DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Senin, 20 Maret 2023 - 13:03 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Ekspor Produk Halal UMKM Indonesia ke Mancanegara

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi rencana kerjasama Aladdin Group dengan PT Bder Ventures Indonesia untuk mengembangkan dunia usaha social commerce, metaverse, education, tourism, dan games modules di Indonesia. Khususnya, dalam memasarkan produk halal dari berbagai pelaku UMKM Indonesia ke pasar internasional.

“Aladdin Group setidaknya telah hadir di 45 negara, dengan 5 miliar konsumen. Dimana 1,45 miliar diantaranya merupakan konsumen muslim. Bekerjasama dengan PT Bder Ventures Indonesia merupakan langkah strategis bagi Aladdin Group untuk semakin menguatkan posisinya di pasar produk halal dunia. Sekaligus memberikan keuntungan bagi Indonesia melalui PT Bder Ventures Indonesia agar berbagai produk halalnya bisa lebih mendunia,” ujar Bamsoet usai menerima Founder Aladdin Group Dato’ Sri Desmond To, di Jakarta, Senin (20/3/23).

Baca Juga :  Silaturahmi Dansatgas Yonif 511/DY dengan Keuskupan Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, sebagaimana dilaporkan Global Religious Futures yang memprediksi pada tahun 2020 lalu jumlah penduduk muslim di Indonesia mencapai 229,6 juta jiwa atau sekitar 13 persen dari populasi muslim dunia, pengembangan potensi ekonomi syariah dan produk halal di Indonesia sangat besar.

Laporan State of Global Islamic Economy Report (SGIE) 2020/2021 mencatat peran Indonesia dalam tujuh sektor ekonomi syariah dunia sangat kuat. Misalnya pada sektor makanan halal, dari total USD 1,17 triliun yang dikeluarkan oleh 1,9 miliar penduduk muslim dunia, sebesar USD 144 miliar diantaranya berputar di Indonesia. Dari USD 66 miliar ekonomi syariah pada sektor kosmetika halal, sebesar USD 4 miliar diantaranya berputar di Indonesia. Serta dari sekitar USD 2,88 triliun industri keuangan syariah dunia, sebanyak USD 99,2 miliar diantaranya berputar di industri keuangan syariah Indonesia.

Baca Juga :  Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi Dari BKKBN DIY

“SGIE Report 2020/2021 juga memprediksi pada tahun 2024 tingkat konsumsi pangan halal dunia naik dari USD 1,17 triliun pada 2019 menjadi USD 1,38 triliun. Konsumsi mode muslim akan meningkat dari USD 277 miliar menjadi USD 311 miliar. Peningkatan tersebut tidak hanya terjadi di negara-negara mayoritas penduduk muslim seperti Timur Tengah, melainkan juga berbagai negara mayoritas non-Muslim lainnya seperti di kawasan Eropa. Sebab para konsumen non muslim juga meyakini keberadaan label halal tidak hanya terkait agama, tetapi juga terkait kebersihan dan keamanan sebuah produk,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, SGIE juga melaporkan pada tahun 2019 saja tercatat 1,9 miliar muslim di berbagai penjuru dunia membelanjakan USD 2,02 triliun untuk memenuhi kebutuhan mereka terhadap berbagai produk yang sesuai prinsip syariah. Menunjukan betapa besarnya potensi pasar ekonomi syariah dan produk halal dunia.

Baca Juga :  Milad Ke 2 KJK Tangerang Raya Gelar Syukuran dan Santunan Anak Yatim Gandeng Rumah Zakat

“Memajukan penduduk muslim melalui berbagai produk maupun industri berbasis syariah bukanlah untuk memusuhi penduduk agama lain. Melainkan sebagai alternatif jalan keluar atas kondisi dunia yang sudah karut marut akibat terlalu lama dirundung kapitalisme dan liberalisme, yang menjadikan si kaya semakin melejit, si miskin semakin terhimpit. Wajah dunia tidak boleh lagi didominasi pertentangan antara kaya dengan miskin. Melainkan harus diubah menjadi saling tolong menolong, solidaritas antar manusia yang memberikan kesempatan kepada siapapun mencapai kesejahteraan dan kemakmuran,” pungkas Bamsoet.

(Yuhelmi)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Babinsa Koramil 414-05/Kelapa Kampit Hadir Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Bantul

Warga Berharap Pemerintah Kabupaten Bantul Segera Perbaiki Jembatan Pucunggrowong

Berita Utama

Bersama Forkopimda Dandim 0601/Pandeglang, Sambut Kedatangan Pangdam III/Siliwangi

Berita Utama

Walau hanya untuk satu warga, GMTI hadir di Marga Sari Kota Tangerang

Berita Utama

Sambut HUT RI ke-77 Pemdes Gedungan Menggelar Berbagai Macam Kegiatan

TNI/POLRI

Mayat Perempuan Ditemukan Terapung di Nonggunong, Kondisinya Sudah Membusuk

Berita Utama

Presiden Jokowi Resmikan Mayapada Hospital Bandung

Berita Utama

BLT DD Truneng Berkontribusi Ringankan Warga dari Beban Kenaikan Harga