DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Rabu, 10 Mei 2023 - 17:48 WIB

Tim Gabungan Basarnas Pasaman Temukan Seorang Nelayan Yang Jatuh Kelaut Tidak Bernyawa Lagi

Media Kompas News.Com – SUMBAR – Setelah dua hari hilang tenggelam didalam laut, Tim gabungan Basarnas Pasaman menemukan Nofrizal, nelayan yang hilang dalam keadaan tidak bernyawa lagi, Rabu (10/5), setelah kapal yang ditumpanginya karam di di Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, Senin (8/5-2023).

“Korban ditemukan pada pukul 11. 45 WIB. Saat ini korban sudah di bawa kerumah duka,” Demikian disampaikan Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulwi Finanda kepada wartawan di Simpang Empat, Rabu(10/5-2023).

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Dianugerahi Lencana Melati Tokoh Perduli PramukaP

Dikatakannya, korban ditemukan dengan cara menyisiri lokasi menggunakan boat RIB 03 Padang dan juga melakukan penyisiran disepanjang pantai.

Pencarian terhadap korban dilakukan bersama Pos Angkatan Laut Pasaman Barat, Pol Air Pasaman Barat, BPBD Pasaman Barat, pihak terkait lainnya dan nelayan setempat.

Dia menjelaskan pada Senin (8/5) dua kapal nelayan di Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat karam dan satu orang dinyatakan hilang.

Baca Juga :  1.222 Personil Siap Amankan Pilkades Serentak 2023, Kabupaten Lampung Selatan

Kapal nelayan karam pertama terjadi pukul 15.00 WIB dengan tiga orang penumpang kapal itu atau person On Board selamat.

Ketiganya masing-masing bernama Ipat, Yuda dan Buyun Zefra selamat dari bencana itu.

Selanjutnya kapal kedua karam sekitar pukul 17.00 WIB dengan penumpang kapal dua orang. Satu orang bernama Buyung Karung selamat dan Nofrizal tenggelam dan ditemukan telah meninggal dunia.

Menurutnya kapal itu karam karena dihantam ombak besar dan disertai angin saat memasuki Muara Binguang Mandiangin karena cuaca ekstrem saat itu.

Baca Juga :  Ganjar: Sunan Gresik Tauladan Utama Hubungan Ulama dan Umara

Dia juga mengatakan saat ini cuaca ekstrem melanda Pasaman Barat sehingga badai dan angin kencang terus juga terjadi.

“Kepada nelayan dia mengingatkan harus waspada dengan cuaca ekstrem ini jika saat melaut. Dan apabila melaut jangan lupa gunakanlah pelampung,”katanya..

Jika cuaca ekstrem kapal sangat rawan dihantam ombak besar atau badai,” katanya lagi.

Penulis : Eddi Gultom

Share :

Baca Juga

Daerah

Ribuan Jama’ah Laksanakan Sholat Idul Adha 1444 H di Halaman Kantor Bupati Pasaman. Jumlah Hewan Qurban Tahun Ini Meningkat

Daerah

Bupati Batu Bara Paparkan Potensi Unggulan Kabupaten Batu Bara di Hadapan Komisi IV DPR RI

Daerah

Pertama di Kepri, Kak Jefridin Lantik Saka POM Pramuka: Ayo Ikut Awasi Obat & Makanan

Berita Utama

Waduh..di Duga PT intec Ambil Setengah Badan Sungai cirarab

Daerah

Komunitas Petani Lele Flamboyan Farm Nikmati Panen 4 Kali Lipat Berkat Dukungan PLN Peduli

Berita Utama

Wujudkan Program Presiden RI: Polres Rokan Hulu Gelar Makan Bergizi Gratis Dan Pemberian Alat Tulis Di SDN 016

Daerah

Wabup Pasaman Sabar AS Adakan Kunjungan Safari Jumat ke SMAN 1 Dua Koto. Sabar AS: Kalau Ingin Sukses Dunia Akhirat, Modalnya Ilmu,Iman Dan Takwa

Berita Utama

Kapolda Metro Jaya berikan Bantuan 24 Tangki Air Bersih ke Masyarakat Tangerang