Selanjutnya PMI yang dipulangkan akibat sakit sebanyak 3.148 orang yang cacat secara fisik karena penganiayaan, depresi ringan, berat dan bahkan hilang ingatan. Kemudian PMI meninggal sebanyak 1.495 orang dengan rata rata setiap hari pihaknya menangani 2 peti jenazah.

Baca Juga :  Lembaga perlindungan konsumen merah putih 'LPK-MP' Kabupaten Pandeglang Pertanyakan Status ASN Ketua Komisioner Bawaslu Pandeglang

Kepala BP2MI Benny mengucapkan, terimakasih kepada para PMI khususnya PMI Kabupaten Indramayu. Menurutnya, mereka adalah orang-orang hebat, pejuang keluarga dan anda pahlawan devisa negara.

“Negara dan saya berhutang besar Kepada para PMI 159,6 triliun disumbangkan setiap tahun oleh PMI kepada negara ini, itu merupakan sumbangan devisa terbesar kedua kepada negara ini setelah sektor migas,” ungkapnya.

Lanjut Kepala BP2MI Benny, atas nama negara dalam Peringatan HPMI Tahun 2022 dengan tema besar Stop Human Traficking, diharapkan tentu ini adalah bagian terimakasih Negara kepada para PMI.

“Jayalah para pekerja migran Indonesia, tetap merdeka, bebas dalam segala bentuk penindasan, berdaya juang dengan segala kemampuan dan kompetensi yang dimiliki serta kesejahteraan yang bisa diwujudkan ketika anda kembali ke tanah air Indonesia.” Ujar Kepala BP2MI,” ujarnya.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Mempersempit Pergerakan OPM, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Membagikan Bendera Merah Putih Kepada Warga Di Tanah Papua

Berita Utama

HUT ke 77 RI, Ridwan Kamil: Momentum Kebangkitan Indonesia Menuju Negara Adidaya

Pemerintah Daerah

Calon Kepala Desa Pasirtanjung No Urut 03 Warna Merah Muhtadin Hakiki Gelar Kampanye Hari Ini Selasa

Pemerintah Daerah

Yayasan Darul Fikri Bongas Indramayu. Lantik Badan Pelaksana Harian

Pemerintah Daerah

Peduli Akan Keadaan Kampung, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Bahu Membahu Membangun Jembatan

Pemerintah Daerah

Maraknya Peredaran Obat Daftar Golongan G Yang Berada Di Wilayah Kabupaten Lebak

Pemerintah Daerah

Bupati Nina Paparkan Inovasi Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Daerah

Bupati Nina Lakukan Pertemuan dengan Bupati Banyuwangi