LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Jumat, 10 Maret 2023 - 08:38 WIB

Warga Dan Pelajar Di Rangkasbitung Keluhkan Debu Polusi Diduga Berasal Dari PT. Sejin Lestari Furniture.

Mediakompasnews.com – Lebak – Jumat, (10/03/2023) Sejumlah Warga dan siswa pelajar di Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung mengalami batuk dan sesak akibat debu polusi yang diduga berasal dari pembuangan asap limbah aktivitas PT. Sejin Lestari Furniture yang tak jauh dari pemukiman warga tersebut.

Muhtadi, Salah satu ketua RW di Desa Nameng mengatakan sejak pagi kepulan debu berwarna putih terus keluar hingga mengakibatkan terganggunya aktivitas warga yang mengeluh pusing hingga mengalami sesak dan batuk.

Baca Juga :  Terkait Laporan Ijazah Palsu Kades Kangayan Polres Sumenep Memilih Bungkam

” Untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi langsung dengan pa jaro Hamidi, karena warga juga sudah banyak yang melapor ke pa jaro terkait polusi tersebut ” Kata Muhtadi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Iin kepala Sekolah SDN 1 Nameng, Sekira Pukul 11.00 Wib pihaknya baru menyadari bahwa telah banyak debu halus berwarna putih di lingkungan sekolah hingga ruang kelas.

” tadi sekitar jam 10 saya baru sadar banyak debu halus warna putih di halaman sampe ke ruang kelas, agak pusing, batuk batuk engap pak, kebetulan anak-anak murid (pelajar-red) pas jam pulang, akhirnya kami menyarankan besok anak dan dewan guru supaya memakai masker semua. ” Kata Iin kepada media melalui pesan singkat WhatsApp.

Baca Juga :  Bang Oklih  Melaksanakan Giat Silatuhrahmi dan Bukber Sahabat Ramadhan 1444 H 2023 M

Atas peristiwa tersebut, Pihak Warga dan juga sekolah berharap agar pihak perusahaan segera bertindak melakukan langkah agar masalah tersebut segera bisa teratasi, agar warga masyarakat beserta pelajar bisa kembali melaksanakan kegiatan dengan nyaman dan tenang.

Sementara itu, Agus salah satu perwakilan Humas Perusahaan PT Sejin Lestari Furniture saat dihubungi media melalui Aplikasi whatsApp menyampaikan pihaknya sedang melakukan penanggulangan, namun saat dimintai keterangan lebih lanjut Agus tidak merespon pesan dari awak media
” Ya Pak, sedang ditanggulangi, Mohon Maaf ” Jawabnya singkat

Baca Juga :  Musyawarah Kelompok Tani 4 Desa Mengadakan Selamatan Turun Semai Tanam

Sampai berita ini ditayangkan pihak media masih berusaha menghubungi pihak perusahaan untuk informasi lebih akurat.

(Heri)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sosialisasi dan Edukasi Investasi Pasar Modal Kepada 200 Orang Pelaku UMKM dan Ekraf di Pasaman Sabar AS, Saatnya UMKM dan Ekraf Pasaman Go Public.

Daerah

Pelantikan PC Fatayat NU Temanggung, Bupati: Fatayat NU Harus Semakin Baik !!!

Berita Utama

“Saya Kaget” Terimakasih Pak Camat dan Pak lurah, Ini Rezeki Terindah Buat Saya

Daerah

Arist Merdeka Sirait Bersama Awak Media Mengatakan Meningkatnya kasus Rudapaksa Merupakan kegagalan Walikota Depok Melindungi Anak

Berita Utama

Pemerintah Jangan Menunggu Orang Untuk Mundur, Apakah Ada Main Mata Antara Warga Dan Petugas Bansos…?

Daerah

LSM TAMPERAK Minta Bupati Ganti Kadisdik Madina

Daerah

Sosok Tajul Arifin Kades Banjarsari yang di kenal dekat dengan warganya

Daerah

Warga Bersyukur Drainase Yang Dibangun di Silang Empat Cubadak Barat Mengenak Sasaran, Bila Hujan Lebat Air Lancar Mengalir