LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLDA BANTEN 2026
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama / Nasional

Senin, 18 Juli 2022 - 09:15 WIB

Gesa Realisasi APBD dan Komitmen P3DN, Upaya Gubernur Ansar Capai Peringkat Tertinggi Nasional

Mediakompasnews.Com – Riau –  Dalam rangka terus memonitoring dan mengevaluasi realisasi fisik dan keuangan serta Dana Alokasi Khusus (DAK) kegiatan pembangunan Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2022, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad memimpin langsung rapat evaluasi pencapaian realisasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin (18/07).

Dalam rapat rutin mingguan tersebut, dipaparkan bahwa per 15 Juli 2022 realisasi pendapatan pelaksanaan APBD mencapai Rp. 1,575 triliun atau 45,26 persen dari target pendapatan sebesar Rp. 3,480 triliun. Angka tersebut naik 0,24 persen sejak 8 Juli 2022.

Sedangkan untuk rekapitulasi belanja realisasi keuangan APBD 2022 per 15 Juli 2022 mencapai Rp. 1,384 triliun atau 35, 77 persen dari pagu dana sebesar Rp. 3,870 triliun, naik sebesar 1 persen sejak 8 Juli 2022. Kemudian realisasi fisik mencapai 40,93 persen.

Baca Juga :  Jiwa dan Semangat serta Profesionalisme Prajurit, Penentu Kehebatan Angkatan Darat

Berdasaran laporan Biro Ekonomi Pembangunan, dari 43 OPD Pemprov Kepri terdapat 14 OPD dengan realisasi keuangan dan fisiknya mencapai target pada bulan Juni, 15 OPD yang realisasi fisiknya mencapai target dan keuangannya belum mencapai target, serta 14 OPD belum mencapai target fisik dan keuangannya pada bulan Juni. Untuk itu, Gubernur Ansar meminta setiap OPD untuk melaksanakan rapat lanjutan berdasarkan rapat evaluasi pembangunan ini.

“Intinya setiap usai rapat evaluasi mingguan seperti ini, kepala OPD tindaklanjut ke masing-masing OPD-nya supaya ada pergerakan. Rapat evaluasi mingguan ini kita jadikan kewajiban” pinta Gubernur Ansar.

Mengenai realisasi DAK Fisik, dengan adanya beberapa OPD yang melakukan addendum, Gubernur Ansar berharap hal tersebut tidak menjadi halangan untuk penginputan data. Dimana tanggal 21 Juli 2022 merupakan tenggat akhir.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tetapkan ZH Tersangka Dugaan Tindak Pidana Hak Cipta

“Bagi OPD dengan DAK yang ada addendum, tolong segera diinput kembali, karena batas waktu kita tinggal 3 hari lagi. Karena mencari DAK itu sulit” ujar Gubernur Ansar.

Kemudian 7 kegiatan strategis yang bersumber dari dana pinjaman daerah pada PT. SMI, dari pagu Rp. 179 miliar telah terealisasi sebesar Rp. 20,8 miliar atau 11,57 persen dengan realisasi fisik sebesar 22,34 persen.

“7 proyek dengan sumber dana pinjaman PT. SMI, saat ini kita masih mengupayakan untuk percepatan. Tinggal 1 langkah lagi dimana Kemendagri minta keterlibatan BPKP dalam hal ini. Untuk itu akan kita percepat” ungkapnya.

Dalam rapat juga dibahas percepatan progres pelaksanaan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dimana per tanggal 13 Juli 2022 dari data Sistem Pengawasan Sierra BPKP di Kepri telah mencapai 49,77 persen atau telah mencapai komitmen P3DN sebesar 49 persen. Namun masih terdapat 5 kabupaten kota yang capaian P3DN nya belum mencapai komitmen.

Baca Juga :  Buka Pocari Sweat Run Indonesia 2022, Ridwan Kamil: Hargai Sesama Pengguna Jalan

Gubernur Ansar yang sejak awal serius dalam kampanye P3DN dan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) meminta Biro PBJ untuk meminta kembali Kabupaten Kota segera mencapai dan mempertahankan komitmen P3DN.

“Surati kembali kabupaten kota, jika perlu lakukan pendampingan. Di Bulan Agustus sewaktu-waktu Presiden Jokowi akan membuka data ini secara nasional. Disini kita mengejar capaian tertinggi” harap Gubernur.

Sebagai informasi sampai saat ini sudah terdapat 11 etalase di e-Katalog lokal Provinsi Kepri yang menampilkan 102 produk. Sudah 42 OPD yang sudah melaksanakan wajib belanja online melalui katalog lokal melalui 217 penyedia di Kepri.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Pasukan Kuda HUT TNI ke 78

Berita Utama

Sat Lantas Dan Dishub Kabupaten Rokan Hulu Bersinergi Perbaiki Jalan Rusak, Wujudkan Kenyamanan Dan Keselamatan Lalu Lintas

Berita Dunia

Presiden Jokowi: Jangan Ada Lagi Kota di Ukraina yang Rusak Akibat Perang

TNI/POLRI

Tutup Diklapa II, Kapuspalad : Manfaatkan Bekal Ilmu Untuk Kemajuan Satuan

Banten

Tim Deninteldam I/BB temukan Ball Press Bekas Impor Ilegal akan di Selundupkan ke Medan

Berita Utama

Menko Marves Ucapkan HUT ke-78 Bhayangkara : Polri Presisi Pilar Penting Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Utama

Forwal Dan Aliansi Aktivis Lebak Laksanakan Bakti Sosial Untuk Membantu Intan Putri Dari Ibu Adijah Yang Menderita Tumor Mata.

Berita Utama

Syafrudin Budiman Ketua Pembina UMKM Indonesia Maju, Apresiasi Jalan Sehat Germas dan Bazar UMKM