LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Rabu, 26 Oktober 2022 - 23:42 WIB

Proyek Perkuatan Tebing Jalan Desa Tanah Merah Saronggi | Dana APBD 200.000.000 dikerjakan asal tidak Viktif | Diduga Tidak Pakai Semen dan tidak pakai RAB

Mediakompasnews.com – Sumenep – Bantuan Keuangan Desa dimaksud digunakan dalam rangka meningkatkan roda Pemerintahan Desa, baik dalam bidang pembangunan, pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat Desa. Bantuan Keuangan Desa merupakan bantuan langsung yang menyentuh masyarakat Desa dalam skala prioritas untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Sumenep Madura, Provinsi Jawa Timur. 27/10/2022

Dengan meningkatkan sarana dan prasarana infrastruktur Desa untuk percepatan pembangunan perdesaan di Jawa Timur. Sedangkan Bantuan Keuangan Desa dari Pemerintah Kabupaten/Kota dalam skala prioritas untuk mewujudkan visi dan misi masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur pemberian Bantuan Keuangan Desa dimaksudkan untuk mempercepat akselerasi pembangunan perdesaan dalam rangka menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian wilayah melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur perdesaan.

Perbaikan kualitas modal manusia tergantung pada tersedianya infrastruktur untuk menunjang investasi pada sumber daya manusia. Perumahan dan transportasi merupakan barang publik yang dapat disediakan pemerintah desa dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Pastikan Stamina Pemudik Fit, Polisi Bagi-Bagi Vitamin di Pelabuhan Bakauheni

Ketersediaan perumahan yang layak akan membuat kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik karena dengan rumah yang layak dapat mendukung kesehatan dan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sumber daya manusia. Jaringan transportasi yang terintegrasi dengan baik akan melancarkan distribusi kegiatan ekonomi dan secara jangka panjang dapat menjadi media pemerataan pembangunan.

Menurut H. Bahar Cahaya, selaku Putra daerah yang menahkodai Lembaga Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Ketua Cabang Sumenep, Saat di Konfirmasi terkait Pemdes Tanah Merah Kecamatan Saronggi, ia Menjelaskan secara terurai bahwa “ada tiga alasan utama mengapa infrastruktur penting dalam sebuah integrasi ekonomi. Alasan pertama adalah tersedianya infrastruktur yang baru merupakan mesin utama pembangunan ekonomi.” Tegasnya. 26/10/22

Baca Juga :  Ketua DPC Ormas Badak Banten Ucapkan Selamat Datang Bulan Ramadhan 1444 H

“Kedua, untuk memperoleh manfaat yang penuh dari integrasi, ketersediaan jaringan infrastruktur sangat penting dalam memperlancar aktivitas perdagangan dan investasi.”

“Alasan ketiga yaitu  perhatian terhadap perbaikan infrastruktur juga penting untuk mengatasi kesenjangan pembangunan ekonomi antar negara. Infrastruktur terdiri dari beberapa subsektor, infrastruktur dalam bentuk perumahan dan transportasi merupakan cukup penting untuk menunjang kehidupan masyarakat.” Tuturnya

Tapi beda halnya dengan temuan Mediakompasnews.com dilapangan, selain TPT yaitu Pekerjaan proyek Perkuatan Tebing Jalan di dusun Sampentong Desa Tanah merah kecamatan Saronggi yang dianggarkan 200. 000.000 (dua ratus juta rupiah) dari dana APBD Kabupaten Sumenep yang sudah selesai pada tahun 2021 yang lalu yang diduga proyek tersebut dikerjakan asal – asalan asalkan tidak FIKTIF dan material tersebut diduga tidak pakai semen  hanya pakai Gampin, diduga demi kepentingan Pribadi untuk memperkaya diri.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan Underpass Dewi Sartika Depok, Ridwan Kamil: Insyaallah Akhir Tahun Selesai

Hal itu kemudian mendapat sorotan keras dari warga setempat desa tanah merah, bahwa proyek yang dibangun oleh pihak pemerintah desa di tahun 2021 baik di tahun 2022 dinilai proyek tersebut diduga proyek abal – abal, sebab sama sekali pekerjaan tersebut tidak kuat bertahan lama, ahirnya rusak perlahan lahan seakan – akan Hancurnya disebabkan oleh faktor alam, padahal kemungkinan besar diduga ngirit material demi keuntungan semata, tanpa memikirkan kualitas, yang penting tidak Fiktif

Sebelum berita ini terbit di Grup Grup, kepala desa yang berinisial ” W” saat diKonfirmasi melalui WA Pribadinya ceklis Centang dua biru malah memilih diam seribu bahasa, diduga kepala desa tanah merah tak bisa menjawab karena sudah merasa bersalah. 26/10/22

(Yadi)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Wisata Hutan Kota Desa Sayana Punya Rasa, Kedai kopi Ki Prabu Ciparahu

Berita Utama

Bupati H. Sayed Jafar,SH Nerima Penghargaan dari Gubernur Kalimantan Selatan

Berita Utama

Diduga Gelapkan Handphone, Warga Tangsel Lapor Polisi

Berita Utama

Wabup Andi Rudi Latif,SH, Buka Turnamen Sepak Takraw KONI Kotabaru 2023, Pulau Laut Tanjung Selayar

Berita Utama

Kapolsek Pancoran Melaksanakan Silatuhrahmi Dan Bhakti Sosial  kepada Warga Yang Sakit Menahun 

Berita Utama

Buka Rakernas HDCI, Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Kembangkan Perekonomian Nasional

Berita Utama

Dampingi Tim Pembina Samsat Nasional, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Taat Pajak

Berita Utama

Pembangunan Betonisasi Akses jalan Poros Desa disekitar’ Rangkasbitung Timur Diapresiasi Warga Setempat.