LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kab.Lebak / Sorotan

Senin, 21 September 2026 - 11:47 WIB

Kondisi Memprihatinkan, SDN 1 Pasindangan Cileles Butuh Perhatian Pemerintah

Mediakompasnews.Com – Kab.Lebak – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan mengalami kerusakan pada sejumlah bagian dan membutuhkan perhatian pemerintah untuk dilakukan perbaikan.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Senin (21/9/2026), sejumlah bagian bangunan sekolah terlihat mengalami kerusakan. Di antaranya atap yang keropos, plafon yang lapuk, serta beberapa ruangan yang kondisinya dinilai tidak lagi memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala SDN 1 Pasindangan, H. Rohata, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, usia bangunan yang sudah cukup tua menjadi salah satu faktor kondisi fisik sekolah mengalami kerusakan.

“Benar, Kang. Sekolah kami bisa disebut sudah tidak layak pakai karena kondisinya sudah hancur. Ada ruang kelas 4, kelas 1, ruang guru, tiga kamar mandi, dan perpustakaan yang semuanya sudah tidak layak digunakan,” ujar Rohata saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Maja Polres Lebak Melaksanakan Giat Sambang Dan Silaturahmi Kepada Masyarakat

Ia mengatakan, pihak sekolah telah berupaya mengusulkan perbaikan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) setiap tahun. Selain itu, pihaknya juga telah beberapa kali berkoordinasi dengan Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.

“Pengajuan dari Dapodik setiap tahun selalu kami sampaikan. Saya sudah menghadap ke Kabid, ke bagian Sapras, fotonya pun sudah saya kirim sejak zaman Kabid Pak Maman. Kemarin saya juga menemui Pak Kabid Sahril. Alhamdulillah, beliau menyampaikan insyaallah tahun ini diupayakan direalisasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP PJS Minta Kapolri Usut Insiden Penembakan Waketum JMSI

Di tengah keterbatasan kondisi bangunan, pihak sekolah mengaku tetap berupaya menjaga kebersihan dan lingkungan sekolah. Upaya tersebut, kata Rohata, turut membuahkan hasil dengan diraihnya predikat Sekolah Sehat.

“Tugas kami hanya mengisi dan merawat. Soal pembangunan itu kebijakan pemerintah. Alhamdulillah, buktinya perawatan kami membuahkan hasil, sekolah ini tetap layak diakui sebagai Sekolah Sehat. Namun urusan bangunan, itu bukan ranah kami, tergantung yang punya kuasa,” katanya.

Rohata berharap pemerintah segera merealisasikan rehabilitasi terhadap bangunan sekolah. Ia menyebut kondisi sejumlah bagian bangunan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

“Saya berharap sekolah yang sudah tidak layak ini segera dibangun. Kami takut plafon roboh dan menimpa murid. Kasihan anak-anak belajar dalam rasa tidak aman,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Serah Terima Jabatan Kapolres Rokan Hulu

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak terkait kondisi dan rencana penanganan bangunan SDN 1 Pasindangan belum mendapatkan penjelasan secara menyeluruh.

Pesan WhatsApp dan panggilan telepon kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Sahril, belum mendapat respons hingga berita ini disusun.

Adapun Bagian Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Rosadi, memberikan tanggapan singkat.

“Mohon izin, untuk hal tersebut kami akan berkoordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, MEDIAKOMPASNEWS.COM masih membuka ruang hak jawab dan menunggu tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak terkait kondisi bangunan SDN 1 Pasindangan serta rencana rehabilitasi sekolah tersebut.

(Rohim)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Maraknya Penebang Kayu Tanpa izin, Pihak Gakkum dan Aparat Penegak Hukum Harus Tindak Tegas

Kabupaten Berebes

Diduga Hasil Pekerjaan Kurang Maksimal Di Protes Warga Setempat

Kabupaten Tangerang

Kepala Desa Babakam Asem Diminta Serius Tangani Keluhan Masyarakat

Sorotan

Baderhood Indonesia Anti Ikut Politik Praktis

Berita Utama

Gitran Watch Nusantara Pantau Proyek Milyaran Jalan Aek Rambe – Singkuang

Daerah

Rp 4,2 Milyar SPK Fiktif Dari Kasus Dinkes Kabupaten Sukabumi

Berita Utama

Vilar!!!! Vidio Oknum Kepala Desa di Medsos Menuay Menjadi Sorotan Pemerhati

Daerah

Perangakat Desa Langesari Kec. Parungkuda Kab. Sukabumi di Panggil Polisi