DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Jumat, 28 Oktober 2022 - 05:25 WIB

Satu Anak Meninggal Dunia, Terindikasi Gagal Ginjal Akut

Mediakompasnews.com – Balik Papan- Gubenur Kaltim, Isran Noor mengatakan anak meninggal karna gagal ginjal akut berusia delapan tahun warga Seipaku, Penajam Paser Utara ( PPU), yang sebelumnya dirawat dirumah sakit dengan dugaan tertular penyakit misterius.

Jelasnya lagi, kasus tersebut tengah didalami serta ditracking mundur untuk mengetahui apakah meninggal karena pengaruh konsumsi obat sirop yang masuk dalam daftar dilarang Kementrian Kesehatan. Rabu malam (26/10/2022) di Hotel Novotel Balikpapan.

Baca Juga :  Kombes (P) Ikhwan Lubis,SH,MH Semakin Eksis Perjuangkan Hak Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu Batubara

Kendaki demikian, pihaknya tidak mau kecolongan, sehingga langsung melapor ke Kementrian Kesehatan untuk mendapat perhatian.” Laporan sementara sudah saya laporkan ke Kementrian Kesehatan”, sebutnya.

Ditanya soal kesiapan penanganan kasus jika ada pasien dengan gejala sakit tersebut, Isran menyebutkan jika rumah sakit di Kaltim sudah siap

Sebelumnya, Mentri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjekaskan , Indonesia sudah mendatangkan obat antildotum Fomepizole injeksi untuk pengobatan pasien gagal ginjal akut progresif antipi dari Singapura.

Baca Juga :  Fenomena Pejabat Publik Dukung Kadin AR, Prof. Mufti ; Kadin Satu Atau Dua Tak Masalah

Isran berharap, Kaltim menjadi Propinsi yang mendapat obat tersebut. “Kaltim pasti dapat karena dikaltim ada indikasi, jadi gak bisa nunggu ada laporan kasus dulu baru dibagikan. Harus ada antisipasi” ungkapnya

Seperti diketahui sebelumnya, kasus gagal ginjal akut pada anak memang belum ditemukan di Kaltim. Namun adanya dugaan tersebut membuat pemerintah harus melakukan penanganan dan pencegahan sejak dini

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi Ajak Anak Muda Tidak Terjebak Politik Identitas  

Dia menghimbau masyarakat agar tidak lagi memberikan obat berbentuk cair atau sirop kepada anak anaknya. Sesuai merek obat cair yang di larang

“Itu sirop kan sudah dilarang gak bisa lagi beredar. Kami sudah siap terkait dengan sakit ginjal untuk anak dalam melalukan penanganan.’ tandasnya

( Sugiman S.Pd)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Fahd El Fouz A Rafiq Protes Keras atas Pemberhentian Ketua Golkar Kabupaten Alor – NTT

Berita Utama

Provost Yonmarhanlan IV Laksanakan Gaktibplin Kendaraan Bermotor

Berita Utama

60 Pegawai Rutan Kelas I Tangerang Naik Pangkat, Tegaskan Komitmen Integritas dan Profesionalisme

Berita Utama

Ketum IMI Bamsoet Dukung Tim Gasax Indonesia Jelajahi Pegunungan Himalaya

Berita Utama

Peduli Antar Sesama MPC PP Kota Tangerang Bantu Bencana Kebakaran TPA Rawa Kucing

Berita Utama

Kapolres Metro Tangerang Kota Larang Petasan dan Konvoi di Malam Pergantian Tahun

Berita Utama

Evaluasi kinerja Yanlik di Polres Lampung Selatan oleh Srena Polri dan Kemenpan-RB

Berita Utama

Regional 3,PTPN IV Kebun Sei Rokan Salurkan CSR Anak Yatim Di Desa Ngaso