LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Pemerintah Daerah

Jumat, 18 November 2022 - 11:48 WIB

Bappeda Litbang Indramayu Gelar Diseminasi Kelitbangan

Mediakompasnews.Com – Indramayu – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA-LITBANG) Kabupaten Indramayu, menggelar Diseminasi Kelitbangan Kabupaten Indramayu Tahun 2022, di Ballroom Hotel Handayani Indramayu, Rabu (16/11/2022).

Diseminasi Kelitbangan Indramayu Tahun 2022 dengan tema “Peran Kelitbangan Dalam Mendorong Kebijakan Pemerintah Daerah Yang Berbasis Penelitian dan Inovasi Daerah” menghadirkan narasumber Suripto, Sos.MAB Peneliti Madya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Linda Al Amin, S.T., M.T. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat.

Dalam paparannya Peneliti Madya BRIN Suripto mengatakan, peran dan fungsi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDa) setiap daerah perlu berdiri karena memiliki kebijakan, koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi di daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Kemudian BRIDa melaksanakan penyusunan rencana induk dan peta jalan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah, sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan daerah di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai Pancasila.

Baca Juga :  Program Fokus TP PKK Gowa Dijadikan Referensi

“Penelitian, Pengembangan dan Inovasi sangat penting dalam pembangunan daerah yang didukung dengan adanya komitmen. Kebijakan dan Strategi Pemerintah sudah banyak akan tetapi pelaksananya selama ini masih banyak kendala. Salah satu solusinya dengan membentuk BRIDa baik bergabung dengan BAPPEDA ataupun berpisah,” katanya.

Suripto menyampaikan, apresiasi peran BAPPEDA LITBANG Kabupaten Indramayu yang sudah memberikan kontribusinya dalam mendorong kebijakan pemerintah daerah. Namun, keberadaan litbang perlu di dukung dengan stakeholder terkait untuk menguatkan kembali upaya perencanaan dan terobosan melalui inovasi dengan sejumlah pihak.

“Peran Litbang menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan dan inovasi, sehingga riset yang dilakukan harus searah dengan RPJMD masing-masing Daerah dan dilakukan evaluasi secara berkala. Setiap kebijakan harus memiliki telaah staff atau naskah akademik”,

“Pembenahan dan tata kelola di Jawa Barat dan Indramayu sudah baik di dukung dengan kebijakan yang inovatif akan tetapi masih rendahnya kolaborasi, penelitian dilakukan secara “mandiri” atau kurangnya kolaborasi antara lembaga riset instansi pemerintah, PT, dan perusahaan swasta,” tambahnya.

Baca Juga :  Perwakilan Kota Tangerang, Kelurahan Nusajaya Dapat Penilaian Penjaringan Prestasi dari Kemendagri

Sementara Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat Linda Al Amin, S.T., M.T menyampaikan, materi Kebijakan dan Inovasi Daerah Berbasis Kajian dan Penelitian.

Sehingga kata Linda, untuk melaksanakan riset dan inovasi daerah yang baik selain dilakukan oleh pemerintah daerah perlu juga adanya peran serta dari masyarakat, dunia usaha dan dunia akademik.

“Perlu kerjasama yang baik antar stakeholder untuk menghasilkan riset yang berkualitas,” terangnya.

Menurutnya, tantangan litbang berbeda baik di setiap pemerintah daerah, litbang kementerian, litbang lembaga maupun litbang perguruan tinggi. Namun, target litbang pemerintah daerah yang pertama adalah permasalahan yang ada di depan maka kemudian dianalisis dan dikeluarkan rekomendasi-rekomendasi dan mengeluarkan kajian-kajian yang lebih umum untuk pemerintah daerah terkait pengembangan kebijakan.

Linda turut menyikapi, keberadaan kawasan industri rebana yang meliputi adanya Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati yang akan berdampak pada sektor perekonomian Indramayu, terlebih adanya Embarkasi Haji Indramayu dan Jalur Pantura perlu dikaji melalui pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan dunia akademik untuk mengetahui apa persoalan yang berimbas pada masyarakat.

Baca Juga :  Suksesnya Pesta Demokrasi Pemilihan BPD Desa Babat Kecamatan Belida Darat Periode 2022 - 2008 Berjalan Lancar

Akan tetapi harapan Linda, keberadaan Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati dan nantinya Embarkasi Haji Indramayu bisa menghidupkan kembali kawasan perekonomian masyarakat khususnya wilayah Pantura Indramayu dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta keuntungannya dapat memperlancar proses pembangunan daerah.

“Masukan untuk setiap Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Barat harus melakukan apa dengan melakukan kajian. Sebaiknya dilakukan riset terlebih dahulu sehingga masyarakat tidak tersingkir dengan masa yang akan datang. Harapannya dengan Indramayu sebagai kawasan rebana memberikan kontribusi yang besar untuk PAD dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” harapannya.

Acara selanjutnya pemaparan atau presentasi hasil penelitian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun 2022 meliputi Penelitian Survey Ketahanan Keluarga, Kajian Sejarah Indramayu, dan Kajian Indramayu Lumbung Pangan Nasional. (Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Petani Lenggahsari, Minta Pemkab Bekasi Anggarkan Normalisasi Irigasi

Berita Utama

Belum Kantongi Izin, Pemkot Tangerang Hentikan Pembangunan Tower BTS di Buaran Indah

Pemerintah Daerah

Dukcapil Tegaskan Tidak Ada Denda Terlambat Urus Dokumen Kependudukan

Berita Utama

Maulid Nabi Muhammad SAW,Pemkab Adakan Tabligh Akbar Bersama Masyarakat

Pemerintah Daerah

Bupati Indramayu Beri Pertolongan Pada Warga Yang Mengalami Laka Lantas

Pemerintah Daerah

Hadiri Rakor Dishub, Wagub Jabar Tekankan Pentingnya Pengujian Kendaraan Bermotor

Pemerintah Daerah

Usai Sosialisasikan Monev KIP 2022 di Pemkab Babar & Bateng, Ini Kata Komisioner KI Babel

Kabupaten Batu Bara

Bupati Batu Bara Ir, H, Zahir, MAp Gelar Bupades di Desa Perkebunan Lima Puluh