DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Banten / Berita Utama / Hukum dan Kriminal / Kota Medan

Sabtu, 3 Juni 2023 - 08:22 WIB

Tim Deninteldam I/BB temukan Ball Press Bekas Impor Ilegal akan di Selundupkan ke Medan

Mediakompasnews.com – Kota Medan – Tim Gabungan Monitoring Deninteldam I/BB dan Bea Cukai Kab.Batu bara Mendapat Laporan dari masyarakat bahwa adanya barang selundupan yang diduga berupa Ball Pres Baju Bekas yang di muat oleh mobil Indah Logistic cargo Nopol B 9832 FXU tepat nya di Jalinsum Sumatera tepatnya di RM. Binaria, Kec.Lima Puluh, Kab.Batu Bara, Kamis (01/06/2023) pukul 23.40 Wib.

Setelah Mendapat Laporan tersebut Tim gabungan langsung mengecek kelokasi, akan tetapi saat tiba dilokasi mobil Indah Logistic cargo Nopol B 9832 FXU yang diduga bermuatan Ball Pres Baju Bekas telah bergerak dari RM. Binaria Kec. Lima Puluh Kab. Batu Bara menuju medan dan tim langsung bergerak mengejar kendaraan Indah Logistic cargo Nopol B 9832 FXU tersebut.

Baca Juga :  Gelar Talk Show Lewat Radio Sebayu FM, Polres Tegal Kota Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2024

Selanjutnya hari Jumat tanggal 2 Juni 2023 pukul 00.18 Wib , telah dilaksanakan penindakan terhadap barang selundupan yang diduga berupa Ball Pres Baju Bekas oleh Tim gabungan Monitoring Deninteldam I/BB yang di pimpin langsung oleh Kapten Inf Tommy Marselino dan Bea Cukai Kab. Batu Bara di bawah Pimpinan Kasi P2 Bapak Gustap Hermawan di Jalinsum Sumatera Kec.Lima Puluh, Kab.Batu Bara.

di Jalinsum Sumatera Kec. Lima Puluh Kab.Batu Bara yang berjarak ± 3 KM dari RM. Binaria, Kec.Lima Puluh, Kab.Batu Bara kendaraan tersebut berhasil di temukan oleh tim gabungan dan menurut pengakuan sopir a.n. Imam Murianto mereka membawa barang yang diduga bermuatan Ball Pres Baju Bekas sebanyak 22 Koli yang dimuat dari Kota Bandung dan akan di bawa ke Medan.

Baca Juga :  BK3S Batu Bara Beri Bantuan Kepada Belasan Rumah Rusak Diterjang Ombak Pasang

Pukul 15.23 Wib, kendaraan Indah Logistic cargo Nopol B 9832 FXU yang diduga bermuatan barang selendupan berupa Ball Pres dan sopir an. Imam Murianto di bawa ke Kantor Bea Cukai Kab.Batu Bara guna proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pukul 23.30 Wib, telah tiba perwakilan dari Pihak Indah Logistic Cargo di Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung alamat Jl. Akses Road Inalum Kec. Sei Suka, Kab.Batu Bara.

Baca Juga :  Jaksa Agung Instruksikan Jajarannya Cermati Tuntutan Hukum yang Tegas Bagi Pelaku Tambang Ilegal Tidak Green Mining

Kegiatan Penindakan ini dilakukan karena maraknya penyelundupan Barang Imfort berupa Ball Press atau Pakaian Bekas di wilayah Sumut sesuai arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan peredaran pakaian bekas ilegal impor yang berdampak pada industri tekstil dalam Negeri dan juga dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan keselamatan keamanan dan lingkungan karena komoditas ini dapat dikategorikan sebagai limbah pakaian bekas sepatu bekas merupakan barang larangan impor.

Penulis : Hendri S

Sumber : Humas Deninteldam I/BB

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sambutan Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin pada Acara Penghargaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN/Swasta dan Promosi Desa Wisata Nusantarara

Berita Utama

Didepan Zulkifli Hasan, Syafrudin Budiman Ketum Partai UKM Indonesia Nyatakan Bergabung ke PAN

Berita Utama

Ponpes Al Jihad Kapuas Hulu Menangi Laga Atas Ponpes Hidayatullah Sanggau, Skor 7-0

Berita Utama

Samsat Ciledug Gelar Gabungan Razia Pajak Kendaraan

Berita Utama

Ketum FWJ Indonesia: Kecurangan Kendaraan Mengisi BBM Bersubsidi Bukan Kesalahan SPBU

Berita Utama

Tradisi Pelepasan Taruna/Taruni Akademi Militer Tingkat IV Tp 2021/2022 Capaja 2022

Berita Utama

Akhir Pekan, Presiden dan Ibu Iriana Bagikan Bantuan Untuk Pedagang dan Masyarakat

Berita Utama

Penjualan BBM di SPBU Kalianget Setelah Dievaluasi Ke Masyarakat Ternyata Sudah Sesuai Dengan (Het) Harga Eceran Tertinggi Pengakuan Warga