LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kabupaten Slawi / Kegiatan Masyarakat

Selasa, 10 Desember 2024 - 04:14 WIB

Pemkab Tegal Dorong Eliminasi TBC, Desa Pesarean Bentuk Satgas Percepatan Penanggulangan

Mediakompasnews.com – Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal kolaborasi dengan USAID BEBAS TB terus menggencarkan upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) sebagai langkah nyata di tingkat desa guna mencapai target nasional bebas TBC pada 2030. Salah satunya dengan membentuk Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan TBC (Satgas P2TBC) di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Senin (9/12/2024) di Gedung NU Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal Suspriyanti menyampaikan Pembentukan Satgas P2TBC ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendeteksi dan menangani kasus TBC di Desa Pesarean.
“Desa Pesarean adalah salah satu pelopor dalam membentuk Satgas ini. Kami berharap langkah serupa dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Tegal,” Jelasnya.

Baca Juga :  Kapolres Tegal Pimpin Pengamanan Ibadah Jumat Agung, Wujud Nyata Komitmen Polri Lindungi Kebebasan Beragama

Kepala Desa Pesarean Sujono mengungkapkan bahwa sebelum pembentukan Satgas Desa, upaya penanganan TBC telah dilakukan secara mandiri oleh pemerintah desa. Namun, banyak kendala di lapangan, terutama terkait penerimaan masyarakat.

“Dulu, masyarakat yang terkena TBC sering merasa malu untuk terbuka. Mereka khawatir menjadi bahan pembicaraan. Tapi, alhamdulillah, dengan pendekatan yang lebih intensif, kini masyarakat mulai memahami pentingnya penanganan TBC ini. Kami berharap dengan Satgas Desa ini, penanganan TBC di Pesarean bisa lebih efektif,” Jelasnya.

Sujono juga menambahkan bahwa hingga saat ini, terdapat 66 kasus TBC di Desa Pesarean. Menurutnya, tantangan utama dalam penanganan TBC meliputi kurangnya wawasan masyarakat dan pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Forkopimda Tinjau Harga dan Stok Sembako Jelang Lebaran di Kabupaten Tegal

“Melalui Satgas ini, kami ingin memberikan edukasi yang lebih baik kepada warga agar penanganan TBC bisa berjalan maksimal,” Katanya.

Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Tegal Bambang Kusnandar Aribawa menekankan bahwa penanggulangan TBC tidak bisa dilakukan sendirian. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Dulu, TBC sering dianggap hanya sebagai masalah kesehatan, sehingga menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Sekarang, kita menyadari ini masalah kompleks yang juga terkait dengan faktor sosial seperti kemiskinan. Maka, Satgas ini adalah bentuk sinergi multipihak untuk memastikan langkah kita semakin efektif,” Terangnya.

Baca Juga :  INKAI Gelar Muscab Kab Tangerang, H Maman Terpilih Ketua INKAI Periode 2023-2026

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tegal telah menyusun langkah strategis, mulai dari alokasi anggaran melalui APBD hingga pembentukan kebijakan.

“Kami sedang mempersiapkan Peraturan Bupati dan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC. Dengan kebijakan ini, semua pihak di Kabupaten Tegal harus memiliki komitmen yang sama dalam upaya eliminasi TBC,” Tambahnya.

Sementara itu, kolaborasi dengan USAID Bebas TBC menambah kekuatan dalam hal pelatihan, penyediaan sumber daya, serta strategi berbasis data untuk mendukung percepatan penanganan TBC.

(met)

Share :

Baca Juga

Kegiatan Masyarakat

Polres Sumenep Gelar Jumat Curhat Bersama Para Gojek dan Tukang Becak

KAB.TANGERANG

Jumat Berkah, Bunda Heni Bagikan 50 Nasi Box Kepada Pengemudi di Sekitar Gondrong Gotal

Kabupaten Slawi

Dukung Efektivitas Data, Diskominfo Luncurkan Aplikasi Datawarehouse dan SATE Tegal

Kegiatan Masyarakat

Rayakan Tahun Baru Warga Rejosari Banyuwangi Adakan Lomba Mancing Lele Diikuti Ratusan Warga 

Kabupaten Slawi

Jembatan Kalierang Diperbaiki Pasca Lebaran, Dianggarkan Rp. 4,25 Miliar

Kab Lebak

Pemilihan Ketua RW 01 Secara Aklamasi di Kampung Rancagawe Desa Cikatapis Berjalan Lancar

Kabupaten Slawi

TNI Selesaikan TMMD Tahap IV di Wangandawa, Tingkatkan Akses dan Kesadaran Masyarakat Melalui Pembangunan

Kabupaten Kotabaru

Lomba Pemberdayaan Masyarakat Se-Kabupaten Kotabaru 2024 Dilangsungkan Cara Zoom Meeting