LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Senin, 11 Juli 2022 - 09:23 WIB

Anev Mingguan Polda Banten : Jumlah Kejahatan Menurun

Mediakompasnews.Com Serang – Polda Banten melaksanakan analisa dan evaluasi (Anev) mingguan terkait gangguan keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), secara virtual dengan Polres jajaran di Ruang Vicon Polda Banten pada Senin (11/07).

Anev mingguan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari didampingi Pejabat Utama Polda Banten dan diikuti Kapolres jajaran.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 414-04/Membalong Menghadiri Acara Menerimaan Mahasiswa KKN Di Desa Membalong

Dalam kesempatan ini Karoops Polda Banten Kombes Pol Dedy Suhartono menyampaikan analisa dan evaluasi mingguan terkait data gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten.

“Dalam minggu ke 2 bulan Juli gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten sebanyak 45 kasus mengalami penurunan 7 kasus atau 13% jika dibandingkan dengan minggu ke 1 bulan Juli sebanyak 52 kasus,” kata Dedy.

Baca Juga :  Viral, Pelaku pencurian Di Mall Puri di Kembangan Ditangkap Polisi

Dedy menambahkan jumlah tindak pidana paling banyak adalah kasus penipuan, penggelapan dan kebakaran, “Dari 45 kasus tersebut didominasi tindak pidana penipuan, penggelapan dan kebakaran dengan masing-masing sebanyak 7 kasus, kemudian pengeroyokan dengan 6 kasus,” ujar Dedy.

Selanjutnya Dedy juga menjelaskan untuk lokaai kejadian paling banyak berada di pemukiman. “Sebanyak 29 kasus terjadi di pemukiman dan merupakan lokasi paling banyak terjadi gangguan Kamtibmas,” ucapnya.

Baca Juga :  Warung Bakso Wahyu dan Eko Aman di konsumi: ini Penjelasan BPOM 

Terakhir, Dedy menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana kebakaran. “Memasuki musim kemarau sudah banyak kejadian kebakaran, sehingga masyarakat agar selalu waspada terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran seperti hubungan pendek arus listrik dan penggunaan kompos gas,” tutup Dedy.

(Erwin)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Soal Kasus Mutilasi di Mimika, Presiden: Usut Tuntas Kemudian Proses Hukum

Berita Utama

Andika Mahesa Kangen Band Inisiasi Program Jam 14.00 Wib, Curhat Bareng Demokrat

Berita Utama

Sambut Tahun Baru 1444 H, FSTP Santuni Ribuan Anak Yatim Piatu

Berita Utama

Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan Sampaikan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2022

Berita Utama

Kapolda Sulsel Lepas Pemberangkatan Kegiatan Bakti Religi dan Bansos Polda Sulsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-76

Berita Utama

Polsek Warunggunung Polres Lebak Laksanakan Giat Operasi Pekat Maung 2022

Berita Utama

Presiden Jokowi Canangkan Revitalisasi Lapangan Merdeka di Medan

Bandar Lampung

Melalui Jumat Curhat, Kapolda Lampung Ingin Dekat Dengan Masyarakat