LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Peristiwa / Sorotan

Kamis, 24 Juli 2025 - 04:51 WIB

Macet Total! PUSKAPTIS Desak Tour de Ijen 2025 Dibatalkan

Mediakompasnews.com – Kab. Banyuwangi – Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) Banyuwangi melayangkan surat resmi kepada Kapolresta Banyuwangi, menuntut pembatalan event Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025.

Mereka bahkan mengancam akan menggelar demonstrasi besar pada Rabu, 30 Juli 2025, dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta.

Surat bernomor 028/PUSKAPTIS/VII/2025 yang dikirim pada 23 Juli itu menyoroti dampak negatif TDBI terhadap masyarakat luas, terutama kemacetan parah akibat penutupan akses utama seperti Jalur Gumitir dan kawasan ASDP Ketapang.

Baca Juga :  Luar Biasa..!Dari 32 Kasus,Sebanyak 43 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Ditangkap Dalam Ops Antik Lancang Kuning 2023

“Kegiatan ini membuat Banyuwangi lumpuh. Distribusi logistik terganggu, dan kami menghitung kerugian ekonomi hingga Rp164 miliar,” tulis PUSKAPTIS dalam pernyataan resminya.

Rencana Aksi:

Aksi bertajuk “Menolak Tour de Banyuwangi Ijen 2025” akan dimulai pukul 10.00 WIB dari titik kumpul di RTH Kedayunan, dengan massa membawa spanduk, megaphone, dump truck, hingga kendaraan roda dua.

Baca Juga :  Anak-Anak TK Aziziyah Semangat Dan Senang Berkunjung Ke Perpustakaan Riau

Empat titik aksi yang jadi sasaran antara lain:

1. Kantor Pemkab Banyuwangi

2. Kantor DPRD Banyuwangi

3. Dinas Pariwisata (Dispar)

4. Pendopo Kabupaten Banyuwangi

Koordinator aksi, Mohamad Amrullah, S.H., M.Hum, menyatakan bahwa Tour de Ijen tidak lagi relevan jika terus membebani APBD tanpa memberi manfaat nyata.

“Kami minta pemerintah mendengar suara rakyat. Event ini hanya glamor, tapi tak dirasakan dampaknya oleh masyarakat kecil.”

Baca Juga :  "Gelar Seni dan UMKM Pajangan" di Buka Langsung Wakil Bupati Bantul

Belum Ada Respons Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun panitia TDBI 2025. Namun gelombang kritik terus mengalir, terutama soal prioritas anggaran dan manfaat sosial ekonomi dari ajang tahunan tersebut.

(MSP | KompasNews.com)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Cari,Dekati,Obati, Program Kesehatan Door To Door oleh Kesatria Badak Hitam Satgas Yonif 511 di Perbatan RI-PNG

Berita Utama

H-7 Operasi Zebra Maung 2025, Polres Lebak Gelar Penegakan dan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

Berita Utama

Terima Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB), Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Kota Serang

Kabidhumas Polda Banten Jelaskan Kronologi Atas Meninggalnya Seorang Tahanan Ditresnarkoba Yang Diduga Gantung Diri

Berita Utama

Ikatan Alumni ITN Wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten Gelar Rapat Kerja Perdana

Berita Utama

Kapolri: Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Kebijakan Pemerintah

Batu Bara

Bupati Batu Bara Ir, H, Zahir, MAp Usulkan Pembangunan SMA Negeri di Kecamatan Laut Tador

Berita Utama

Kader Partai Demokrat: Merdiyanto Rachman Ucapkan Selamat Hari Buruh 1 Mei, Perjuangan Adalah Bukti Kemauan