LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Daerah

Minggu, 16 Juli 2023 - 08:50 WIB

Ada 8 Masalah Besar, Relawan Kaesang Nilai Depok Kota Tanpa Arah

Mediakompasnews.Com – Depok, – Relawan Kaesang Pangarep ‘Sang Menang’ menilai Kota Depok saat ini tidak memiliki arah yang jelas dan perlu dibenahi secara serius. Perihal ini terungkap dalam diskusi publik dan deklarasi Relawan Sang Menang Kecamatan Cinere, Sabtu Malam (15/7/2023).

Koordinator Sang Menang Wilayah Kecamatan Cinere, Ossama Ruzicka, menyebut sudah mengantongi setidaknya delapan masalah besar di Kota Depok. “Masalah ini berasal dari masukan warga dan kami akan terus mengadakan diskusi-diskusi di semua wilayah Kota Depok,” ujarnya.

Delapan masalah besar yang dicatat oleh Relawan Sang Menang, yang pertama adalah tingkat pengangguran tinggi. Yang kedua, Kota Depok selalu menjadi juara kota intoleran di Indonesia. Ketiga, Kota Depok tak tertata, sampah tak terkelola, dan anggaran digunakan seenaknya.

Baca Juga :  Viral Ribuan KIP dilapak Rongsok, Ini Penjelasan Kapolres Lebak

Diskusi Relawan Sang Menang di Mal Cinere Bellevue, Sabtu malam 15 Juli 2023

Masalah keempat adalah kapasitas sekolah negeri yang tak memadai. Kelima, kurangnya fasilitas kesehatan. Keenam buruknya transportasi publik di Kota Depok. Masalah ketujuh adalah Pemerintah Kota yang sering abai pada aspirasi warga. Masalah kedelapan adalah pembangunan Kota Depok yang hanya terpusat di Margonda.

Baca Juga :  Pemkot Tegal Adakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bonita, salah satu warga yang datang ke acara diskusi mengungkapkan intoleransi di Kota Depok sudah masuk ke lembaga-lembaga pendidikan. “Ada yang mengeluhkan pada saya, anaknya di sekolah diajarkan untuk tidak menyukai anak-anak agama lain sehingga akhirnya orangtua anak itu memilih untuk memindahkan sekolahnya,” ungkapnya.

Masalah sampah di Kota Depok juga menjadi keluhan warga karena TPA Cipayung yang sering kelebihan beban sehingga sampah menumpuk di seluruh Kota Depok. Kurangnya kapasitas TPA Cipayung juga membuat wilayah di sekitar dipenuhi limpahan sampah dan berbau tidak sedap setiap turun hujan.

Baca Juga :  Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman

Ossama menuturkan, soal transportsi publik, Kecamatan Cinere termasuk yang paling buruk fasilitas nya. “Hanya ada Angkot 102 dan 114, itupun sekarang sudah jarang,” ujar anak muda kelahiran 1997 ini.

Karena itu, warga berharap transportasi publik bisa menjadi salah satu program Kaesang Pangarep saat terpilih menjadi Wali Kota Depok. “Masalah kemacetan di Kota Depok tidak harus dipecahkan dengan melebarkan jalan, tapi bisa dengan cara memperbaiki layanan transportasi publik,” kata Ossama. (Red).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kirab Budaya dan Gelar Genduri Merti Dusun Tri Manunggal “Kunden, Manukan, Jaten”

Berita Utama

Ini Harapan Arief Pada Pengurus Perbasi Banten yang Baru

Berita Utama

Kemenkumham Menyelenggarakan Seminar Nasional Dengan Tema, Doa Kemenkumham Untuk Bangsa

Berita Utama

Seorang Wartawati Korban Penganiayaan oleh Oknum Petugas Parkir Mendatangi RS Persahabatan

Berita Utama

Sekda Bersama Kadis DPPPA Kab.Tangerang, Laksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke 77

Berita Utama

Saksikan Defile Alutsista, Presiden: Bentuk Kesiapan TNI Hadapi Perubahan Geopolitik

Berita Utama

Kegiatan Ramadan 1447 H di Masjid Baitussalam Rutan Kelas I Tangerang Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Daerah

Ketum LAPBAS Indonesia, Singgahi PAC Bakauheni Dan Kunjungi DPD Lampung