DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah / Sorotan

Jumat, 13 Januari 2023 - 11:21 WIB

Bupati Pandeglang Nomor Urut 1 Kepala Daerah Terkaya di Provinsi Banten

Mediakompasnews.Com – Banten -Bupati Pandeglang Irna Narulita menjadi Kepala Daerah terkaya di Provinsi Banten menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2021.

Dilansir Mediakompasnews.com dari laman elhkpn.kpk.go.id, kewajiban Penyelenggara Negara untuk melaporkan harta kekayaan diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih, Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme.

Lalu siapa saja kah Kepala Daerah di Provinsi Banten yang terkaya? Yuk simak ulasannya:

1. Bupati Pandeglang
Bupati Pandeglang Irna Narulita berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp62.204.715.517.

Dengan jumlah total harta kekayaan tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita menjadi Kepala Daerah terkaya di Banten urutan nomor 1.

Baca Juga :  Gunung anak krakatau Kembali Eropsi Sebanyak Tiga Kali Di Tahun 2023

Lalu, apa saja harta kekayaan yang dilaporkan Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam LHKPN 2021 tersebut?

Dikutip Mediakompasnews.com dari laman elhkpn.kpk.go.id, Rabu (11/1/2023), Bupati Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ini melaporkan harta kekayaannya dalam LHKPN 2021 yakni sebanyak 112 lahan tanah dengan luas bervariasi yang berada di Kabupaten Pandeglang, Kota dan Kabupaten Serang Banten, Jakarta Barat hingga Sleman Jawa Tengah dengan nilai total sebesar Rp60.600.521.970.

Selain 112 lahan tanah tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita juga memiliki 1 kendaraan sepeda motor tahun 2008 senilai Rp2.700.000 dan sejumlah harta bergerak lainnya senilai Rp455.680.000.

Baca Juga :  Diduga Menu MBG Tidak Sesuai SOP, Ketua Grib Jaya PAC Banjarsari Angkat Bicara

Kemudian, dalam LHKPN 2021 tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita juga melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp1.145.813.547.

Total jumlah harta kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam LHKPN 2021 tersebut yakni sebesar Rp.62.204.715.517 yang semua diperoleh dari hasil sendiri.

2.Wali Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah (Arief Wismansyah), berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.25.494.060.542.

3.Wali Kota Cilegon
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.24.918.706.677.

Baca Juga :  Orang Tua Pelaku Penyiksaan Terhadap Anaknya di Bombana Sudah Diamankan

4.Bupati Serang
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.23.966.139.522.

5.Bupati Lebak
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, berdasarkam LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.23.304.980.575.

6.Bupati Tangerang
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain, berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.15.007.050.054.

7.Wali Kota Serang
Wali Kota Serang Syafrudin, berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.5.444.185.703.

8.Wali Kota Tangerang Selatan
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, berdasarkan LHKPN 2021 memiliki total harta kekayaan sebesar Rp.3.650.539.116.

(Odih Kodari/Uyut)

Share :

Baca Juga

Sorotan

Kaperwil Jawa Barat Raden Media Berbagi Terhadap Orang Tidak Mampu

JAKARTA

Komnas Perlindungan Anak Minta Polres Semarang usut Tuntas Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ungaran

Daerah

Hak Anggotanya Tidak Dibayar, SAKTI Gugat PT.ALP di PHI

Kota Sukabumi

Ketua FJIS Apresiasi Kinerja Kejari Kabupaten Sukabumi Terkait PKBM

Berita Utama

Manager PTPN IV Palmco Rigional 3 Kebun Sei Rokan Choiri Selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari lahirnya Pancasila

Pemerintah Daerah

HUT RI ke-77 Bupati Sumenep Menggelar Doa Bersama Tukang Becak

Kesehatan

RSUD Kabupaten Batu Bara Akan Terus Berbenah Setelah Menjadi BULD

Berita Utama

Laporan BBM Tanpa Izin Tak Bergerak, Publik Tunggu Ketegasan Aparat