DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kota Sukabumi

Rabu, 5 November 2025 - 13:37 WIB

Terbaru, Penyesuaian Kuota Haji Kabupaten Sukabumi Masih Tunggu SK Menteri

Mediakompasnews.Com – Sukabumi – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, menyampaikan bahwa kuota haji Provinsi Jawa Barat untuk musim haji tahun 2026 telah ditetapkan sebanyak 29.643 jemaah.

Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dengan pengurangan sekitar 9.000 jemaah dibandingkan tahun sebelumnya.

Manan menyatakan penyesuaian kuota tersebut dipastikan akan berdampak terhadap kuota jemaah haji untuk Kabupaten Sukabumi. Namun, jumlah pasti kuota jemaah haji Kabupaten Sukabumi untuk musim haji 2026 masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Haji dan Umroh.

Baca Juga :  Gelar Acara Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Camat Sukaraja

“Untuk Kabupaten Sukabumi dilihat dari penyesuaian kuota tersebut pasti akan berdampak kepada masyarakat. Dari kuota normal 2025 itu kurang lebih 1.500 dan kita menunggu yah 2026 berapa,” Ujarnya.

“Tentu saja kami mengharapkan bantuan dari masyarakat dari mitra kami, baik KBIH maupun IPHI dapat mensosialisasikan kebijakan ini,” Imbuhnya.

Manan menjelaskan berdasarkan undang-undang haji nomor 14 tahun 2025, kuota jemaah haji kota dan kabupaten langsung ditentukan oleh Menteri Haji dan Umroh. Kondisi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana kuota kabupaten kota berdasarkan Surat Keputusan Gubernur.

Baca Juga :  Tedi Setiadi, Kembali Terpilih Sebagai Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi

Masa Tunggu 26 Tahun

Lebih lanjut, Manan menuturkan penetapan kuota pada tahun-tahun sebelumnya berdasarkan jumlah penduduk muslim, sehingga apabila mendaftar haji hari ini maka masa tunggunya minimal 17 tahun, sedangkan untuk saat ini penetapan kuota kali ini berdasarkan daftar tunggu atau waiting list, sehingga masa tunggunya rata-rata 26 tahun.

“Di Kabupaten Sukabumi Kalau Anda daftar hari ini sebelum penentuan kuota ini ditetapkan minimal 17 tahun, tapi dengan penyesuaian kuota ini Pak menteri ingin, menyamakan waiting list di semua provinsi 26 tahun,”Ucapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) di Kampung Cipoho RT 01 RW 05, Tahun Anggaran 2025

Namun dari jumlah itu jemaah haji hanya dibebankan BIPIH sekitar Rp 54, 4 juta, kemudian sisanya 33 juta lebih dapat subsidi dari dana optimalisasi atau nilai manfaat dari setoran awal BPIH yang dikelola oleh badan pengelola keuangan haji.

“Namun demikian, kita ini masih menunggu Perpres tentang biaya haji berdasarkan embarkasi. Nanti baru dilihat, misalkan Kabupaten Sukabumi embarkasi Jakarta-Bekasi, itu akan muncul, nah itulah yang harus dibayar oleh jemaah yang akan berangkat 2026,” Pungkasnya.

Penulis: Harry (KBO)

Share :

Baca Juga

Kota Sukabumi

Viral Perusahaan Tambang di Sukabumi Mangkir Bayar BPJS Pekerja, Eks Karyawan Tuntut Keadilan

Kegiatan Organisasi

Tedi Setiadi, Kembali Terpilih Sebagai Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi

Kabupaten Sukabumi

Disdik Kabupaten Sukabumi, Prioritaskan Perbaikan Sekolah PAUD di Warungkiara

Kota Sukabumi

Ketua FJIS Apresiasi Kinerja Kejari Kabupaten Sukabumi Terkait PKBM

Kegiatan Pemerintah

Imigrasi Resmi Lantik Pejabat Baru, Menteri Imipas Agus Andrianto Tekankan Pelayanan Publik

Kota Sukabumi

DPC Apdesi Kab.Sukabumi!! Kegiatannya Ada Jangan Sampai Pelaksanaannya Nol

Berita Utama

Kemenag dan BPN Adakan Resume Kegiatan Sosialisasi Percepatan Wakaf

Kota Sukabumi

TKRPP Gelar 476 Titik GMCD di Kota Sukabumi, Kecamatan Cikole Menjadi Titik Pertama Gelaran Canvasing Day