LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Peristiwa / Sorotan

Kamis, 24 Juli 2025 - 04:51 WIB

Macet Total! PUSKAPTIS Desak Tour de Ijen 2025 Dibatalkan

Mediakompasnews.com – Kab. Banyuwangi – Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) Banyuwangi melayangkan surat resmi kepada Kapolresta Banyuwangi, menuntut pembatalan event Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025.

Mereka bahkan mengancam akan menggelar demonstrasi besar pada Rabu, 30 Juli 2025, dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta.

Surat bernomor 028/PUSKAPTIS/VII/2025 yang dikirim pada 23 Juli itu menyoroti dampak negatif TDBI terhadap masyarakat luas, terutama kemacetan parah akibat penutupan akses utama seperti Jalur Gumitir dan kawasan ASDP Ketapang.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Buka dan Ikuti Jalan Sehat Menuju 1 Abad NU

“Kegiatan ini membuat Banyuwangi lumpuh. Distribusi logistik terganggu, dan kami menghitung kerugian ekonomi hingga Rp164 miliar,” tulis PUSKAPTIS dalam pernyataan resminya.

Rencana Aksi:

Aksi bertajuk “Menolak Tour de Banyuwangi Ijen 2025” akan dimulai pukul 10.00 WIB dari titik kumpul di RTH Kedayunan, dengan massa membawa spanduk, megaphone, dump truck, hingga kendaraan roda dua.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Sosok Ahmad Sudita Ketua LSM TAMPERAK dan Sekaligus BACALEG Partai Demokrat

Empat titik aksi yang jadi sasaran antara lain:

1. Kantor Pemkab Banyuwangi

2. Kantor DPRD Banyuwangi

3. Dinas Pariwisata (Dispar)

4. Pendopo Kabupaten Banyuwangi

Koordinator aksi, Mohamad Amrullah, S.H., M.Hum, menyatakan bahwa Tour de Ijen tidak lagi relevan jika terus membebani APBD tanpa memberi manfaat nyata.

“Kami minta pemerintah mendengar suara rakyat. Event ini hanya glamor, tapi tak dirasakan dampaknya oleh masyarakat kecil.”

Baca Juga :  Penuhi Hak Warga Binaan, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sidang TPP Bahas Pembebasan Bersyarat

Belum Ada Respons Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun panitia TDBI 2025. Namun gelombang kritik terus mengalir, terutama soal prioritas anggaran dan manfaat sosial ekonomi dari ajang tahunan tersebut.

(MSP | KompasNews.com)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Penyekatan Kendaraan Bermuatan Hewan di Pos Pantau Pait Kasembon

Berita Utama

Danlantamal IV Menghadiri Apel Gelar Pasukan Latihan Peperangan Ranjau Koarmada I TA 2022

Berita Utama

Pemerintah RI Cabut Izin MNCTV, RCTI, Global TV, iNews, ANTV, TVOne Dan Cahaya TV

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Jaga Kondusifitas Ekosistem Industri Keuangan Nasional

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Jakarta With Love Gelar ‘Charity Garage Sale’ Bantu UMKM

Berita Utama

Perwakilan PBB Tangerang Selatan Ikuti Rapat Pleno Daftat Pemilihan Sementara

Berita Utama

Kapolres Malang Rangkul Awak Media Jalin Kemitraan

Berita Utama

DKP Lakukan Pendampingan Pekarangan Pangan Lestari di Kota Tangerang