LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / JAKARTA

Rabu, 29 November 2023 - 03:51 WIB

Dugaan Driver Jasa Transportasi Milik Perusahaan Jual Besi Milik Proyek MRT

Mediakompasnews.com –  Jakarta – Dugaan dilakukan oleh seorang driver jasa transportasi milik sebuah perusahaan yang berada di wilayah cakung jakarta timur yang menjual besi milik proyek MRT berinisial DE.

Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa, tanggal 28 November 2023 pukul 09.10 menit disebuah lapak jual-beli besi rongsokan yang beralamat di Jl centra Primer RT 05 RW 08 Pulo gebang kec Cakung Kota Jakarta Timur.

Pelaku menjual besi dengan menggunakan mobil Grand Max No. Pol B 9652 TVT pelaku menjual besi dari proyek MRT, mobil tersebut diduga milik PT. Tiga Bintang Express, pada Selasa (28/11/2023).

Baca Juga :  Wakapolda Metro Jaya Pimpin Upacara Pelantikan Bintara Polri Gelombang I Tahun 2023 di SPN Polda Metro Jaya

Saat dikonfirmasi oleh Media Kompasnews.com,(MKN) pelaku ini adalah driver mengaku menjual besi seberat 125 kg dengan harga Rp. 5000 /kg senilai Rp. 625.000, besi yang dijual dari proyek MRT, ” kata Pelaku usai menjual besi.

Kembali ditanya terkait surat jalan, pelaku mengaku tanpa di lengkapi dengan surat jalan,” ujarnya.

Media kompasnews.com(MKN) menghubungi pihak perusahaan tersebut melalui sambungan whatsapp pribadinya atas nama Ucha selaku HRD untuk konfirmasi kebenaran tentang permasalahan mengenai dugaan driver yang menjual besi proyek MRT, ia mengatakan mohon maaf sebentar lagi kami akan rapat, jadi belum bisa menerima telpon lewat chat whatsapp saja,” kata Ucha.

Baca Juga :  Lewat Police Art Festival, Polri Ingin Wujudkan Lingkungan Ramah Disabilitas dan Buka Ruang Kritik

Lebih lanjut Ucha menanyakan melalui chat whatsapp…ini siapa? , minta fotoin ID persnya mas,
Saya cuma ingin make
sure dulu bahwa anda benar tim kompas. kalau tidak ada ID card, kami punya hak untuk tidak klarifikasi apapun kepada pihak manapun, “ungkapnya dalam keterangan tertulis melalui chat whatsapp kepada media Kompasnews.com.(MKN)

Kemudian lanjut ia mengatakan dalam chat whatsappnya, “gak usah wa pak, saya sudah WA orang kompasnya langsung, bapak bukan orang kompas dan bapak gak usah ganggu lagi ya, biar bapak gak saya laporkan pasal 378 kuhp, pasal 170 kuhp”, ” kata Ucha dikutip dari chat whatsapp, Selasa (28/11/2023), pukul 13.50 Wib.

Baca Juga :  Ketum Depinas SOKSI : Perintahkan LKBH Soksi Kawal Kasus Penganiyaan Demi Tegaknya Kebenaran dan Keadilan

Untuk menindaklanjuti peristiwa ini media Kompasnews.com akan konfirmasi kepada pihak MRT, untuk memastikan kebenaran peristiwa itu terjadi, agar perusahaan yang terkait tidak Disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan nama baiknya tetap terjaga. (Red/H. Alex)

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Kepercayaan Publik Terhadap Polri dalam Penegakan Hukum Meningkat

JAKARTA

Gowes Surabaya – Jakarta, Eks Wartawan Jawa Pos Curhat Soal Dana Tunjangan Hari Tua

JAKARTA

Didukung Ombudsman RI Peradi Nusantara Siap Jadi Organisasi Berciri Tersendiri

Berita Utama

Dorong Koordinasi, Kemendagri Sinergi Dengan Lintas Sektor Dalam P2 Stunting Didaerah Lalui TPPS

JAKARTA

Sosok Penyanyi Danil Pratama Yang Bersuara Emas Kini Makin Di Kenal di Kalangan Warga Netizen

JAKARTA

Kegiatan Zoom Meeting Bersama SSDM Polri Dalam Rangka Revitalisasi Situs Budaya Dan Agama Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 77 Tahun 2023

Berita Utama

Viral, Pelaku pencurian Di Mall Puri di Kembangan Ditangkap Polisi

JAKARTA

Beredar Isu Pemutusan Mitra Kepada Ojek Online Dampak Dari Aksi 1812 Kemarin