DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Rabu, 7 September 2022 - 06:59 WIB

Wabup Cirebon Monitoring Program Pengentasan Kemiskinan

Mediakompasnews.Com – Cirebon – Wakil Bupati Corebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M. Si, laksanakan monitoring program pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting di Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon Provinsi Jawabarat Selasa (6/9/2022).

Sebelum acara di mulai Wahyu Tjiptaningsih berkenan mengunjungi Rumah tidak layak huni milik pasangan suami istri bernama Bapak Akur Mulyadi 39 tahun dan Ibu Siti Robeah 32 tahun di Desa Ciwaringin.

Rumah tersebut baru di bangun melalui dana corporate social responsibility (CSR) dari Indo Cemen , namu dalam pelaksanaan pembangunan dana CSR tersebut tidak mencukupi, sehingga pembangunan rumah tersebut baru mencapai 50%.

Dalam kegiatan tersebut Wahyu Tjiptaningsih yang akrab di sapa Bunda Ayu tersebut meminta kepada Kuwu Desa Ciwaringin Iwan Gunawan untuk segera mengajukan proposal rutilahu ke Pemda, agar bisa menuntaskan sisa 50% bangunan rumah tersebut

Baca Juga :  Gelar Rakor, Sukseskan Peringatan Harjad Kabupaten Indramayu ke-495

Kehadiran Bunda Ayu disambut hangat oleh pemilik rumah dan warga yang merasa senang atas kunjungan yang di dampingi oleh forkopimcam, Kuwu se-Kecamatan Ciwaringin dan Perangkat Desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut Bunda Ayu berkenan memberikan bantuan sembako kepada sepasang suimi Istri tersebut.

Acara dilanjutkan di ruang rapat Kantor Kecamatan dengan agenda monitoring falidasi data untuk mengetahui data pasti berapa jumlah warga miskin yang sebenarnya dan berapa yang layak menerima bantuan Rutilahu.

Menurut Bunda Ayu, bantuan Rutilahu di Kabupaten Cirebon tidak hanya dari APBD Kabupaten, namun ada juga dari Baznas, Pemprov, dan pusat. Untuk itu menurutnya diperlukan proaktif dari para Kuwu untuk mgeinventarisir berapa jumlah Rutilahu di Desanya masing-masing, ” tuturnya.

Baca Juga :  Personil Polsek Kabun Melaksanakan Program Quick Wind Presisi

Masih menurut Bunda Ayu, jika kita bicara kemiskinan, didalamnya ada termasuk rutilahu. Kemiskinan adalah persoalan multi sektoral, sehingga penangamannya harus melibatkan seluruh SKPD dan unsur yang dapat melakukan intervensi.

” Jadi kemiskinan ini bukan hanya tugas dari Pemerintah Daerah saja, dalam hal ini Dinas Sosial, harus melibatkan semua SKPD yang dapat melakukam intervensi agar penanganan kemiskinan bisa menyeluruh dan mencapai target, karena kita harus mencapai target ” terang Ayu.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Indramayu Ramaikan Jumbara PMI Tahun 2023

Lebih lanjut Bunda Ayu mengatakan, di Kabupaten Cirebon, bisa mencapai 5.000 (lima ribu) bantuan rutilahu, dan target 5.000 (Lima Ribu) pertahun harus tercapai, dan target tersebut bisa tercapai jika semua unsur pemerintah proaktif memanfaatkan program Rutilahu untuk membantu warga tidak mampu, ” ujarnya.

“Apa lagi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosia (DTkS) angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon sangat tinggi sekali iya kan,” imbuh Bunda Ayu.

“Oleh karena itu dibutuhkan proaktif, terutama Pak Kuwu dan Puskesos guna memanfaatkan program tersebut untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di Kabupaten Cirebon,” imbuh Bunda Ayu.

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

As SDM Polri: Jangan Percaya Lolos Rekrutmen Harus Bayar, Pasti Dibohongi!

Berita Utama

Cakades Sidoluhur Sunardi No Urut Dua Siap Mengemban Amanah dan Aspirasi Masyarakat

KAB SANGGAU

Launching Desa Bersinar Desa Pulau Tayan Utara Kabupaten Sanggau

Berita Utama

Brata Yudha: Terima Kasih Untuk Perhatian dan Doanya Atas Kelahiran Putra Keduanya

Berita Utama

Korban kekerasan terhadap wartawan kembali lagi terjadi

Berita Utama

Wakapolresta Deli Serdang Anugerahkan Reward dan Punishment

Pemerintah Daerah

Dukcapil Targetkan 50 Juta Penduduk Indonesia Miliki KTP Digital

Berita Utama

Polisi Kawal Penertiban Bangli di Pakuhaji Berjalan Aman dan Lancar