LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLDA BANTEN 2026
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama / Peristiwa / Sorotan

Kamis, 24 Juli 2025 - 04:51 WIB

Macet Total! PUSKAPTIS Desak Tour de Ijen 2025 Dibatalkan

Mediakompasnews.com – Kab. Banyuwangi – Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) Banyuwangi melayangkan surat resmi kepada Kapolresta Banyuwangi, menuntut pembatalan event Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025.

Mereka bahkan mengancam akan menggelar demonstrasi besar pada Rabu, 30 Juli 2025, dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta.

Surat bernomor 028/PUSKAPTIS/VII/2025 yang dikirim pada 23 Juli itu menyoroti dampak negatif TDBI terhadap masyarakat luas, terutama kemacetan parah akibat penutupan akses utama seperti Jalur Gumitir dan kawasan ASDP Ketapang.

Baca Juga :  Miris ! Disdik Kabupaten Cirebon Diduga Lempar Tanggungjawab Pada Komite Sekolah

“Kegiatan ini membuat Banyuwangi lumpuh. Distribusi logistik terganggu, dan kami menghitung kerugian ekonomi hingga Rp164 miliar,” tulis PUSKAPTIS dalam pernyataan resminya.

Rencana Aksi:

Aksi bertajuk “Menolak Tour de Banyuwangi Ijen 2025” akan dimulai pukul 10.00 WIB dari titik kumpul di RTH Kedayunan, dengan massa membawa spanduk, megaphone, dump truck, hingga kendaraan roda dua.

Baca Juga :  3 Orang Pengedar dan Kurir Narkotika di Indramayu Ditangkap Polisi

Empat titik aksi yang jadi sasaran antara lain:

1. Kantor Pemkab Banyuwangi

2. Kantor DPRD Banyuwangi

3. Dinas Pariwisata (Dispar)

4. Pendopo Kabupaten Banyuwangi

Koordinator aksi, Mohamad Amrullah, S.H., M.Hum, menyatakan bahwa Tour de Ijen tidak lagi relevan jika terus membebani APBD tanpa memberi manfaat nyata.

“Kami minta pemerintah mendengar suara rakyat. Event ini hanya glamor, tapi tak dirasakan dampaknya oleh masyarakat kecil.”

Baca Juga :  Ibadah Bersama, Rutan Kelas I Tangerang Perkuat Kepribadian dan Spiritualitas Warga Binaan

Belum Ada Respons Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun panitia TDBI 2025. Namun gelombang kritik terus mengalir, terutama soal prioritas anggaran dan manfaat sosial ekonomi dari ajang tahunan tersebut.

(MSP | KompasNews.com)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Jalin Silaturahmi dengan FBR Dr. Agung Laksono Serahkan 3 Ekor Sapi Untuk Qurban

Berita Utama

Personel Polres Rokan Hulu Mengikutin Kegiatan Bimbingan Rohani Dan Mental Binrohtal Di Masjid Al Wahid Polres

Berita Utama

Soal Piala Dunia U20, Presiden: Jangan Campur Aduk Olahraga dengan Politik

Berita Utama

Pangdam Apresiasi Tim Esports Kodam XII/Tpr Tunjukkan Prestasi Pada Turnamen Piala Kasad

Berita Utama

Peduli Pendidikan Anak, Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Bantu Menjadi Tenaga Pendidik di Sekolah

Berita Utama

PLH Kapolsek Kabun Iptu Nanang Pujiono Penggagas Giat Disko Malam

Berita Utama

Hadiri Acara Cirebon Bersholawat, Kasad  Sang Putra Daerah Cirebon, “Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Syekh Syarif Hidayatullah”

Berita Utama

Pemkot Tegal Adakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila