DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Minggu, 28 September 2025 - 13:09 WIB

Penimbangan dan Pelatihan Bank Sampah di Pondok Gede Permai, Warga RW 09 Jadi Inspirasi

Mediakompasnews.com – Kota Bekasi – Warga Perumahan RW 09 Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menggelar kegiatan penimbangan rutin sekaligus pelatihan bank sampah di Balai RW 09, Minggu (28/09/2025). Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat serta sejumlah tamu yang hadir untuk belajar mengelola sampah rumah tangga secara baik dan benar.

Kegiatan ini lahir dari kepedulian warga terhadap lingkungan, terutama pascabencana longsor dan banjir besar yang pernah melanda kawasan Jatiasih beberapa tahun silam. Dari pengalaman pahit itu, berdirilah Bank Sampah Kenanga RW 09 pada tahun 2016 sebagai upaya nyata mengurangi risiko bencana sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Laga Persahabatan Perkuat Silaturahmi, Pati TNI AD vs PSSI Legends Old Stars

Dalam kegiatan penimbangan, warga membawa sampah yang sudah dipilah dari rumah masing-masing. Sampah kemudian ditimbang, dicatat, dan dikonversikan menjadi tabungan yang bisa dicairkan menjelang bulan Ramadan. Sementara itu, pelatihan diberikan kepada relawan dan tamu mengenai cara memilah, mendaur ulang, hingga mengelola administrasi bank sampah.

Ketua Bank Sampah Kenanga RW 09, Siti Aisyah, mengatakan penimbangan rutin ini penting untuk membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.

Baca Juga :  Bintan Tagana Dibuka Bupati Indramayu di Hotel Trisula

“Sampah nasabah yang terkumpul akan dijual, hasilnya dicatat di buku tabungan. Sedangkan sampah yang tidak bisa dijual akan didaur ulang menjadi barang berguna,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Bendahara Bank Sampah Kenanga, Sri Rahayu, yang menambahkan bahwa program ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga lansia serta organisasi masyarakat seperti PKK, Posyandu, dan Karang Taruna. Sampah non-organik seperti plastik, kaca, dan logam dijual ke pabrik, sedangkan sampah organik dimanfaatkan untuk kreasi daur ulang. Bahkan minyak jelantah berhasil diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

Baca Juga :  Hadiri Pelatihan Pramusaji, Ketua PHRI Lebak Dukung Dispar Lebak Tingkatkan Kompetensi SDM Menyongsong Lebak Wisata

“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga. Dengan kehadiran tamu yang ingin belajar, Bank Sampah Kenanga RW 09 Pondok Gede Permai semakin berkembang sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan inspirasi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

(QQ)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sempat Dilarikan Ke Pekanbaru Karena Sakit, Wartawan Molpo Haris Manurung Ucapkan Terimakasih Atas Bantuan Kapolres Rohul Dan Para Insan Pers

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi HUT GERAK BS Ke-3 Tahun

Berita Utama

Bamsoet: IMI Siap Gelar Delapan Kejuaraan Balap Internasional di Tahun 2023

Berita Utama

Presiden Beli Sepatu Baru, Model Kets dengan Khas Tenun Bali

Berita Utama

Untuk Turnamen Juara 1 (Satu) Di Raiih Oleh Kandang Sendiri Kampung Rancapanjang

Berita Utama

Musda JAWARA Ke-1 di Karawang Berjalan Tertib, Aman dan Damai

Berita Utama

Polda Jateng Telusuri Keberadaan Pimred Kabar Tegal Yang Dilaporkan Hilang

Berita Utama

Klinik Tanti Kirana Di Duga Telantarkan Pasien Dalam Keadaan Darurat Tak Sadarkan Diri