LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Peristiwa

Rabu, 30 November 2022 - 02:01 WIB

Proyek Pembangunan Jembatan Padang Tembalun, Kembali Memakan Korban

Mediakompasnews.com – Belitung – Diduga Minim Penerangan Dan Terbatasnya Rambu-rambu, proyek Pembangunan Jembatan Yang Bertempat Di Padang Tembalun, Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung,
Selasa (29/11/2022) malam, kembali Menelan korban.

Kali ini Kecelakaan tunggal dialami seorang wartawan yang melintas di lokasi kejadian sehabis meliput proses pencarian korban Helikopter P-1103 milik Polri di posko terpadu yang berada di Pantai Burung Mandi Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur-Timur.

Akibat laka tinggal di proyek pembangunan jembatan tersebut, wartawan media online pradivanews.com yang bernama Eddy Setya Dharma ini harus dirawat intensif di UGD Rumah Sakit Umum Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Nusantara Gemilang

Korban mengalami luka cukup parah di bagian wajah dan luka lebam di mata kanannya. Akibat lukas tersebut, korban harus menerima sejumlah jahitan di bagian wajah sebelah kanan.

Hasil pemeriksaan dokter ruang UGD dengan menggunakan rontgen, korban mengalami patah tulang pada tangan kanan serta retak di pelipis sebelah kanan.

Sekretaris Desa Air Batu Buding, Indriansyah Saputra (Iin) yang turut mendampingi dan mengevakuasi korban hingga ke rumah sakit mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penghapusan Diskriminasi Terhadap Hak Perempuan

“Tadi saya taunya dari Anggota Bhabin Desa kami, pak Rio yang ngasih tau lewat group. Dan kebetulan saya kenal dengan beliau (Eddy). Kemudian pak Febri anggota Polsek Badau langsung turun ke lokasi dan tadi ikut juga ke sini (UGD)”,  ungkap Iin saat ditemui di UGD RSU Marsidi Judono, Selasa (29/11/2022) malam.

Baca Juga :  Personil Polsek Cijaku Polres Lebak Laksanakan Upacara Peringatan hari Kesaktian Pancasila Di Kecamatan Cijaku.

Menurut Iin, sejauh ini sudah terjadi dua kali kecelakaan tunggal di lokasi pembanguan jembatan tersebut. Diduga hal tersebut karena terbatasnya rambu-rambu serta minimnya penerangan di lokasi jembatan yang memang jauh dari perkampungan.

“Rambu-rambunya sih ada, tapi kayaknya banyak hilang diambil orang yang dak bertanggung jawab. Kalau penerangan sih emang kurang, lokasinya sepi jauh dari kampung”, sebut Iin.

Hingga berita ini diturunkan, awak media ini belum bisa melakukan konfirmasi terhadap penanggung jawab pembangunan proyek tersebut.
(Andri S)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dalam Rangka Lomba Kawasan Terib Lalu Lintas (KTL) Penilaian di Banyuwangi Jawa Timur

Berita Utama

Kapolres Baru Kota Tangerang Gandeng Media, Teken Era Sinergi Humanis Polri–Pers

Berita Utama

Rumah Milik Warga Lenteng Ludes Dilahap Si Jago Merah, ini Kejadiannya

Berita Utama

Presiden Jokowi Canangkan Revitalisasi Lapangan Merdeka di Medan

Berita Utama

Waketum Golkar Bamsoet, Ungkap Keinginan Wapres RI ke-6 Try Sutrisno Agar Indonesia Segera Memiliki Pola Roap Map Pembangunan Jangka Panjang

Berita Utama

Nony Kusuma ( NK ) Direktur  PT Damai Harapan Sentosa Diamankan Di Polres Jakarta Utara Diduga Penipuan Dan Penggelapan 1.9 Miliar 

Berita Utama

TIB Adakan Audience Dengan Pemerintah Gowa

Berita Utama

Apel Pagi Tanggap Bencana, Kakanwil : “Pastikan Safety and Security”