LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Kab.Lebak / Kegiatan Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 00:48 WIB

Temui DLHK, Forwatu Banten: Kami tidak Puas! Kami Yang Akan Bergerak di Situ Cijoro

Mediakompasnews.Com – Lebak – Pertemuan terbatas antara Presidium Forum Warga Bersatu Banten dengan Kabid Dinas Lingkungan Hidup dan Perhutanan menemui jalan buntu.

Permohonan klarifikasi soal pengawasan pencemaran situ cijoro yang diduga dicemari oleh Tambang Ilegal disekitar Situ Cijoro tak direspon positif.

Pasalnya, DLHK hanya menerbitkan Izin di Tambang wilayah Mekarsari Sajira dan itu jauh ke Lokasi Situ Cijoro.

“Kami menduga pencemaran hingga pendangkalan Situ Cijoro bukan dari tambang yang Kami beri izin dengan OPD lain.” Ungkap Kabid DLHK.

Baca Juga :  Pastikan Aman, Kapolres Lebak Tinjau Langsung Pam Perayaan Natal di Gereja dan Tempat Ibadah di Lebak

Sementara itu, Maman Mulyawan pengurus Forwatu Banten yang pernah menemui BBWSC3 mengungkapkan bahwa pendangkalan Situ Cijoro akibat yang ditimbulkan dari limbah tambang di sekitar Cijoro.

“Saat Kami temui pihak Balai menyoal Pemeliharaan Situ Cijoro yang Anggaranya juga fantastis jawaban pihak balai ialah karena salah satunya limbah dari tambang Pasar di area situ cijoro.” Papar Bendahara Umum Forwatu Banten.

Dalam diskusi yang digelar secara insidental tersebut Presidium Forum Warga Bersatu Banten Arwan., S.Pd., M.Si menyampaikan kekecewaannya soal tanggapan dari DLHK yang tak berani diminta progres dalam 3 x 24 Jam.

Baca Juga :  Sutrisno Sah Menjadi Korwil FWJ Indonesia Dalam Acara Deklarasi di Telaga Kaisar Ciputat Tangsel

“Situ Cijoro akan Kami jadikan percontohan dengan melakukan upaya pembersihan secara mandiri dengan Masya sekitar, saya Sedang rancang jadwal Aksi Peduli Lingkungan agar semua Melek bahwa ada hal urgen yang segera harus dilakukan oleh pihak terkait.” ungkap Arwan.

“Sesungguhnya diluar ekspektasi Saya, Saya tantang 3 x 24 Jam minta progres pekerjaan yang menjadi tanggung jawab DLHK, malah Kita diminta mengukur kedalaman dan minta untuk Investigasi faktor lain yang tergambar dalam Google Earth!” Lanjut Arwan.

Baca Juga :  IWO Tegal Raya,Kedepan Fokus Penguatan Kelembagaan dan Meningkatkan Mutu Serta Kualitas

Sementara Agus Sugianto Wibowo Humas Investigasi yang mendampingi Presidium Forum Warga Bersatu Banten menyampaikan kesiapannya untuk lakukan Investigasi tambahan terkait dengan dugaan faktor lain yang membuat Situ Cijoro mulai dangkal.

“Jangan lempar bola dari BBWSC3 ke DLHK, dari DLHK juga minta BBWSC3 punya alat ukur dsb. Jika mereka tak sanggup atas arahan pimpinan Forwatu Banten Saya dan tim Investigasi akan lakukan Investigasi tambahan ke Locus yang dijadikan referensi faktor penyebab terjadinya pendangkalan Situ!” Tutup Agus.

(Aris Tim FRN)

Share :

Baca Juga

Kab.Lebak

Penarikan Kabel Wi-Fi, Di Wilayah Kecamatan Cibadak Dilakukan Malam Hari, Sumber Menyebut Oknum Pengusaha Berinisial (YA)

Kab.Lebak

PT. SBJ Berbagi Kasih Dengan Salurkan Bingkisan di 2 Kecamatan Cibeber dan Bayah

Kab.Lebak

Kapolres Lebak Polda Banten Sosialisasikan Tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman

Kegiatan Jurnalis

DPD IWO Indonesia Lamsel Gelar Pertemuan Di Resto & Cafe Dapur De’nok

Kab.Lebak

Pekerjaan Proyek Lapen Desa Daroyon Dinilai Minim Keterbukaan Informasi Publik

HUT Media

Ketua PAPPRI Kota Tangerang Hadiri Anniversary Ke Satu Media MKN dan MTN Dalam Bentuk Jalinan Sinergritas 

Berita Utama

DPC AWPI Jakarta Timur Dapat Kunjungan dari Yayasan Gerakan Anti Narkoba Nasional

Banyuwangi

Kebaikan Yang Mengalir Yayasan Sosial Budi Mulia Abadi Gelar Donor Darah Di Banyuwangi