LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Kamis, 27 Juli 2023 - 13:18 WIB

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bamsoet Tegaskan Tidak ‘Cawe-Cawe’ Presiden Jokowi di Persoalan Partai Golkar

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan ‘dinamika’ yang terjadi di dalam tubuh Partai Golkar belakangan ini merupakan masalah internal Partai Golkar. Tidak ada pihak luar Partai Golkar yang mencoba mencampuri urusan internal Partai Golkar. Apalagi sampai mengkaitkan campur tangan Presiden Joko Widodo ataupun istana.

“Saya tegaskan dinamika yang terjadi di Partai Golkar adalah murni persoalan internal Partai Golkar. Jangan dikait-kaitkan dengan pihak lain diluar Partai Golkar. Apalagi dikaitkan dengan adanya campur tangan Presiden atau istana. Sama sekali tidak ada ‘cawe-cawe’ dari Istana terhadap Partai Golkar,” tandas Bamsoet di Jakarta, Kamis (27/7/23).

Baca Juga :  Kapolsek AKP.Andi Cakra Putra S.I.K.,M.H Melaksanakan Kegiatan Patroli Mobile Di Tiga Desa Pilkades Kec Ujung Batu

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Presiden Jokowi pun sudah menegaskan dirinya tidak ikut campur tangan gejolak yang terjadi di tubuh Partai Golkar. Presiden Jokowi memastikan dinamika dan isu musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) yang menerpa Golkar saat ini tidak ada hubungan dengan pemerintah.

“Kondisi Partai Golkar saat ini masih baik-baik saja. Kalaupun ada gejolak di tubuh Partai Golkar hal tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam tubuh partai politik,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Pastikan Server PPDB 2023 Lancar, Anggota DPRD Banten Monitoring Ke SMAN 1 Cilegon

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Wakil Ketua Umum FKPPI serta Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, terkait munculnya dorongan dilakukan Munaslub Partai Golkar, harus lah mengikuti aturan yang ada. Diantaranya, Munaslub Partai Golkar bisa dilaksanakan apabila terjadi peristiwa yang luar biasa seperti saat peralihan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto saat itu ke Airlangga Hartarto. Dimana awalnya diputuskan melalui pleno, lalu dibawa ke Rapimnas yang melibatkan DPD I provinsi dan organisasi-organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar guna menentukan jadwal Munaslub untuk memilih Ketua Umum baru yang definitif untuk sisa masa jabatan.

Baca Juga :  Polsek Pancoran Bersama 3 Pilar Pengamanan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H Makam Habib Ahmad Bin Alwi Al Hadad

“Jadi, tidak mudah untuk menggelar Munaslub. Alasan diadakan Munaslub pun harus jelas. Semisal Ketua Umum berhalangan tetap, tidak dapat melaksanakan tugasnya karena tersangkut kasus hukum atau ditahan oleh penegak hukum. Sampai saat ini, sejauh yang saya tahu belum ada satupun DPD Tingkat 1 provinsi yang secara resmi mengajukan usulan digelarnya Munaslub Partai Golkar,” pungkas Bamsoet. (Red-AH)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Babinsa Koramil 414-05/kelapa kampit Hadir Sosialisasi HTI Dikantor Desa Senyubuk

TNI/POLRI

Peringati Hari Juang TNI AD, Jenderal Dudung Tabur Bunga di Makam Mantan Kasad

TNI/POLRI

Jelang Purna Tugas, Satgas 511 Berikan Tali Asih Dalam Rangka Sukseskan Perayaan HUT RI Ke-78 Di Perbatasan RI-PNG

Berita Utama

Kunjungan Kapolsek Pancoran ke Kantor Kecamatan.Pancoran Jakarta Selatan.

TNI/POLRI

Koramil 421-03 Pnh Melaksanakan Pemupukan di Lahan Pertahan Pangan

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Bagikan Paket Sembako ke Tukang Ojek hingga Tukang Becak

Berita Utama

Di Peringatan HKN ke-58, RSUD Batu Bara Resmi Menjadi BLUD

Berita Utama

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Apel Pagi dan Halal Bihalal 3 Kementerian