DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Jumat, 14 Oktober 2022 - 17:12 WIB

Lanud Atang Senjdaja Ikuti Latihan Bersama Elang Brunesia di Brunei Darussalam

Mediakompasnews.com – JAKARTA – Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja TNI Angkatan Udara yang diwakili oleh Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja (Ats) mengikuti Latihan bersama (Latma) Elang Brunesia, bertempat di Rimba Air Force Base (Rimba AFB), Brunei Darussalam, Jumat (14/10/2022).

Sebagaimana diketahui Latma Elang Brunesia adalah latihan bersama yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali antara Indonesian Air Froce (IDAF) dengan Royal Brunei Air Force (RBAirF).

Komandan Wing 4 Kolonel Pnb Agni Prayogo, S.E selaku Head of Delegation (HOD) meninjau secara langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan Latma Elang Brunesia yang berlangsung sejak 10 hingga 14 Oktober 2022 ini dengan melibatkan alutsista Helikopter NAS-332 Super Puma dan Helikopter jenis S70i Blackhawk.

Baca Juga :  Kasad Kukuhkan Habib Luthfi Bin Ali Yahya sebagai Warga Kehormatan Angkatan Darat

“Pada latihan bersama kali ini, fokus latihan pada operasi bantuan bencana dan kemanusiaan, pengiriman logistik udara, dan operasi pencarian dan penyelamatan,” katanya dalam keterangan tertulis.

Ia pun berharap dengan kegiatan latihan bersama dapat meningkatkan Inter-Operability dan kesiapsiagaan diantara kedua angkatan udara terutama dalam bidang SAR, peralatan, prosedur dan dukungan logistik.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama delegasi Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam membuka peluang kerja sama dalam hal latihan bersama dan pertukaran personel antarkedua negara.

Baca Juga :  Berikan Trophy Puteri Otonomi Indonesia 2023, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Masifkan Vaksinasi Ideologi Empat Pilar MPR RI

“Kerja sama dengan Angkatan Bersenjata Brunei Darussalam sudah terjalin sejak lama dan saya ingin terus mengembangkan hubungan bilateral ini menjadi lebih nyata,” katanya dalam kanal youtube beberapa bulan yang lalu.

LATMA Elang Brunesia IX/2022

Lanud Ats. TNI Angkatan Udara yang diwakili oleh Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja (Ats) mengikuti Latihan Bersama (Latma) Elang Brunesia, bertempat di Rimba Air Force Base (Rimba AFB).

Latma Elang Brunesia adalah latihan bersama yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali antara Indonesian Air Froce (IDAF) dengan Royal Brunei Air Force (RBAirF)

Baca Juga :  Ketua KPK H. Firli Bahuri Ajak Pemuda dan LSM Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Kegiatan Latma Elang Brunesia yang berlangsung dari tanggal 10 sampai dengan 14 Oktober 2022 dengan melibatkan alutsista Helikopter NAS-332 Super Puma dan Helikopter jenis S70i Blackhawk.

Pada latihan bersama kali ini, fokus latihan pada operasi bantuan bencana dan kemanusiaan, pengiriman logistik udara, dan operasi pencarian dan penyelamatan.

Komandan Wing 4 Kolonel Pnb Agni Prayogo, S.E selaku Head of Delegation (HOD) meninjau secara langsung kegiatan Latihan bersama Brunesia.

Diharapkan dengan kegiatan latihan bersama dapat meningkatkan Inter-Operability dan kesiapsiagaan diantara kedua angkatan udara terutama dalam bidang SAR, peralatan, prosedur dan dukungan logistik.

(Red)
.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

STIE Dharma Putra Pekanbaru Gandeng BPR Cempaka Wadah Sejahtera Kuliah Umum

Berita Utama

Edarkan Ganja, Warga Kecamatan Cijaku diamankan Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak

Berita Utama

Kementerian ATR/BPN Investigasi Polemik Sertipikat HGB Pagar Laut

Berita Utama

Wabup Rohul Sambut Kepulangan Jamaah Haji Rohul

Berita Utama

Ketua PW MABMI Sumut, Bupati Batu Bara Lantik PD MABMI Asahan

Berita Utama

Antisipasi Penyelundupan Senpi dan Munisi Melalui Bandara, Danrem 172/PWY Gelar Brifing dengan Instansi Terkait

Berita Utama

Presiden Jokowi: Rawat dan Manfaatkan Fasilitas-Fasilitas Olah Raga

Berita Utama

Proyek Perkuatan Tebing Jalan Desa Tanah Merah Saronggi | Dana APBD 200.000.000 dikerjakan asal tidak Viktif | Diduga Tidak Pakai Semen dan tidak pakai RAB