DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah

Jumat, 2 Desember 2022 - 15:40 WIB

Terima Kasih Warga Manggalapi Palolo Sulteng kepada Mayjen Farid Makruf atas Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Air

Mediakompasnews.com-,- Jakarta – Selamat malam Pak. Mohon maaf mengganggu. Saya Kepala Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi dan seluruh warga Desa Rejeki baik yang berada di Dusun Kawerewere dan Dusun Manggalapi, mengucapkan selamat dan sukses kepada bapak Mayjen atas jabatan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Dan juga kami seluruh masyarakat Desa Rejeki mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak atas program unggulan Korem 132/Tadulako yang sudah terlaksana dengan baik di desa kami, sehingga warga di desa kami sudah menikmati listrik tenaga air. Sekali lagi terima kasih banyak Pak. Hormat saya Kades Rejeki”.

Demikian isi pesan Whatsapp dari Dedan Lampekui, Kepala Desa Rejeki, Kecamatan Palolo. Dedan punya cerita sendiri soal Pembangkit listrik tenaga air mikro yang saat ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Dusun Manggalapi, Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Sulteng

Kisahnya, pada Oktober dan November 2021, saat Operasi Madago Raya, Brigjen TNI Farid Makruf, MA yang pada saat itu menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako sampai ke Dusun Kawerewere dalam rangkaian operasi memburu sisa-sisa kelompok Mujahiddin Indonesia Timur. Brigjen TNI Farid Makruf yang ditemani Kepala Operasi Badan Intelijen Daerah Sulteng, Kolonel Kav Abdul Rahman sedang berbincang dengan Kepala Dusun dan sejumlah warga.

Baca Juga :  Pemkab Rohul Resmi Keluarkan Logo Pada HUT Ke 23 Rokan Hulu

Saat itu warga masyarakat mengeluhkan tidak adanya aliran listrik di dusun mereka. Situasi inilah yang sering dimanfaatkan oleh para DPO teroris untuk bersembunyi dan melintas di wilayah tersebut.

Di jajaran Kampung di pedalaman itu sebanyak 54 KK menetap di Dusun 2 Manggalapi, 62 KK di Dusun 1 dan 48 KK di Dusun 3 Kawerewere. Warga sangat berharap adanya penerangan Listrik terutama di malam hari. Bila malam tiba warga hanya berdiam di rumah. Tak ada televisi sebagai hiburan. Anak-anak sekolah sulit belajar karena tidak ada penerangan.

Mendengar keluhan warga, Brigjen Farid Makruf merasa prihatin melihat bahwa di Dusun Kawerewere tidak ada penerangan listrik. Warga memakai penerangan lampu minyak seadanya.

Singkat kata, Brigjen Farid Makruf diperkenalkan oleh Kolonel Kav Abdul Rahman dengan warga setempat bernama Sudirman seorang insinyur yang mempunyai bengkel motor dan paham teknik mesin, pembuatan senjata, metalurgi dan mesin Listrik. Di depan rumahnya dibangun pembangkit listrik yang digerakkan turbin air untuk bengkel dan penerangan di rumahnya.

Baca Juga :  Bupati Nina Tindak Tegas Lokasi Usaha Tidak Berizin Harus Ditutup

Kedua Perwira abituren Akademi Militer 1991 itu menggali pengalaman dan pengetahuan Sudirman, dan memutuskan untuk membuat pembangkit listrik tenaga Air mikro untuk pemukim di Kawerewere dan Manggalapi. Kemudian direncanakanlah untuk membuat dua unit pembangkit listik tenaga air mikro di Kawerewere. Bila di Manggalapi, 57 rumah dan 20 lampu jalan tenaga surya terpasang di Dusun di wilayah Desa Rejeki, maka pembangkit listrik tenaga air mikro jadi pilihan untuk Dusun Kawerewere.

Perencanaan dan pembiayaannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab Korem 132/Tadulako dan program ini pun segera dimulai, dimasukkan dalam program serbuan teritorial (serter) yang menjadi program rutin di lingkungan TNI Angkatan Darat. Program itu dinamai Lipu Sintuwu Maroso. Lipu berarti kampung atau wilayah, dan Sintuwu Maroso adalah slogan dalam Bahasa Bare’e Poso yang secara harafiah bermakna ‘dengan bersatu kita menjadi kuat’.

Baca Juga :  Kabupaten Rokan Hulu Terima Penghargaan Dari Kemendes RI

Realisasi dari perencanaan program ini kemudian dilanjutkan dan diselesaikan oleh Danrem penggantinya; Brigjen TNI Toto Nurwanto, yang mengerahkan semua daya untuk menyelesaikan proyek kemanusiaan tersebut. Berkat kerja keras anggota Korem dan dibantu masyarakat, selesailah pembuatan mesin listrik tersebut.

“Sejak masih menjabat Danrem 132/Tadulako sampai dengan Farid Makruf berpindah tugas menjadi Wakil Inspektur Jenderal TNI, di Jakarta proyek pembangkit listrik tenaga air mikro itu dikerjakan oleh Danrem penggantinya sampai bisa dinikmati masyarakat,” imbuh Dedan.

Mewakili masyarakat yang kini sudah tidak lagi gelap gulita di malam hari, Dedan kemudian mengirimkan pesan via Whatsapp kepada Farid Makruf yang kini mendapat amanah menjadi Panglima Kodam V/Brawijaya.

Untuk diketahui, Desa Rejeki memiliki 8 RT dan 3 dusun dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 415. Saat ini, dua unit pembangkit listrik tenaga air mikro itu mampu melayani 110 keluarga.

Kehadiran pembangkit listrik ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Malam tak lagi gelap gulita. Dan sudah ada warga Dusun Manggalapi yang berencana membeli televisi untuk hiburan sehari-hari.

(YUHELMI)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Indramayu Dapat Penghargaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar

Bengkulu

Pemdes Taba Lubuk Puding Melakukan Kegiatan Sosialisasi dan Pelepasan Ikan Larangan

Pemerintah Daerah

DPC GMNI Kota Serang Menyerukan Penolakan Penambahan Masa Jabatan Kepala Desa Dari 6 Tahun Menjadi 9 Tahun

Kab.Sumenep

Kegiatan Jumat Bersih Membawa Berkah Di Desa Telagah Kecamatan Ganding. Layak Jadi Percontohan Bagi Desa Lain

Berita Utama

Ridwan Kamil Resmikan Monumen Perajin Bendera Merah Putih Leles di Garut

Pemerintah Daerah

Bupati Cirebon Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Jaga Kondusivitas

Berita Utama

Miris, Belum Miliki Izin Bangunan Toko Dilahan Tanah Bengko Akhirnya Disegel Satpol PP Kota Tangerang

Pemerintah Daerah

Rakor dan Monev Program Pemberantasan Korupsi Bersama Pemkab Indramayu