DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kab.Lebak / Kegiatan Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 00:48 WIB

Temui DLHK, Forwatu Banten: Kami tidak Puas! Kami Yang Akan Bergerak di Situ Cijoro

Mediakompasnews.Com – Lebak – Pertemuan terbatas antara Presidium Forum Warga Bersatu Banten dengan Kabid Dinas Lingkungan Hidup dan Perhutanan menemui jalan buntu.

Permohonan klarifikasi soal pengawasan pencemaran situ cijoro yang diduga dicemari oleh Tambang Ilegal disekitar Situ Cijoro tak direspon positif.

Pasalnya, DLHK hanya menerbitkan Izin di Tambang wilayah Mekarsari Sajira dan itu jauh ke Lokasi Situ Cijoro.

“Kami menduga pencemaran hingga pendangkalan Situ Cijoro bukan dari tambang yang Kami beri izin dengan OPD lain.” Ungkap Kabid DLHK.

Baca Juga :  PJS Boalemo Sambangi Ruang Kerja Kapolres, Jalin Silaturahmi

Sementara itu, Maman Mulyawan pengurus Forwatu Banten yang pernah menemui BBWSC3 mengungkapkan bahwa pendangkalan Situ Cijoro akibat yang ditimbulkan dari limbah tambang di sekitar Cijoro.

“Saat Kami temui pihak Balai menyoal Pemeliharaan Situ Cijoro yang Anggaranya juga fantastis jawaban pihak balai ialah karena salah satunya limbah dari tambang Pasar di area situ cijoro.” Papar Bendahara Umum Forwatu Banten.

Dalam diskusi yang digelar secara insidental tersebut Presidium Forum Warga Bersatu Banten Arwan., S.Pd., M.Si menyampaikan kekecewaannya soal tanggapan dari DLHK yang tak berani diminta progres dalam 3 x 24 Jam.

Baca Juga :  Chaerulsyah Hasibuan Pegang Mandat Ketua FWJ Korwil Jakarta Utara

“Situ Cijoro akan Kami jadikan percontohan dengan melakukan upaya pembersihan secara mandiri dengan Masya sekitar, saya Sedang rancang jadwal Aksi Peduli Lingkungan agar semua Melek bahwa ada hal urgen yang segera harus dilakukan oleh pihak terkait.” ungkap Arwan.

“Sesungguhnya diluar ekspektasi Saya, Saya tantang 3 x 24 Jam minta progres pekerjaan yang menjadi tanggung jawab DLHK, malah Kita diminta mengukur kedalaman dan minta untuk Investigasi faktor lain yang tergambar dalam Google Earth!” Lanjut Arwan.

Baca Juga :  Binmas Polsek Cijaku Polres Lebak Hadir Sebagai Problem Solving di Desa Binaannya

Sementara Agus Sugianto Wibowo Humas Investigasi yang mendampingi Presidium Forum Warga Bersatu Banten menyampaikan kesiapannya untuk lakukan Investigasi tambahan terkait dengan dugaan faktor lain yang membuat Situ Cijoro mulai dangkal.

“Jangan lempar bola dari BBWSC3 ke DLHK, dari DLHK juga minta BBWSC3 punya alat ukur dsb. Jika mereka tak sanggup atas arahan pimpinan Forwatu Banten Saya dan tim Investigasi akan lakukan Investigasi tambahan ke Locus yang dijadikan referensi faktor penyebab terjadinya pendangkalan Situ!” Tutup Agus.

(Aris Tim FRN)

Share :

Baca Juga

Kab.Lebak

Jaga Stok Darah Jelang Nataru, Polres Lebak Gelar Donor Darah di Aula Sanika Satyawada

Kab.Lebak

Camat Kalang Anyar Bersama Kepala Desa Cikatapis dan Warga Gotong Royong Bersihkan Bantaran Sungai Cikatapis

Banten

HPN 2023, Forwat Dan KJK Gelar Aksi Damai Suarakan Kebebasan Pers

Berita Utama

Wartawan Tangerang Raya Turut Meramaikan Family Gathering BantenNet

Banyuwangi

Dari Balik Jeruji, Lahir Harapan Lapas Banyuwangi Ubah Warga Binaan Jadi Produsen Tempe Andal

Cilegon

Jalankan Amanah PWI Pusat, ‎PWI Banten Gelar Rapat Pleno

Banyuwangi

Kebaikan Yang Mengalir Yayasan Sosial Budi Mulia Abadi Gelar Donor Darah Di Banyuwangi

JAKARTA

Kepedulian Ketua Umum FWJI, Di Bulan Suci Ramadhan 2025, Bagikan 500 Paket Bingkisan THR