Mediakompasnews.Com – Kab.Tangerang – Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu, yang terdiri atas masyarakat Desa Curug Wetan, Desa Serdang Wetan, dan Desa Rancagong, berencana menggelar aksi damai di depan gerbang SMAN 32 Kabupaten Tangerang.
Aksi tersebut akan dipimpin oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Curug Wetan, yakni Alwi Handoko (Jaro Alwi), Yasin Supriyatna (Stink’Vay), M. Yunus Oling (RW Oling), M. Febriansyah (Febi), dan Achmad Fuad (Didi Otoy). Pemberitahuan rencana aksi telah disampaikan oleh koordinator aksi pada 27 Juni 2026 kepada Intelkam Polres Tangerang Selatan, Intelkam Polsek Curug, dan Polsek Legok. Aksi damai tersebut disampaikan sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah satu koordinator aksi, M. Febriansyah (Febi), menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengawal proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan siswa di SMAN 32 Kabupaten Tangerang.
“Kami ingin memastikan proses SPMB berjalan dengan baik tanpa adanya penyimpangan atau dugaan maladministrasi oleh oknum. Kami juga meminta panitia untuk bersikap terbuka kepada masyarakat,” ujar M. Yunus Oling (RW Oling).
Aliansi Masyarakat Bersatu juga berharap pihak sekolah melaksanakan proses penerimaan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, mereka meminta Dinas Pendidikan untuk membentuk tim audit bersama Aktivis dan Masyarakat guna meninjau proses penerimaan siswa di SMAN 32 Kabupaten Tangerang pada periode 2024, 2025 hingga 2026 di Tahun ini.
Apabila ditemukan pelanggaran atau praktik yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat meminta agar oknum yang terlibat dapat ditindak secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan. (Red)



















