Mediakompasnews.Com – Sumenep – Kebakaran Rumah milik H. Imam Mahmudi, di Jalan Kalimas Dusun Jepun Timur Desa Lenteng Timur Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jawa Timur, diduga penyebab utamanya Konsleting listrik. Selasa, (23/08/2022.)
Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menceritakan kejadian berawal saat Lukman Nur Hakim (40) dan Suyipto (45) keduanya warga dusun Jepun timur Desa Lenteng timur Kecamatan Lenteng, melihat ada percikan api dari arah kamar H. Imam Wahyudi sekitar pukul 23.00 Wib.
Baca Juga : GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.
“Selanjutnya Lukman dan suyipto berusaha memadamkan api melalui jendela kamar dengan air menggunakan selang bersama warga dan berusaha menghubungi korban, namun api semakin membesar dan menjalar ke ruangan lain’’, Imbuhnya.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban langsung menghubungi unit pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep, dengan cepat dua unit truk pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 23.35 Wib.
“Api berhasil di padamkan sekitar pukul 01.00 Wib dengan di bantu warga setempat’’, Tuturnya.
Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian material bangunan rumah sekitar Rp 300 juta
(Hairul)