DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Minggu, 27 November 2022 - 11:34 WIB

WAJIB BACA MASYARAKAT KELUHKAN JALAN DESA KARANGNANGKA KEC. RUBARU RUSAK PARAH

Mediakompasnews.com – SUMENEP – Melintas di jalan Dusun Telaga, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Sumenep yang rusak, Minggu (27/11/2022)

Ruas jalan di Dusun Talaga, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Rusak Parah. Kondisi jalan menuju Pasar Rubaru itu sudah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan.

Lukman, warga Dusun Talaga menyampaikan, jalan tersebut sudah lama rusak. Juga, terkesan dibiarkan oleh pemerintah desa (Pemdes) setempat. “Paling parah dua tahunan ini,” katanya, Minggu (27/11/2022).

Diterangkan, kondisi badan jalan banyak tonjolan batu besar. Sehingga sulit dilalui kendaraan dan rawan kecelakaan. Aspal jalan sudah tidak tersisa lagi. Namun hingga ahir tahun 2022, lanjut Lukman, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh Pemdes Karangnangka.

Baca Juga :  Lawatan ke Australia, Kasad Letakkan Karangan Bunga di Australian War Memorial

“Kita sebagai petani kesulitan mengangkut hasil panen padi. Karena jalannya rusak, seringkali sepeda motor yang kita gunakan oleng dan mau jatuh,” keluhnya.

Lukman mengatakan, warga sudah sering menyampaikan permasalah itu kepada Pemdes Karangnangka. Akan tetapi, tidak ada tindak lanjut. Dia menyebut, seluruh warga Desa Karangnangka berhak mendapatkan akses jalan yang bagus.

Baca Juga :  BUMDES Harus Lebih Maju Sebagai Trigger Percepat Pemulihan Ekonomi Desa

“Pemdes tidak boleh pilih kasih. Karena itu, kita mohon kepada Pemdes Karangnangka agar segera memperbaiki ruas jalan yang rusak,” pintanya.

Menanggapi keluhan itu, Kepala Desa Karangnangka Moh. Ersyad mengaku Pemdes tidak memiliki banyak dana untuk membangun infrastruktur jalan. Dia memaparkan, saat ini desa hanya memiliki dana untuk pembangunan sebesar 30 persen.

“Berarti tinggal Rp 300 juta dari dana desa (DD) yang nilainya satu miliar lebih, dibagi perdusun saja cuma Rp 100 juta, dan seratus juta itu kira-kira dapatnya hanya 200 meter,” paparnya.

Baca Juga :  Sekjen AWPI Jakarta Timur Mengapresiasi terhadap Kinerja Kapolri, Penanganan kasus Pembunuhan Brigadir J

Ersyad menyampaikan, harus mencari sumber dana lain untuk memperbaiki sejumlah titik jalan rusak yang ada di desa tersebut. Dengan sisa anggaran yang ada, kata dia, tidak memungkinkan dilakukan perbaikan secara keseluruhan.

“Yang jelas sisa tiga ratus juta itu dibagi tiga dusun, yaitu Dusun Langgar, Talaga dan Nangkek. Paling realisasinya akhir tahun,” pungkasnya

penulis; (YD/ team)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Rapat Koordinasi DPC PJI Demokrasi Kabupaten Sukabumi Sukses Digelar

Berita Utama

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

Berita Utama

Presiden Jokowi Serahkan Bonus Apresiasi Bagi Atlet ASEAN Paragames Ke-11

Berita Utama

Menyimpan Barang Haram, Seorang Peria Digiring Ke Polsek Katibung

Berita Utama

Giat Open Body Contest Kapolres Rohul Cup 2023, AKBP Budi Ciptakan Fisik Sehat Dan Prestasi Dengan Berolahraga

Berita Utama

Tatang Zaenudin: Kapolri Segera Usut Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Berita Utama

Dalam Rangka Persiapan Satgas Pamtas Indonesia- Malaysia, Danrem 063/SGJ Berikan Arahan dan Pengecekan

Berita Utama

Perkuat Informasi Publik, Divhumas Polri Gelar Bimtek dan Uji Konsekuensi di Polda Kalteng