DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Peristiwa

Selasa, 5 Juli 2022 - 03:57 WIB

Polisi Bergerak Usut Dugaan ACT Selewengkan Dana Umat

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang fokus penggalangan donasi dana umat belakangan mendadak heboh. Hal ini karena para petinggi dari ACT diduga melakukan penyelewengan dana milik umat demi kepentingan pribadi.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mendalami dugaan adanya penyelewengan dana sumbangan di lingkungan organisasi ACT.

“Informasi dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu,” tutur Dedi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Baca Juga :  Cooling System Pilkada 2024, Wakapolda Banten Ajak Warga Disiplin Jaga Kamtibmas Melalui Jumat Keliling

Adapun tagar #JanganPercayaACT sendiri menggaung di sosial media Twitter sejak Senin (4/7/2022) dini hari. Menggantikan #JanganPercayaACT, kini bergema di Twitter ‘Aksi Cepat Tilep’. Beragam tanggapan muncul soal beredarnya kabar dana ACT bocor.

Sementara ACT sendiri merupakan kepanjangan dari Aksi Cepat Tanggap, sebuah organisasi kemanusiaan.

Kehebohan ACT ini, bermula dari majalah Tempo edisi Sabtu 2 Juli 2022 mengambil tema Kantong Bocor Dana Umat, Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap limbung karena berbagai penyelewengan. Pendiri dan pengelolanya diduga memakai donasi masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Giat Musrembang DES di Desa Mencek Tengah Kecamatan Lenteng Berjalan Lancar

Sontak, laporan tersebut menjadi topik banyak dibicarakan di Twitter. Dari situ, muncul tagar #JanganPercayaACT yang perbincangannya terus bergulir di linimasa.

Beberapa warganet mengaku kaget dengan laporan tersebut, mengingat sepak terjang ACT yang dikenal kredibel sebagai badan amal. Oleh karena itu, ada beberapa warganet yang menyebut agar laporan ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Undang Ketua KIP RI Jadi Keynote Speaker Seminar Keterbukaan Informasi Publik

“#JanganPercayaACT semoga ini tidak terbukti.. kalau terbukti, beneran bikin sakit hati…semoga tidak terjadi…biar pengadilan yang memutuskan.. hukum berat biar ada efek jera buat pelakunya,” tulis salah seorang warganet.

Sementara, ada pula warganet yang terang-terangan mengaku sudah ragu untuk melakukan donasi lewat ACT. Karena itu, warganet tersebut lebih memilih berdonasi ke orang yang membutuhkan, seperti panti asuhan atau panti jompo.

(Red/AH)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kasiren Korem 072/Pamungkas Hadiri Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana

Berita Utama

Agenda Pesta Pantai Wisata Teluk Tamiang, Dirangkai Tradisi Adat Ade Ogie Mappandre Tasi

Berita Utama

Polsek Pancoran Bersama 3 Pilar Pengamanan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H Makam Habib Ahmad Bin Alwi Al Hadad

Berita Utama

Masyarakat Desa sebuah keras Demo ke PT.EBI

Berita Utama

Plt, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Memimpin Apel Pagi di Barengi Beberapa MoU dan Serahkan Penghargaan

Berita Utama

Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Tangerang Peringati Hari Ibu ke-97

Berita Utama

Komunitas Jurnalis Kompeten Tangerang Raya, Berbagi Kebaikan Melalui Aksi Kurban

Berita Utama

LAN Kota Tangerang Dukung Pemecatan Empat Polisi