DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Kupang / Peristiwa

Jumat, 16 Desember 2022 - 23:56 WIB

Badan Keuangan Daerah Kota Kupang Tutup dan Kunci Pintu dari Dalam, Pelayanan Lewat Jendela, Ada Apa ???

Mediakompasnews.com – Kupang – Pelayanan Kantor Badan Keuangan Daerah (BAKEUDA) Kota Kupang diduga Meresahkan, mereka menutup pintu dan dikunci dari dalam, kalaupun ada pelayanan itupun hanya dilakukan untuk kalangan tertentu, ini dilakukan lewat pintu belakang dan jendela, hanya kepada segelintir orang (terkesan diskriminatif dan kolutif, red) ibarat tayangan aksi para pencuri yang sedang melakukan aksi mencuri. Sementara bagian pintu depan Kantor tersebut ditutup rapat dari puluhan pengunjung, tanpa disertai alasan yang jelas dari pihak BAKEUDA Kota Kupang.

Penutupan pintu depan kantor tersebut, diduga sebagai upaya Pemerintah Kota Kupang (khususnya BAKEUDA Kota Kupang) menghindari aksi puluhan wartawan/media yang sudah tiga hari (Kamis 15 Desember 2022) datang menagih pembayaran biaya kerjasama media dengan pemerintah Kota Kupang. Pasalnya, dari aspek perjanjian kerjasama, para wartawan atau media tersebut telah bekerja/melaksanakan kewajiban penayangan berita dan iklan di medianya masing-masing ( sebanyak 40 berita dan 10 iklan, red).Namun giliran pihak kedua yakni Pemerintah Kota Kupang melalui BAKEUDA Kota Kupang tidak menerima Surat Perintah Membayar(SPM) yang telah lengkap dan tinggal melakukan pembayaran.

Baca Juga :  Cipta Kondisi Jelang Lebaran Idul Fitri 2024, Polisi Sita Puluhan Kilo Bahan Baku Petasan

Kaban Keuangan BAKEUDA Kota Kupang, Balina Uly yang dikonfirmasi tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Jumat (16/12/2022) pukul 13.30 Wita terkait kondisi tersebut tidak menjawab, walau telah melihat dan membaca pesan konfirmasi wartawan.

Seperti disaksikan tim media ini, puluhan bahkan ratusan orang, termasuk para wartawan dari berbagai media kerjasama Pemerintah Kota Kupang, sedang duduk dan berdiri memadati halaman depan kantor tersebut. Mereka datang untuk meminta penjelasan pihak BAKEUDA Kota Kupang, terkait alasan belum dibayarnya biaya kerjasama Pemkot Kupang dan media.

Baca Juga :  Tiba di Grasberg, Presiden Melihat Sejarah Pertambangan PT. Freeport Indonesia

Sementara pada bagian dalam kantor tersebut, tampak puluhan staf kantor BAKEUDA Kota Kupang sedang sibuk melayani (membayar tagihan, red) para tamu lain lewat jendela dan pintu belakang. Beberapa staf kantor tersebut sesering kali menyodorkan map dan cap kepada beberapa orang (diduga para kontraktor, red) dari balik/luar jendela pintu belakang, begitu pula sebaliknya orang yang dilayani kepada para staf kantor tersebut. Hal ini menimbulkan keresahan para pengunjung lain yang sudah datang menunggu/antri sejak pukul 08.00 Wita di kantor tersebut.

Baca Juga :  Luar Biasa!!! Atlet Belia Perbakin Banyuwangi Juara Satu Tingkat Nasional Piala PangDivif 2 Kostrad Cup 2023 Malang Jatim

Ketika wartawan hendak mendekat untuk melakukan konfirmasi, para staf yang melakukan aksi pelayanan tersebut, buru-buru kembali ke meja kerja mereka masing-masing dan berpura-pura seolah tidak sedang terjadi apa-apa dan tidak melihat kehadiran para wartawan.(Arifin)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

13 Warga Binaan Lapas Banyuwangi Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT RI ke-80

Berita Utama

Danrem 071/Wijayakusuma Dampingi Kasad Resmikan Lapangan Sepak Bola Jenderal Besar Soedirman Cilacap

Peristiwa

Tiga Rumah Di Lalap Sijago Merah

Berita Utama

Wapres RI Lakukan Kunker ke Tanara, Kasrem 064/MY: Alhamdulillah Berjalan Lancar

Berita Utama

Pangdam IV/Diponegoro Berikan Pengarahan Kepada Prajurit dan Persit Yonif 406/CK

Berita Utama

Pantau Pilkades Di Kabupaten Lebak, Danrem 064/MY Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah

Berita Utama

Presiden Jokowi Ajak Presiden Ferdinand Marcos Jr Kunjungi Gedung Sarinah

Berita Utama

Pemerintah Jangan Menunggu Orang Untuk Mundur, Apakah Ada Main Mata Antara Warga Dan Petugas Bansos…?