LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Pemerintah Daerah / Sorotan

Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:33 WIB

Proyek Betonisasi Jalan di Desa Situraja Diduga Sarat Penyimpangan

MediaKompasNews.Com – INDRAMAYU – Pekerjaan proyek rehabilitasi jalan Desa Situraja Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu, diduga sarat penyimpangan.

Pasalnya, proyek betonisasi jalan di Blok  Sarkamal Desa Situraja tersebut, diduga dikerjakan dengan berbagai kecurangan, per 25 meter dikasih lobang persiapan nanti corring atau Lab dan papan begisting ditanam untuk mengurangi volume ketebalan beton, serta tanpa memasang papan informasi kegiatan.

Kendati sebagaimana yang tertuang dalam Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap pekerjaan proyek pemerintah wajib memasang KIP tersebut.

Baca Juga :  LAN Banyuwangi Resmi Adukan Dugaan Tipidkor SMA 1 ke Polres Banyuwangi

Pantauan, pekerjaan rehabilitasi jalan Desa Situraja tersebut yang menelan anggaran uang rakyat ratusan juta rupiah itu tidak ada pengawasan dari Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, diduga ada konsfirasi.

Salah seorang aktivis penggiat anti korupsi Indramayu TR mengungkapkan.

“Pekerjaan betonisasi jalan di Desa Situraja itu diduga menyimpang dari RAB pasalnya, terlihat jelas setiap 25 meter di beri lobang alias sudah di persiapkan untuk tes Lab guna memuluskan hasil Lab nanti”, ungkap TR, Jumat (12/8/22) dilokasi proyek.

Baca Juga :  ORMAS GPO KKPMP Provinsi Banten Adakan Aksi Di depan Kantor MNC FINANCE Grup Cabang Serang

Dikatakan dia, pengawas Dinas PUPR Indramayu, bidang jalan pun seakan tutup mata dan pembiaran kontraktor nakal lakukan misi kotornya.

“Saya yakin pekerjaan yang seperti ini tidak akan bertahan lama dan membuang – buang uang Negara saja, nanti kalau sudah lepas masa pemeliharaannya akan kita laporkan ke APH biar masuk pidana”, pungkas TR.

Sementara, ketika dikonfirmasi pelaksana teknis proyek betonisasi jalan Desa Situraja Kusna mengakui, bahwa per 25 meter dikasih lobang itu sengaja dibuat.

Baca Juga :  Terlalu Bebas Penjual Obat Berkedok Kosmetik Yang di Bekingi APH Tangsel

“Lobang tersebut sengaja dipersiapkan untuk corring atau Lab nanti”, kata Pelaksana teknis proyek, Kusna dilokasi saat pengecoran.

Kusna berdalih, kalau terkait papan begisting ditanam itu sudah diukur dengan benar.

“Supaya hasil pekerjaan kita ini tidak bergelombang, kalau soal pengawas dari Dinas PUPR tadi sore ada disini, dan kita bukan PT tapi CV Wira Rajasa”, jelas Kusna.

(Rastim Ken Aji).

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Seleweng Dana Bantuan Parpol, Kejari Pangkalpinang Dikabarkan Bakal Tetapkan Tersangka

Banten

Viral Video Syur Oknum Kepala Desa Menuai Kritisi Berbagai Kalangan di Kabupaten Lebak

Berita Utama

Polsek Batuceper Bekuk Komplotan Curanmor Asal Lampung, 4 Residivis Ditangkap

Pemerintah Daerah

Pemkab Indramayu Serahkan Bantuan BDPT Bagi Anggota KORPRI

Pemerintah Daerah

Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT ) SMK Negeri 2 Kalianda Ke-22 Tahun 2022

Pemerintah Daerah

Bupati Cirebon Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Jaga Kondusivitas

Berita Utama

Kurir Dan Pengguna Sabu Diciduk Personil Polsek Tandun

Kab.Sumenep

Kades Paberasan Dan Masyarakatnya Menyampaikan Apresiasi Terhadap Polda Jatim Dan Putusan Hakim PN Surabaya