LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama

Selasa, 11 April 2023 - 16:02 WIB

Warga Penerima Program BPNT Kena Pungli Oknum BPD: APH Diminta Turun Tangan

mediakompasnews.com – PANDEGLANG – Lagi-lagi Bantuan dan program Pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan di NKRI ini di menfaatkan oleh oknum-oknum Desa yang tidak bertanggung Jawab, salah satu contoh di Desa Lebak Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten bahwa ada Dugaan Penggelapan Dana PKH (Program Keluarga Harapan)

“Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) namun pada saat itu BPNT di tunaikan di cairkan melalui kantor pos melalui barkot, oleh oknum Ketua BPD dan Bendahara “pasalnya” kartu ATM Barkot (Keluarga Penerima Manpaat) KPM tidak di pegang atau tidak di berikan oleh pihak desa melainkan di cairkan oleh BPD dan bendara kepada pihak pos tanpa di buat kuasa dari KPM.

Baca Juga :  Banjir Bandang Landa Simbahe DS, Satu Unit Mobil Havanza Hanyut di Seret Air Bah

Menurut keterangan berapa KPM di kampung Cikaso Desa Lebak kecamatan Munjul kepada Awak Media saat di wawancara di kediamannya Senin (10/04/2023) menjelaskan

” Betul pak KTP kami di pinta oleh BPD dan Bendahara desa katanya mau di cairkan dana bantuan sosial BPNT di kantor pos setelah itu benar kami di berikan uang pada waktu itu Rp.300 ribu padahal yang lain mendapat Rp.600 ribu katanya yang 300 buat yang mengurus dan yang mengambilkan uang ” jelas nya.

Baca Juga :  Dewi Aryani : Sosialisasi UU Cipta Kerja Harus Masif

Sementara (Budi-red) selaku ketua BPD Desa Sadar Lebak saat di komfirmasi telpon WhatsApp hari itu juga dengan nada mengelak dan mengatakan” iya pak saya yang ngambil KTP kepada warga saya karena saya mau menolong warga saya biar bisa di cairkan di kantor pos setelah di cairkan oleh kami saya berikan kepada KPM tersebut senilai Rp.400 ribu rupiah karna kita juga harus memberi kepada pihak pos senilai Rp.100 ribu rupiah/KPM dan sisa rp.500 ribu saya berikan rp.400 ribu rupiah kepada para KPM ” kata Budi

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Lebak Ringkus Pemuda Edarkan Sabu

Keterangan yang berbeda antara KPM dengan keterangan ketua BPD namun pada hakekatnya sudah jelas bahwa hak KPM sudah di potong dan cara pengambilan kepada pihak pos pun tidak disertai surat kuasa dari KPM ” tutur salah satu tokoh masyarakat Desa Lebak yang namanya minta di sembunyikan.

Sementara pihak pos picung belum di pintai keterangan lebih lanjut.

(Agh)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Jelang Iduladha, Presiden Tinjau Sejumlah Pasar di Kabupaten Bogor

Berita Utama

Kartini, Seorang Wartawati Kembali Mendatangi Polsek Cakung Memenuhi Panggilan Penyidik Kaskus Penganiayaan Yang Menimpanya

Berita Utama

Troy Evelon Pomalingo Apresiasi Pengamanan KTT G20 oleh TNI dan Polri

Berita Utama

Kasad Dikukuhkan Sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting

Berita Utama

HUT ke-117 Ikatan Motor Indonesia, Bamsoet Ajak Majukan Dunia Otomotif Indonesia

Berita Utama

Sri Mulyani Indrawati, Bahagia Melihat Atlet Indonesia Meraih Medali

Berita Utama

Dugaan adanya Money Politik Salah Satu Paslon Pemilukada Kota Tangerang

Berita Utama

Kapolri Pimpin Pelantikan Sejumlah Kapolda dan Pengukuhan 2 Jabatan Baru di Polri