LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Jumat, 18 November 2022 - 11:56 WIB

Warga Transmigrasi Sungai Durian Kalbar: Tolong Kami Pak Jokowi, Sudah 70 Tahun Belum di Bangunkan Jalan Dan Parit Yang Layak

Mediakompasnews.com – KALBAR – Masyarakat trasmigrasi generasi kedua dan ketiga Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya mengaku kecewa berat dengan sikap pemerintah yang tak responsif dengan keluhan mereka. Sudah bertahun-tahun lamanya jalan-jalan didesa mereka rusak parah namun pemerintah sepertinya mengabaikan untuk memperbaiki. Padahal jalan tersebut merupakan satu-satunya akses ekonomi dan keluar masuk terutama untuk membawa hasil bumi kepasar.

Menurut Kepala Dusun Sidomulyo, Suyono, kerusakan jalan ini sudah cukup lama. Bahkan belakangan semakin parah dan nyaris tak bisa dilewati.

Kadus Suyono menyatakan, fungsi jalan tersebut sangat vital bagi 605 KK terbilang 2670 jiwa sebagai satu-satunya akses warga untuk berhubungan dengan dunia luar,

Keterlambatan pembangunan jalan jalan, saluran saluran air dan fasilitas fasilitas pendukung Yang lain, mengakibatkan pertumbuhan ekonomi daerah ini jadi terlambat dan terhambat.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Serahkan Trophy Juara World Superbike Mandalika 2023, Bautista Juara, Toprak Urutan Kedua

Contohnya, lanjut Suyono Masih banyak serta panjang jalan jalan yang masih berupa dan berbentuk dari tanah asal, masih juga banyak saluran saluran pengairan yang tersumbat dan blom terbuat, kesemuanya mengakibatkan produksi pertanian menjadi terganggu dan kurang maksimal, padahal ini merupakan tulang punggung ekonomi warga objek sidomulyo.

Areal lahan transmigrasi ini adalah Seluas 10.000 ha dimana sebagian diperuntukan sebagai lahan permukiman dan sebagian diperuntukan sebagai lahan pertanian. Kurang lebih 3000 hektar yang telah dimanfaatkan sebagai lahan pertanian sayur sayuran dan permukiman sedangkan yang 7000 ha adalah peruntukan sebagai. Lahan produksi ketahanan pangan seperti jagung, padi, ubi dan umbi umbian.

Baca Juga :  Personil Sat Reskrim Polres Rohul Tangkap Seorang Tersangka Kasus BBM Ilegal Dengan Barang Bukti Tiga Ton BBM Subsidi

Lebih rinci Suyono menjelaskan,Lahan seluas 7000 ha inilah yang sangat membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah, terutama dari pemerintah pusat. Dimana masih sangat diperlukan adanya pembangunan saluran saluran pengairan, pembuatan dan pembangunan jalan jalan yang layak, yang kesemuanya dapat mempermudah kelancaran aktifitas pertanian hiltikultur dan Pertanian produksi tanaman padi dan jagung. Serta Kami sangat berharap kepada pemerintah pusat untuk dapat membantu kami Menjadikan Lahan yang seluas 7000 ha ini menjadi Lahan produktif produksi tanaman pertanian ketahanan pangan,beber Suyono

“Dan tak kalah penting pula pembangunan pembangunan jalan dan saluran air di areal permukiman dan Pertanian sayur Sayuran yang seluas 3000 ha”.ujarnya

Perlu kami sampaikan pula bahwa panjang jalan utama, jalan poros, jalan gang gang kesemuanya tidak Kurang dari 52 km. Baik yg berada di kawasan permukiman maupun yang berada di kawasan pertanian. seperti saluran saluran pengairan, parit maupun tersier,

Baca Juga :  Rutin Jajaran Satbrimob Polda Kalbar Lakukan Patroli Rutin Diwilayah Rawan Kejahatan Demi Menjaga Keamanan Dan Kenyamanan Masyarakat

Oleh karenanya, kami warga keturunan kedua dan ketiga sangat berharap bapak Presiden Republik Indonesia, Bpk ir. H. Joko widodo berkenan datang dan meninjau langsung kondisi ini. Tentunya untuk membangun kembali transmigrasi sungai durian ini guna menjadi masyarakat transmigrasi yang dapat hidup layak dan makmur sejajar dengan warga masyarakat desa desa sekitarnya, Serta kami sangat berharap adanya bantuan secara khusus terhadap lahan pertanian kami yang seluas 7000 ha ini dapat di cetak menjadi lahan produktif guna produksi tanaman ketahanan pangan,Tutup Suyono. (Rrd)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ditpolairud Polda Kalteng Masuk Sekolah, Edukasi Anak SD tentang Keselamatan Berlayar

Berita Utama

Kasad Apresiasi Program Pengembangan Entrepreneurship PPAD

Berita Utama

Tiba di Kepulauan Tanimbar, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Disambut Warga

Berita Utama

Alasan Kemlu RI Hentikan TKI ke Malaysia

Berita Utama

Irfan warga Desa indrayaman menghebohkan Media sosial dan selanjutnya Meminta Maaf pada Polres Batu Bara.

Berita Utama

Tes Urine Mendadak, Rutan Tangerang Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Berita Utama

Erick Thohir, Zulhas, Khofifah dan Anies Disebut Sebagai Capres Usulan DPW PAN Jawa TimurĀ 

Berita Utama

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Apel Jam Pimpinan: Tegaskan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis