LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Nasional / Pemerintah RI

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:09 WIB

Menteri ATR/BPN Kunjungi Kalsel: Dorong Pengakuan dan Pendaftaran Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Mediakompasnews.com – Banjarmasin – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis, 31 Juli 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam menangani isu-isu strategis pertanahan, khususnya penguatan hak masyarakat hukum adat atas tanah ulayat.

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak sekadar simbolis, namun menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap masyarakat adat.

“Kunjungan ini tidak hanya menjawab berbagai isu pertanahan di daerah, tetapi juga memperkuat komitmen bahwa pengakuan tanah adat dan ulayat tidak berhenti di atas kertas. Pelaksanaannya harus nyata di lapangan,” ujar Harison dalam keterangannya, Kamis (31/07/2025).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terima Pansel Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

Dalam agenda kunjungan tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Selatan, Abdul Azis, akan menghadiri Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat, yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat, khususnya suku Dayak se-Kalimantan Selatan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  Terima Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB), Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Melalui kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN mendorong percepatan pendaftaran resmi tanah ulayat agar memiliki kekuatan hukum tetap. Diharapkan, inisiatif ini dapat melindungi hak masyarakat hukum adat dari ancaman perampasan atau tumpang tindih kepemilikan.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Menteri ATR/Kepala BPN juga dijadwalkan menyerahkan 314 sertipikat tanah, yang meliputi:

  • Sertipikat Barang Milik Negara dan Daerah (BMN/BMD),
  • Sertipikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),
  • Sertipikat tanah wakaf.

Usai kegiatan sosialisasi, Menteri ATR/BPN akan memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah se-Kalimantan Selatan yang juga dilaksanakan di Kantor Gubernur.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Paparkan Hasil Audit 22 Stadion Sepak Bola

Kunjungan ini menandai upaya serius Kementerian ATR/BPN dalam:

  • Mendorong penyelesaian sengketa dan tumpang tindih pertanahan,
  • Mempercepat legalisasi tanah masyarakat adat,
  • Mewujudkan keadilan agraria sesuai amanat konstitusi dan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat adat di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan, mendapatkan pengakuan hukum yang adil atas tanah mereka,” tutup Harison.

 

Penulis: Herman
Sumber: Humas Kementerian ATR/BPN

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Pasca Libur Lebaran, Personel Rumkit Bhayangkara Kembali Rutin Gelar Olahraga Senam Bersama

Berita Utama

Jelang Iduladha, Presiden Tinjau Sejumlah Pasar di Kabupaten Bogor

Berita Dunia

Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Pilih desa Trusmi Kulon sebagai Kampung Bebas Narkoba

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pembuatan Film “Indonesia Now and Beyond” dan “Jokowi 2010-2024, A Presidency That Altered Indonesia and the World”

Berita Utama

Danrem 064/MY mendampingi Kapok Sahli Pangdam III/SLW Tutup TMMD ke – 115 Kodim 0602/Serang

Berita Utama

Wujud Polri Presisi, Respon Persoalan Masyarakat, Kapolres Rohul Berikan Bantuan Untuk Bangunan MCK MDA Darul Fatih Kelurahan Rokan

Berita Utama

Jaga Kamtibmas, Ditreskrimum Polda Banten Patroli Malam di Pusat Keramaian Kota Serang