LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kab.Berebes / Pemerintah Daerah

Senin, 6 Mei 2024 - 10:56 WIB

Brebes Bangun Komitmen Itegrasi Layanan Primer

Mediakompasnews.Com – Kab.Berebes -Transformasi layanan kesehatan yang layak, perlu ditopang bersama dengan serius dan terus menerus dengan melibatkan seluruh stake holder. Hanya dengan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, transfromasi kesehatan bisa ditegakkan untuk perubahan yang lebih baik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan pencanangan dan pembangunan komitmen bersama Integrasi Layanan Primer (ILP) oleh Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT di Pendopo Bupati brebes. Senin (06/5/2024).

Kata Djoko, pengembangan konsep integrasi dan penataan kelembagaan telah dibahas bersama oleh Kementerian Kesehatan Bersama Kementerian Dalam Negeri Dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi. Integrasi pelayanan kesehatan primer ini merupakan bagian dari kegiatan transformasi pelayanan kesehatan primer yang merupakan pilar pertama dari transformasi sistem kesehatan.

Baca Juga :  FPRB Kalurahan Timbulharjo,Terima Bantuan Kendaraan Motor Roda Tiga,dari BPBD Bantul

Transformasi layanan kesehatan primer harus mendapat perhatian khusus serta investasi kesehatan yang besar, dengan fokus kepada promotif dan preventif. Transformasi dimulai dari puskesmas, pustu, dan posyandu. Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan dan juga nantinya harus melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan swasta.

Integrasi layanan primer di puskemas/tingkat kecamatan, layanan akan diberikan dengan pendekatan kluster, yaitu kluster ibu hamil, anak dan remaja, kluster usia dewasa dan lansia, serta kluster penanggulangan penularan penyakit/surveilans dan antar kluster termasuk didalamnya laboratorium puskesmas.

Baca Juga :  Takluk Dirumah Sendiri, Paser Wajib Menang Lawan Kukar

Integrasi layanan primer di tingkat desa/kelurahan akan diberikan melalui puskesmas pembantu dengan dua tenaga kesehatan dan dua kader terpilih dengan melibatkan seluruh struktur yang ada di desa. Mereka adalah pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan desa (posyandu, PKK, dan karang taruna). Penguatan atau revitalisasi posyandu akan dilakukan dengan mengintegrasikan layanan kesehatan di desa seperti pustu dan poskesdes ke dalam posyandu di desa.

Kegiatan posyandu di tingkat dusun/rt/rw akan berjalan lebih efektif, karena melaksanakan kegiatan posyandu untuk seluruh sasaran siklus hidup mulai dari ibu hamil sampai dengan lansia secara terpadu dan terintegrasi, dan diperkuat oleh kunjungan rumah oleh kader yang dilakukan secara rutin dan terencana.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu Penyampaian Laporan Badan Anggaran KUA-PPAS

“Intinya. transformasi kesehatan adalah tonggak penting perjalanan menuju Brebes yang maju dan menjangkau ke seluruh masyarakat. Yang tidak kalah penting, bahwa transformasi kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa tranformasi budaya kerja. Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh layani masyarakat dengan sepenuh hati,” ajak Djoko.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty SKM MKes kepada dinas menambahkan, Kabupaten Brebes memiliki 38 puskesmas, 58 pustu, 235 PKD dan 1849 Posyandu dengan jumlah kader sebanyak 8017 orang.

ILP di Kabupaten Brebes lokus implementasi ILP Kabupaten Brebes ada di Puskesmas Brebes, Siwuluh, Bumiayu, Sirampog dan Puskesmas Bojongsari.

(Agus)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Menyiasati Trend Kosmetik saat ini, Sariayu Meluncurkan Hydra Glow dan Bright Skin Putih Langsa

Berita Utama

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemprov Kepri Gelar Bazar Pangan Murah

Pemerintah Daerah

Penyerahan Bantuan Perehapan Rumah Tidak Layak Huni Oleh Kodim 0414/Belitung

Pemerintah Daerah

Ganjar Milenial Center Banyuwangi Bersama Pemuda Sidowangi Gelar Kegiatan Olahraga Jalan Santai

Pemerintah Daerah

Forum Komunitas Kristen Pemkab Batu Bara Gelar Perayaan Natal Perdana, Perkuat Solidaritas ASN

Pemerintah Daerah

Kadis PUPR Kota Cirebon Diduga Berakting Didepan Media

Nasional

Mendag RI Lepas Ekspor Buah Mangga Indramayu

Pemerintah Daerah

Restorative Justice, Kasus DD Desa Kalimook Pengacara Senior Angkat Bicara