Mediakompasnews.com – Jakarta – Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dengan mendukung pengembangan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Guru SMK yang digelar pada 15–18 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Universitas Budi Luhur dan diikuti oleh para guru SMK dari berbagai daerah di Indonesia. Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pelatihan berbasis teknologi, termasuk penguatan kompetensi junior programming, serta mengikuti proses sertifikasi sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan profesional yang dimiliki.
Program ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Ketua Badan Pembina Harian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas guru SMK secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berkomitmen mendukung pengembangan guru SMK melalui pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi saat ini. Kami berharap program ini mampu memperkuat kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun keterampilan teknis, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran di SMK,” ujar Julian usai kegiatan, Rabu (07/01/26).
Menurutnya, peningkatan kapasitas guru menjadi faktor kunci dalam menyiapkan lulusan SMK yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja.
Melalui program ini, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti berharap para peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. (Marahamah)

































