DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Rabu, 16 November 2022 - 10:35 WIB

Tolak Negosiasi. GBB berencana Akan Siapkan Massa Lebih Banyak Saat RUPS LB 2 Desember Mendatang.

Mediakompasnews.com – Serang – Puluhan massa dari berbagai unsur lembaga, ormas dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakkan Banten Berseru (GBB) melakukan aksi damai di depan Kantor Bank Banten Kemang Kota serang. Pada Rabu (16/11/2022).

Aksi massa yang dilakukan GBB tersebut, merupakan reaksi dari berbagai polemik yang terjadi di tubuh bank banten. mulai dari Bank Banten yang merugi pasca disuntik 1.85 T oleh Dana APBD.

Arwan yang merupakan kordinator aksi mengatakan Manajemen Bank Banten dinilai
lebih mementingkan Dana Operasional sehingga mengakibatkan beberapa KCK diluar Banten terpaksa di tutup.

” Hingga yang terparah ialah Kasus Kredit Macet 50 Miliar yang terjadi adalah Kasus kedua kalinya pasca ditetapkan Satyavadin Djojosubroto sebagai Terpidana Kasus Kredit Macet Bank Banten ” Ujar Arwan

lebih lanjut dikatakn Arwan, bahwa kegiatan Aksi yang dilakukan di Depan Bank Banten tersebut sebagai informasi kepada Publik bahwa Bank Banten tidak baik-baik saja banyak kasus yang membuat Bank Banten milik daerah terhambat perkembangannya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Lebak Ringkus Pemuda Edarkan Sabu

“Ini bagian dari upaya pemberian Informasi kepada publik, saya meyakini betul sebagian masyarakat Banten tak mengetahui soal Bank Banten karena tidak langsung bersentuhan dengan ‘Perut’ rakyat ” Terangnya

” Namun ada Dana hasil Iuran dalam bentuk Pajak yang disepakati Legislatif untuk disuntik kepada Bank Banten dengan tujuan agar Bank Banten bisa Sehat dan Normal serta mampu memberikan Kontribusi bagi Masyarakat Banten. Namun faktanya uang tersebut tidak membuat Bank Banten Normal dan Tangguh namun Semakin Merugi.” paparnya.

Sementara itu, Imdad ketua Forum Pemerhati Peduli Banten (FP2B) memandang bahwa Gerakkan Banten Berseru wajib turun dan siap Adu data soal kerugian negara dan Neraca Laba Rugi sehingga mengakibatkan Bank Banten terpuruk.

Baca Juga :  Wakasad Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AD Dalam Mengikuti Latma Super Garuda Shield 2022

“Kita bisa melihat Harga Saham Bank Banten Per Lembar per hari ini, 16 November 2022, merosot secara terus menerus, hanya dihargai Rp.50 per lembarnya, yang berarti harga 1 lot (500 lembar Saham) berdasarkan ketentuan BEI hanya Rp. 5000 (Lima Ribu Rupiah), dari sebelumnya sejak Bank Banten berdiri, Emiten dengan kode “BEKS” di Bursa Efek Indonesia, seharga Rp.185. ” Terang Imdad

Untuk itu Imdad berharap, Bank Banten harus bisa mengeluarkan jurus baru untuk keluar dari betahnya kerugian-kerugian yang ada, menurutnya, secara Bruto sudah oke untuk tahun 2022. Aksi Korporasi yang dilakukan oleh Bank Banten, namun tidak sebanding dengan BPOP Biaya Operasionslnya, sehingga pada akhirnya tetap mengalami kerugian di tahun yang sama 2022 ini ” Jelasnya.

Baca Juga :  Buka AKS TNI AD, Kasad : Pemimpin Harus Dapat Menjawab Tantangan di Era Perubahan

Dalam aksinya tersebut, Beberapa Pihak yang diketahui merupakan pihak Bank Banten mengajak GBB untuk melakukan upaya Negosiasi dan bertemu dengan pihak Bank Banten untuk berdiskusi berbagai hal namun GBB menolak karena tidak miliki Visi untuk berdialog murni untuk mendapatkan dukungan publik dan mendukung KEJATI dalam pernyataan di media nya soal Minta Dukungan dari Masyarakat.

“Saya menolak untuk berdiskusi karena pada prinsipnya diskusi sudah sring dilakukan namun tidak pernah menghasilkan berbagai Solusi untuk menyehatkan Bank Banten.” pungkas Arwan yang juga sebagai Ketua Kamp Banten.

“Kami akan kembali Turun Aksi di 02 Desember 2022 di Depan Hotel Ratu sebagai bagian dari pengawasan pada Proses RUPLS LB yang digelar.” Tutup Arwan.

Massa Aksi membubarkan diri secara tertib setelah semua tuntutan disampaikan di Publik (Agus/Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Air Bersih Bukan Sekadar Wacana, DPRD Harus Gerak!

Berita Utama

TNI AD Lakukan Investigasi Kronologis Kecelakaan Heli Bell 412

Berita Utama

SDN Tanah Tinggi 7 Kota Tangerang Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas 6 Tahun Ajaran 2024/2025

Berita Utama

Pelantikan Pengurus MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tegakan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

Berita Utama

Pererat Tali Silaturahmi di Bulan Ramadhan, LAN Kota Tangerang Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Utama

Turnamen Bola Volly Dandim 0623/Cilegon cup 2022

Berita Utama

PAN Usung H.Kemal dan Sugiharto Sebagai Walikota Juga Wakil Walikota Bekasi

Berita Utama

Moeldoko Ungkap Alasan Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik