LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pemerintah Daerah / Slawi

Kamis, 7 November 2024 - 02:26 WIB

TPPS Kabupaten Tegal Sinergi Dengan FKUB Upaya Penurunan Stunting

Mediakompasnews.Com – Slawi – Dalam upaya memperluas kemitraan untuk mempercepat penurunan angka stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal menggandeng Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tegal.

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pembekalan teknis bagi tokoh lintas agama, seperti tokoh Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Pembekalan juga melibatkan pengurus PD Muhammadiyah, PCNU, PC Muslimat NU, PD Aisyiyah Kabupaten Tegal, serta para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Tegal.

Pertemuan dilaksanakan dalam dua sesi: sesi pertama berlangsung pada Senin, 28 Oktober 2024, di ruang rapat Kantor Kemenag Kabupaten Tegal, dan sesi kedua digelar pada Selasa, 5 November 2024, di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,

Baca Juga :  Pertamina Dapat Apresiasi Dari Bupati Indramayu, Bayar Pajak Terbesar Tahun 2022

Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Moh. Aqsho, menyampaikan apresiasi tinggi atas upaya TPPS Kabupaten Tegal.

“Sepanjang pengalaman saya di beberapa kabupaten, baru di Tegal diadakan secara khusus pertemuan FKUB untuk percepatan penurunan stunting. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dari TPPS Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Aqsho menjelaskan bahwa Kemenag melalui para penyuluh KB telah aktif mendukung penurunan stunting melalui berbagai kegiatan, seperti bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, pembinaan remaja di sekolah, dan inovasi BINWIN SMART melalui aplikasi smartphone. Ia menegaskan bahwa Kemenag Kabupaten Tegal sangat mendukung dan terlibat aktif dalam penurunan stunting di Kabupaten Tegal.

Baca Juga :  Pemdes Talang Rami Salurkan Bantuan Beras dari Bulog kepada 118 Keluarga Penerima Manfaat

Sementara itu, Nurhayati selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, dalam sambutannya pada sesi pembekalan pertama, mengucapkan terima kasih kepada Kemenag Kabupaten Tegal atas keterlibatan aktifnya.

“Untuk menurunkan angka stunting, kita memang membutuhkan dukungan semua pihak. Jajaran Kemenag memiliki peran yang sangat vital, terutama dalam mempersiapkan calon ibu agar tidak melahirkan bayi berisiko stunting. Kami berkomitmen bersama untuk memastikan dan mendorong usia minimal menikah pada perempuan adalah 19 tahun,” ujarnya.

Nurhayati juga mengungkapkan bahwa pernikahan dini di Kabupaten Tegal masih tinggi, dengan data menunjukkan 127 anak mengajukan dispensasi nikah hingga pertengahan Oktober.

Baca Juga :  Realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT-BBM) Tahap 1 Desa Kadujajar Kecamatan Malimping Berjalan Dengan Lancar

“Mari kita bersama menjaga generasi muda kita dari pengaruh buruk media sosial, berikan edukasi, dan pengawasan agar mereka tidak terjerumus dalam pergaulan bebas,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini, sejumlah narasumber dari berbagai bidang turut hadir, termasuk Titis Cahyaningsih selaku Sekretaris TPPS Kabupaten Tegal, ahli muda kependudukan dari DP3AP2KB, Asisten Teknis Stunting dari BKKBN Jawa Tengah, serta Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Bumijawa. Pada pertemuan kedua FKUB ini, disepakati pula bahwa para penyuluh agama Islam akan menulis satu naskah khutbah Jumat bertema stunting, yang kemudian akan diterbitkan dalam bentuk buku khutbah Jumat.

(Met)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

DKPP Kota Cilegon Memfasilitasi Menyalurkan Pupuk Bersubsidi Kepada Kelompok Tani

Pemerintah Daerah

Kunjungan Siswa Siswi SMP Darush Sholihin ke Kejaksaan Negeri Batu

Pemerintah Daerah

Diduga Kontraktor CV Amanah Bunda Langgar UU Nomor 1 Tahun 1970

Keagamaan

Wabup Indramayu Lucky Hakim Resmikan Mushola dan Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf

Pemerintah Daerah

Memperingati HUT Ke 7 Grahatama Pustaka,Gelar Workshop Bersama Rumah Kreatif Tukik

Berita Utama

Ridwan Kamil Resmikan Monumen Perajin Bendera Merah Putih Leles di Garut

Pemerintah Daerah

Puncak HPN 2023, Presiden Jokowi Kenakan Kemeja Tenun Songket Khas Batu Bara

Pemerintah Daerah

Resmikan Sekretariat PPNI, Bupati Cirebon: Dorong Perawat Untuk Tetap Jaga Kesehatan Masyarakat